<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-7799456194835985631</id><updated>2011-11-21T10:00:20.947-08:00</updated><category term='ARTIKEL MANTRI HEWAN'/><category term='BAHAN KULIAH FKH'/><category term='TIP PERAWATAN HEWAN'/><category term='HUBUNGI KAMI'/><title type='text'>CATATAN MANTRI HEWAN (PARAMEDIK VETERINER) UGM</title><subtitle type='html'></subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://mantrihewan.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7799456194835985631/posts/default?max-results=100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mantrihewan.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><author><name>mantri hewan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01711863933778924396</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/-EelbdX9ZdFM/TkKagZdvxKI/AAAAAAAAAHg/lysR64aRtWE/s220/kebook3.png'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>60</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>100</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7799456194835985631.post-5045854384111572578</id><published>2011-11-21T09:34:00.000-08:00</published><updated>2011-11-21T10:00:21.163-08:00</updated><title type='text'>"Angka KeramatXLangkah Lebih Maju sama dengan SUKSES HIDUP</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Angka Keramatku itu adalah Angka 3. Angka 3  adalah angka favorit saya dulu sampai sekarang, entah kenapa angka itu terasa familiar dalam hidup dan keseharian saya. Saya mengatakan demikian karena tanggal dan bulan lahir saya yaitu tanggal 3 bulan maret ( 3-3-...) dan sejak sekolah dasar sampai saya kuliah pasti angka 3 selalu nemplek di NIM (Nomor Induk Mahasiswa) dan sampe-sampe IPK (indek Kumulatif) kelulusan kuliah saya juga tidak lepas dari angka 3 yaitu lulus dengan sangat memuaskan dengan IPK 3,03 hehehe... &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Menurut saya Angka 3 memiliki makna yang beragam, sebagai contoh setiap Orang pasti mengalami 3 hal,ada Awal-&amp;gt; Pertengahan -&amp;gt;akhir. Setiap Kita Pasti melalui 3 Hari sepanjang waktu yaitu Hari kemarin -&amp;gt; sekarang -&amp;gt; Hari esok dan yang pasti Dokter sering bilang jangan lupa ya Obatnya di minum 3xsehari ya?. &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Tujuan saya menulis tema tentang angka 3 adalah untuk berbagi semangat kepada kita semua bahwa ternyata kita hidup dalam 3 tahapan yang pasti selalu kita lalui untuk melangkah lebih maju yaitu Tahap Awal =&amp;gt; Tahap Proses =&amp;gt; Tahap Pencapaian (Akhir). Tiga Fase kehidupan ini harus kita lalui dan mutlak kita jalani untuk menjadi manusia yang lebih maju dan lebih sukses dalam kehidpan ini. Jadi ingatlah bahwa Angka 3xlangkah lebih maju pasti selalui membuat hidup kita lebih sukses dimasa depan. &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7799456194835985631-5045854384111572578?l=mantrihewan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mantrihewan.blogspot.com/feeds/5045854384111572578/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://mantrihewan.blogspot.com/2011/11/angka-keramatxlangkah-lebih-maju-sama.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7799456194835985631/posts/default/5045854384111572578'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7799456194835985631/posts/default/5045854384111572578'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mantrihewan.blogspot.com/2011/11/angka-keramatxlangkah-lebih-maju-sama.html' title='&quot;Angka KeramatXLangkah Lebih Maju sama dengan SUKSES HIDUP'/><author><name>mantri hewan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01711863933778924396</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/-EelbdX9ZdFM/TkKagZdvxKI/AAAAAAAAAHg/lysR64aRtWE/s220/kebook3.png'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7799456194835985631.post-7441910252043857022</id><published>2011-11-10T23:03:00.000-08:00</published><updated>2011-11-10T23:45:55.490-08:00</updated><title type='text'>SISTEM PENCERNAAN PADA AYAM</title><content type='html'>&lt;div&gt;GAMBAR SISTEM PENCERNAAN AYAM : &lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/-13O-sIDqd5c/TrzRD7PzTxI/AAAAAAAAAIk/QmTjwLqAwSg/s1600/images.jpg" onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 240px; height: 195px;" src="http://1.bp.blogspot.com/-13O-sIDqd5c/TrzRD7PzTxI/AAAAAAAAAIk/QmTjwLqAwSg/s320/images.jpg" border="0" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5673639495953764114" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/-aUkuCdRdGjo/TrzRDwGR_1I/AAAAAAAAAIc/osZ1i5DtrWY/s1600/Pencernaan.jpg" onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 302px;" src="http://3.bp.blogspot.com/-aUkuCdRdGjo/TrzRDwGR_1I/AAAAAAAAAIc/osZ1i5DtrWY/s320/Pencernaan.jpg" border="0" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5673639492961042258" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;SISTEM PENCERNAAN AYAM&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Pencernaan adalah penguraian pakan ke dalam zat-zat makanan dalamsaluran pencernaan untuk dapat diserap dan digunakan oleh jaringan-jaringantubuh (Anggorodi, 1985).Ayam merupakan ternak non-ruminansia yang artinya ternak yangmempunyai lambung sederhana atau monogastrik. Pada umumnya bagian-bagianpenting dari alat penceernaan adalah mulut, farinks, esofagus, lambung, usushalus dan usus besar. Makanan yang bergerak dari mulut sepanjang saluranpencernaan oleh gelombang peristaltik yang disebabkan karena adanya kontraksiotot di sekeliling saluran. (Tillman et al., 1991). Di dalam empedal bahan-bahan makanan mendapat proses pencernaansecara mekanis. Partikel-partikel yang besar secara mekanik akan diperkecildengan tujuan memudahkan proses pencernaan enzimatis di dalam mulut ataupundi dalam saluran pencernaan berikutnya. Untuk memudahkan proses pencernaanmekanis maupun enzimatis dalam mempersiapkan ransum ternak banyakdilakukan dengan menggiling bahan-bahan ransum tersebut (Parakkasi, 1990). &lt;a href="http://repository.usu.ac.id/bitstream/123456789/18456/4/Chapter%20II.pdf."&gt;(1)&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;div&gt;&lt;div&gt;PRINSIP SISTEM PENCERNAAN AYAM.&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Pencernaan ayam yang memiliki panjang 245 – 255 cm, tergantung pada umur dan jenis unggas memiliki prinsip pencernaan yang terdiri dari tiga macam yaitu pencernaan secara mekanik (fisik), pencernaan secara kimiawi (enzimatik) dan Pencernaan secara mikrobiologik yang terjadi di sekum dan kolon. &lt;/div&gt;&lt;div&gt;1. Pencernaan secara mekanik (fisik); Pencernaan ini dilakukan oleh kontraksi otot polos, terutama terjadi di empedal (gizzard) yang dibantu oleh bebatuan (grit). Pencernaan ini banyak terjadi pada ayam yang dipelihara secara umbaran sehingga mendapatkan grit lebih banyak daripada ayam yang dipelihara secara terkurung.&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;2. Pencernaan secara kimiawi (enzimatik); Pencernaan secara kimia dilakukan oleh enzim pencernaan yang dihasilkan: (1) kelenjar saliva di mulut; (2) enzim yang dihasilkan oleh proventrikulus; (3) enzim dari pankreas; (4) enzim empedu dari hati; dan (5) enzim dari usus halus. Peranan enzim-enzim tersebut sebagai pemecah ikatan protein, lemak, dan karbohidrat.&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;3. Pencernaan secara mikrobiologik (jumlahnya sedikit sekali) dan terjadi di sekum dan kolon. Secara umum pencernaan pada unggas meliputi aspek:digesti yang terjadi pada paruh, tembolok, proventrikulus, ventrikulus (empedal/gizzard), usus halus, usus besar, dan ceca;absorpsi yang terjadi pada usus halus (small intestinum) melalui vili-vili (jonjot usus);&lt;/div&gt;&lt;div&gt;metabolisme yang terjadi pada sel tubuh yang kemudian disintesis menjadi protein, glukosa, dan hasil lain untuk pertumbuhan badan, produksi telur atau daging, pertumbuhan bulu, penimbunan lemak, dan menjaga/memelihara tubuh pada proses kehidupannya. &lt;a href="http://repository.usu.ac.id/bitstream/123456789/18456/4/Chapter%20II.pdf."&gt;(2)&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;div&gt;MANFAAT BELAJAR SISTEM PENCERNAAN AYAM.&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Banyak sekali penyakit pada ayam yang dapat diagnosa melalui sistem pencernaannya, seperti E- Coli, Salmonella, Cholera, Coccidia, dan lainnya. &lt;/div&gt;&lt;div&gt;Terlalu sulit untuk menentukan infeksi yang menyebabkan ayam mati apalagi kita mendiagnosanya secara kasat mata (perubahan fisik dari luar) seperti lesu, tidak mau makan sehingga penurunan berat badan, sehingga untuk meneguhkan diagnosa yang menyebabkan hewan mati terkadang perlu dilakukan bedah bangkai (nekropsi) terhadap ayam yang mati. Untuk dapat melihat dan memastikan perubahan-perubahan yang terjadi pada pencernaan ayam yang nantinya dapat dilakukan diagnosa dan akhirnya kita dapat meneguhkan apa penyebab ayam tersebut mati. Jadi Pengetahuan kita tentang sistem pencernaan ayam sangat di perlukan untuk melakukan bedah bangkai nantinya sehingga diagnosa kita tepat. &lt;a href="http://dokterternak.com/2011/07/12/pencernaan-ayam/"&gt;(3)&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Sumber Bacaan dari :&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;div&gt;&lt;a href="http://repository.usu.ac.id/bitstream/123456789/18456/4/Chapter%20II.pdf."&gt;1.  Jurnal tentang sistem pencernaan Ayam &lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;a href="http://chickaholic.wordpress.com/2007/10/23/pencernaan-ayam-asesoris-pencernaan/"&gt;2. Laboratorium Unggas UGM&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;a href="http://dokterternak.com/2011/07/12/pencernaan-ayam/"&gt;3. Dokter Ternak &lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;a href="http://pertanian.uns.ac.id/~adimagna/IlmuTernak%20UnggasPencernaan.htm"&gt;4. UNS &lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7799456194835985631-7441910252043857022?l=mantrihewan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mantrihewan.blogspot.com/feeds/7441910252043857022/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://mantrihewan.blogspot.com/2011/11/sistem-pencernaan-pada-ayam.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7799456194835985631/posts/default/7441910252043857022'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7799456194835985631/posts/default/7441910252043857022'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mantrihewan.blogspot.com/2011/11/sistem-pencernaan-pada-ayam.html' title='SISTEM PENCERNAAN PADA AYAM'/><author><name>mantri hewan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01711863933778924396</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/-EelbdX9ZdFM/TkKagZdvxKI/AAAAAAAAAHg/lysR64aRtWE/s220/kebook3.png'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/-13O-sIDqd5c/TrzRD7PzTxI/AAAAAAAAAIk/QmTjwLqAwSg/s72-c/images.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7799456194835985631.post-2818815055539181889</id><published>2011-09-04T20:55:00.000-07:00</published><updated>2011-09-04T21:10:45.200-07:00</updated><title type='text'>PERANAN D3 Kesehatan hewan dan Dokter Hewan dlm Pangan Asal Hewan yang Sehat</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/-tSie__HBXIY/TmRLS8WTjwI/AAAAAAAAAIQ/Fgb0p3jEFXA/s1600/daging-tidak-sehat.jpg"&gt;&lt;img style="display: block; margin: 0px auto 10px; text-align: center; cursor: pointer; width: 320px; height: 216px;" src="http://1.bp.blogspot.com/-tSie__HBXIY/TmRLS8WTjwI/AAAAAAAAAIQ/Fgb0p3jEFXA/s320/daging-tidak-sehat.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5648722621438856962" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Pangan asal ternak akan menjadi tidak berguna dan membahayakan kesehatan manusia apabila tidak aman. Oleh karena itu,keamanan pangan asal ternak merupakan persyaratan mutlak (Winarno 1996). Untuk mendapatkan produk ternak yang aman bagi manusia harus dimulai dari farm (proses praproduksi) sampai penanganan pascaproduksinya.Dalam proses praproduksi ini, berbagai faktor akan mempengaruhi kehidupan ternak dan keamanan produkyang dihasilkan. Faktor-faktor tersebut adalah tanah, air, udara, bahan kimia, obat hewan, pakan, dan penyakit ternak.Status penyakit hewan menular atau penyakit zoonosis seperti antraks, virus nipah, cystisercosis, dan mad cow (sapi gila) akan mempengaruhi kesehatan ternak maupun keamanan produknya. Penyakit ini bahkan dapat menjadi hambatan dalam perdagangan nasional, regional maupun global.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut Bahri et al. (2000), hampir semua pabrik pakan menambahkan obat hewan berupa antibiotik ke dalam pakan komersial, sehingga sebagian besar pakan komersial yang beredar di Indonesia mengandung antibiotik. Keadaan ini diperkuat oleh informasi bahwa sebagian besar sampel pakan ayam dari Cianjur, Sukabumi, Bogor,Tangerang, dan Bekasi positif mengandung residu antibiotik golongan tetrasiklin dan obat golongan sulfonamida (Balai Penelitian Veteriner 1990; 1991).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan demikian, apabila peternak yang menggunakan ransum tersebut tidak memperhatikan aturan pemakaiannya, diduga kuat produk ternak mengandung residu antibiotik yang dapat mengganggu kesehatan manusia, antara lain berupa resistensi terhadap antibiotik tertentu (Hurd et al. 2004).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Permasalahan lain pada pakan adalah kekhawatiran penggunaan meat and bone meal (MBM) sebagai campuran pakan, terutama untuk ternak ruminansia. Hal ini berkaitan dengan isu penyakit sapi gila yang salah satu penularannya diduga kuat melalui penggunaan MBM asal ternak ruminansia yang menderita atau tertular penyakit sapi gila (Darminto dan Bahri 1996; Sitepu 2000). Dengan demikian, pakan yang mengandung MBM berpotensi menghasilkan produk ternak yang tidak aman bagi kesehatan manusia. Oleh karena itu, negara-negara Uni Eropa dan Amerika telah melarang penggunaan MBM untuk pakan ternak ruminansia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sehingga masukan untuk seluruh peternak khususnya dan masyarakat indonesia umumunya , perlu dilakukan sosialisasi atau penyuluhan yang berkelanjutan kepada peternak tentang pentingnya mengikuti petunjuk penggunaan pakan hewan dan obat hewan, baik yang terdapat dalam pakan komersial maupun yang digunakan untuk pengobatan ternak dan konsultasikan kepada paramedis (d3) kesehatan hewan ataupun dokter hewan di sekitar lingkungan peternak apabila ada permasalahan tentang kesehatan ternaknya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;( Sumber bacaan : Jurnal Litbang Pertanian, 24(1), 2005.Sjamsul Bahri, E. dan A. Kusumaningsih. PROSES PRAPRODUKSI SEBAGAI FAKTOR PENTING DALAM MENGHASILKAN RODUK TERNAK YANG AMAN UNTUK MANUSIA )&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7799456194835985631-2818815055539181889?l=mantrihewan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mantrihewan.blogspot.com/feeds/2818815055539181889/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://mantrihewan.blogspot.com/2011/09/penyadaran-masyarakat-akan-pentingnya.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7799456194835985631/posts/default/2818815055539181889'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7799456194835985631/posts/default/2818815055539181889'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mantrihewan.blogspot.com/2011/09/penyadaran-masyarakat-akan-pentingnya.html' title='PERANAN D3 Kesehatan hewan dan Dokter Hewan dlm Pangan Asal Hewan yang Sehat'/><author><name>mantri hewan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01711863933778924396</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/-EelbdX9ZdFM/TkKagZdvxKI/AAAAAAAAAHg/lysR64aRtWE/s220/kebook3.png'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/-tSie__HBXIY/TmRLS8WTjwI/AAAAAAAAAIQ/Fgb0p3jEFXA/s72-c/daging-tidak-sehat.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7799456194835985631.post-3423430961862240542</id><published>2011-08-09T11:40:00.000-07:00</published><updated>2011-08-09T11:55:42.539-07:00</updated><title type='text'>GRATIS !!! bisnis olahan SUSU KAMBING</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Akan segera Launching Produk Olahan dari SUSU KAMBING..&lt;br /&gt;silahkan daftar GRATIS!!!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;center&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;a href="http://higoatnetwork.com/?id=mantrihewan"&gt;Mega Peluang 2011 :)&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://higoatnetwork.com/?id=mantrihewan"&gt;Akan segera buka kantor di Indonesia, PT Royal Healthy Marketing, dengan produk Higoat susu kambing powder pertama di Indonesia. Dicari ribuan distributor di Seluruh kota di Indonesia. Kami adalah team bisnis pertama di Indonesia, segera gabung bersama kami di Higoat Indonesia&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://higoatnetwork.com/?id=mantrihewan"&gt;Silahkan kunjungi http://HigoatNetwork.com/?id=mantrihewan&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://higoatnetwork.com/?id=mantrihewan"&gt;Contact dody indra&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://higoatnetwork.com/?id=mantrihewan"&gt;HP 081802607177&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;center&gt;&lt;a href="http://higoatnetwork.com/?id=mantrihewan" target="_blank"&gt;&lt;br /&gt;&lt;img src="http://higoatnetwork.com/banner/bannerhigoat.gif" alt="Susu Kambing Higoat Pertama di Indonesia" width="468" border="0" height="100" /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 51, 153);"&gt; JADI silahkan daftar GRATIS!!!!!!! tidak ada salahkan sebelum POSISI ANDA digantikan orang lain. &lt;/span&gt;&lt;/center&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;center&gt;&lt;a href="http://higoatnetwork.com/?id=mantrihewan" target="_blank"&gt;&lt;br /&gt;&lt;img src="http://higoatnetwork.com/banner/banner468x60.gif" alt="Susu Kambing Higoat Pertama di Indonesia" width="468" border="0" height="60" /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/center&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:180%;"&gt;SAYA PASTIKAN GRATIS dan SAYA MENCARI DISTRIBUTOR  SELURUH INDONESIA..&lt;br /&gt;Buruan DAFTAR GRATIS ... !!!!&lt;br /&gt;&lt;a href="http://higoatnetwork.com/?id=mantrihewan"&gt;SILAHKAN KLIK DISINI&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://HigoatNetwork.com/?id=mantrihewan" target="_blank"&gt;&lt;br /&gt;&lt;img border="0" src="http://higoatnetwork.com/banner/banner125x125.gif" alt="Susu Kambing Higoat Pertama di Indonesia" width="125" height="125"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://HigoatNetwork.com/?id=mantrihewan" target="_blank"&gt;&lt;br /&gt;&lt;img border="0" src="http://higoatnetwork.com/banner/bannerhigoatnetwork.gif" alt="Susu Kambing Higoat Pertama di Indonesia" width="468" height="60"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/center&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7799456194835985631-3423430961862240542?l=mantrihewan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mantrihewan.blogspot.com/feeds/3423430961862240542/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://mantrihewan.blogspot.com/2011/08/gratis-bisnis-olahan-susu-kambing.html#comment-form' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7799456194835985631/posts/default/3423430961862240542'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7799456194835985631/posts/default/3423430961862240542'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mantrihewan.blogspot.com/2011/08/gratis-bisnis-olahan-susu-kambing.html' title='GRATIS !!! bisnis olahan SUSU KAMBING'/><author><name>mantri hewan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01711863933778924396</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/-EelbdX9ZdFM/TkKagZdvxKI/AAAAAAAAAHg/lysR64aRtWE/s220/kebook3.png'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7799456194835985631.post-670628146499358230</id><published>2011-06-07T00:37:00.000-07:00</published><updated>2011-06-07T01:03:06.096-07:00</updated><title type='text'>KEMITRAAN SUATU PILIHAN..</title><content type='html'>&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/-VL_7D1Y0vIM/Te3Y3emKUoI/AAAAAAAAAG4/ZOJZ0IjI4BY/s1600/manaj-unggas-3.gif" onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 200px; height: 152px;" src="http://3.bp.blogspot.com/-VL_7D1Y0vIM/Te3Y3emKUoI/AAAAAAAAAG4/ZOJZ0IjI4BY/s320/manaj-unggas-3.gif" border="0" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5615382758018404994" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="border-collapse: collapse; color: rgb(76, 76, 76); font-family: 'Helvetica Neue', Helvetica, Arial, sans-serif; font-size: 12px; line-height: 18px; "&gt;Komoditas unggas mempunyai prospek pasar yang sangat baik karena didukung oleh karakteristik produk unggas yang dapat diterima oleh masyarakat Indonesia yang sebagian besar muslim, harga relatif murah dengan akses yang mudah diperoleh karena sudah merupakan barang publik. Komoditas ini merupakan pendorong utama penyediaan protein hewani nasional, sehingga prospek yang sudah bagus ini harus dimanfaatkan untuk memberdayakan peternak di perdesaan melalui pemanfaatan sumberdaya secara lebih optimal.&lt;/span&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;/span&gt;&lt;div&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="border-collapse: collapse; color: rgb(76, 76, 76); font-family: 'Helvetica Neue', Helvetica, Arial, sans-serif; font-size: 12px; line-height: 18px; "&gt;Profil usaha di sektor primer menunjukkan bahwa usaha peternakan ayam ras pedaging cukup memberikan peluang usaha yang baik, sepanjang manajemen pemeliharaan mengikuti prosedur dan ketetapan yang berlaku. Hal ini ditunjukkan dengan nilai B/C yang diperoleh secara berturut-turut sebesar 1,16; 1,28 dan 1,25 pada usaha mandiri, pola kemitraan inti-plasma dan pola kemitraan poultry shop dengan skala usaha 15 ribu ekor. Indikasi yang hampir sama juga terjadi pada ayam ras petelur pada skala usaha 10 ribu ekor, dengan nilai B/C adalah 1,29 dan 1,13 masing-masing untuk usaha mandiri dan pola kemitraan dengan &lt;em style="margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; padding-top: 0px; padding-right: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; border-top-width: 0px; border-right-width: 0px; border-bottom-width: 0px; border-left-width: 0px; border-style: initial; border-color: initial; outline-width: 0px; outline-style: initial; outline-color: initial; font-weight: inherit; font-style: italic; font-size: 12px; font-family: inherit; vertical-align: baseline; "&gt;poultry shop&lt;/em&gt;. Hal ini memberikan indikasi bahwa usaha peternakan ayam ras petelur mempunyai keuntungan yang relatif baik bagi para peternak. Sedangkan hal tersebut untuk usaha ayam lokal dan ternak itik masing-masing nilai B/C adalah 1,04 dan 1,2.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="border-collapse: collapse; color: rgb(76, 76, 76); font-family: 'Helvetica Neue', Helvetica, Arial, sans-serif; font-size: 12px; line-height: 18px; "&gt;&lt;div&gt;Usaha peternakan ayam broiler memiliki potensi yang besar untukdikembangkan, mengingat peranannya dalam pemenuhan kebutuhan akan dagingrelatif murah dan pengusahaannya dilakukan secara massal, sehingga produksiayam broiler lebih mendominasi daripada produksi daging lainnya. Krisisekonomi yang hingga tahun 2009 masih berlangsung telah banyak memberikanhambatan terhadap usaha peternakan broiler. Hambatan tersebut berupa harga-harga sarana produksi peternakan yang sangat berfluktuasi dan semakin mahal.Keberadaan perusahaan kemitraan ayam broiler telah dapat membantu usahabudidaya ayam broiler tetap maju dan berkembang. Oleh sebab itu, pasca krisisekonomi usaha peternakan ayam broiler tetap dapat dijalankan oleh peternakwalaupun status peternak sudah beralih menjadi peternak mitra perusahaan.&lt;/div&gt;&lt;div&gt;salah satu kemitraan ayam broiler yaitu Pemeliharaan Broiler di kemitraan “Setia Budi” Sragen. Kemitraan ini cukup baik dimana dengan mengggunakan pakan BR1 dan Duta PT. Japfa Comfeed dan DOC Platinum PT. Multibreeder diperoleh perhitungan IP (Indeks Prestasi) antara 245-335, FCR. 1.57-1.73,Berat Panen 1.40-2.21 kg, Umur 34-40 hr, Mortalitas 1.5-7.5%, keuntungan peternak Rp. 900-3000/ekor, dari 25 kali waktu check in hari 4 periode yang rugi dan 21 periode untung itu artinya 84% peternak untung dan hanya 16% tingkat kerugiannya , Selanjutnya dalam perhitungan keuntungan dalam rupiah dan profitabilitas diukur dengan profit margin dan return on investment. Adapun variabel yang berpengaruh terhadap keuntungan adalah skala usaha, total biaya, harga jual dan umur panen.Kemudian rata-rata profit margin peternak plasma sebesar 15%. Adapun variabel yang berpengaruh terhadap profit margin adalah skala usaha, total biaya dan harga jual, demikian pula return on investment peternak plasma sebesar 28%. &lt;/div&gt;&lt;div&gt;Untuk mendapatkan keuntungan dalam peternakan Broiler kita harus memperhatikan beberapa hal berikut :&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: rgb(0, 0, 0); font-family: arial; border-collapse: separate; line-height: normal; "&gt;&lt;strong&gt;1. &lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: arial; border-collapse: separate; color: rgb(0, 0, 0); line-height: normal; "&gt;&lt;strong&gt;Pilih Efisien Atau Performa &lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: rgb(0, 0, 0); font-family: arial; border-collapse: separate; line-height: normal; "&gt;&lt;img height="133" alt="" src="http://www.trobos.com/images/artikel/desember%202009/manaj-unggas-2.gif" width="200" align="right" border="0" /&gt;Setiap bisnis pasti menghitung faktor efisiensi untuk memperbesar keuntungan atau setidaknya memperkecil kerugian. Dalam usaha &lt;em&gt;broiler&lt;/em&gt;, menurut drh Hari Wibowo, peternak &lt;em&gt;broiler &lt;/em&gt;yang juga ketua Apayo (Asosiasi Peternak Ayam Yogyakarta), efisiensi memiliki makna yang berbeda jika diterapkan pada variabel yang berbeda. “Pada dasarnya efisiensi dicapai dengan mengejar performa sebaik mungkin, dengan mengkombinasikan manajemen budidaya yang efektif dan sapronak yang baik,” ungkapnya. &lt;/span&gt;Jadi sepertinya kemitraan broiler cukup di pertimbangkan bukan???&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: rgb(0, 0, 0); font-family: arial; border-collapse: separate; line-height: normal; "&gt;&lt;strong&gt;2. Sapronak Berkualitas&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Menurut &lt;em&gt;Technical Sales Representative&lt;/em&gt; Multibreeder Adirama Indonesia area Jateng Ir Otto Hascarya, pilihan DOC dan pakan yang berkualitas akan mempermudah mencapai performa yang optimal. Ini karena porsi keduanya dalam biaya produksi yang mencapai 90% (70% pakan dan 20% DOC). “Tentu didukung manajemen yang baik,” tegasnya. Warih menyatakan beberapa kali menjumpai peternak yang menggunakan sapronak berkualitas tetap saja panennya jeblok karena kelalaian dalam manejemen. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: rgb(0, 0, 0); font-family: arial; border-collapse: separate; line-height: normal; "&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: rgb(0, 0, 0); font-family: arial; border-collapse: separate; line-height: normal; "&gt;&lt;strong&gt;3. Manajemen Prima&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;img height="124" alt="" src="http://www.trobos.com/images/artikel/desember%202009/manaj-unggas-4.gif" width="200" align="right" border="0" /&gt;Menurut drh Zahrul Anam Area &lt;em&gt;Supervisor Sanbe Vet &amp;amp; Aqua &lt;/em&gt;Jogjakarta menguraikan inti dari manajemen budidaya yang prima adalah memenuhi kebutuhan ayam untuk hidup dan tumbuh optimal. Selama pemeliharaan, ayam merasa enak, nyaman dan sehat. Saat masih kecil ayam butuh hangat, dan selanjutnya ia justru butuh sejuk. Maka saat dibuatlah perindukan / &lt;em&gt;brooder&lt;/em&gt; pada fase awal pemeliharaan.&lt;br /&gt;“Atas definisi tadi juga orang berpikir membuat kandang senyaman mungkin dengan &lt;em&gt;closed house&lt;/em&gt;,” terangnya. Kandang semacam itu menurut Zahrul memang mahal tapi membuat kapasitas terpasang juga meningkat. “Kalau kandang biasa 7-10 ek/m2, di &lt;em&gt;closed house &lt;/em&gt;bisa 14 – 18 ek/m2. Selain menghemat kandang hingga 50%, juga mempermudah tata lingkungan, mampu memanipulasi mikroklimat, dan mengeliminasi stres. Jadi biaya tinggi bukan berarti boros atau tidak efisien,” terangnya panjang lebar.  Jadi tidak ada salahnya jika kita berpikir untuk melirik bisnis kemitraan broiler bukan???&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="border-collapse: collapse; color: rgb(76, 76, 76); font-family: 'Helvetica Neue', Helvetica, Arial, sans-serif; font-size: 12px; line-height: 18px; "&gt; &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="border-collapse: collapse; color: rgb(76, 76, 76); font-family: 'Helvetica Neue', Helvetica, Arial, sans-serif; font-size: 12px; line-height: 18px; "&gt;Sumber : &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="border-collapse: collapse; color: rgb(76, 76, 76); font-family: 'Helvetica Neue', Helvetica, Arial, sans-serif; font-size: 12px; line-height: 18px; "&gt;&lt;/span&gt;&lt;a href="http://www.trobos.com/"&gt;http://www.trobos.com&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;a href="http://balitnak.litbang.deptan.go.id/"&gt;http://balitnak.litbang.deptan.go.id&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;a href="http://uripsantoso.wordpress.com/"&gt;http://uripsantoso.wordpress.com&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="border-collapse: collapse; color: rgb(76, 76, 76); font-family: 'Helvetica Neue', Helvetica, Arial, sans-serif; font-size: 12px; line-height: 18px; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Times; font-size: 14px; border-collapse: separate; color: rgb(0, 0, 0); line-height: normal; white-space: nowrap;"&gt;&lt;div style="position: absolute; top: 1652px; left: 250px; "&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7799456194835985631-670628146499358230?l=mantrihewan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mantrihewan.blogspot.com/feeds/670628146499358230/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://mantrihewan.blogspot.com/2011/06/kemitraan-suatu-pilihan.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7799456194835985631/posts/default/670628146499358230'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7799456194835985631/posts/default/670628146499358230'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mantrihewan.blogspot.com/2011/06/kemitraan-suatu-pilihan.html' title='KEMITRAAN SUATU PILIHAN..'/><author><name>mantri hewan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01711863933778924396</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/-EelbdX9ZdFM/TkKagZdvxKI/AAAAAAAAAHg/lysR64aRtWE/s220/kebook3.png'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/-VL_7D1Y0vIM/Te3Y3emKUoI/AAAAAAAAAG4/ZOJZ0IjI4BY/s72-c/manaj-unggas-3.gif' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7799456194835985631.post-5675186221114672902</id><published>2011-05-16T02:51:00.000-07:00</published><updated>2011-05-16T03:08:25.202-07:00</updated><title type='text'>Pelatihan Inseminasi Buatan di Fak. peternakan UGM</title><content type='html'>&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/-KISwBOlUoT8/TdD3iAUpC2I/AAAAAAAAAGs/5n9BXu4Vdrs/s1600/IB2.bmp" onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 230px;" src="http://4.bp.blogspot.com/-KISwBOlUoT8/TdD3iAUpC2I/AAAAAAAAAGs/5n9BXu4Vdrs/s320/IB2.bmp" border="0" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5607253699650456418" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/-hO5W_SHAvMM/TdD29jLLnoI/AAAAAAAAAGk/mvrhF1Oj3a8/s1600/IB%2B1.bmp" onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 230px;" src="http://4.bp.blogspot.com/-hO5W_SHAvMM/TdD29jLLnoI/AAAAAAAAAGk/mvrhF1Oj3a8/s320/IB%2B1.bmp" border="0" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5607253073350860418" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;Pelatihan Inseminasi Buatan di Fapet UGM&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Syarat2 peserta : &lt;/div&gt;&lt;div&gt;- Umum (pelajar/mahasiswa, pegawai dan pensiunan )&lt;/div&gt;&lt;div&gt;- Lulusan Fakultas Peternakan / Kedokteran Hewan&lt;/div&gt;&lt;div&gt;- Mengikuti pelatihan Full Time&lt;/div&gt;&lt;div&gt;- Peserta kursus minimal 15 orang dan maksimal 40 orang.&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Biaya Pendidikan/pelatihan/kursus :&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Uang pendaftaran : 100.000,-&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Pelatihan IB pada sapi/kerbau : 2 500 00,-&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Pelatihan IB pada domba/kambing : 2 000 000,-&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Pelatihan IB pada Ayam / unggas : 1 500 000,-&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7799456194835985631-5675186221114672902?l=mantrihewan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mantrihewan.blogspot.com/feeds/5675186221114672902/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://mantrihewan.blogspot.com/2011/05/pelatihan-inseminasi-buatan-di-fak.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7799456194835985631/posts/default/5675186221114672902'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7799456194835985631/posts/default/5675186221114672902'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mantrihewan.blogspot.com/2011/05/pelatihan-inseminasi-buatan-di-fak.html' title='Pelatihan Inseminasi Buatan di Fak. peternakan UGM'/><author><name>mantri hewan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01711863933778924396</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/-EelbdX9ZdFM/TkKagZdvxKI/AAAAAAAAAHg/lysR64aRtWE/s220/kebook3.png'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/-KISwBOlUoT8/TdD3iAUpC2I/AAAAAAAAAGs/5n9BXu4Vdrs/s72-c/IB2.bmp' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7799456194835985631.post-2537977141676189429</id><published>2011-05-07T04:31:00.000-07:00</published><updated>2011-05-07T04:39:00.884-07:00</updated><title type='text'>BISKUIT KAMBING : SOLUSI PAKAN ALTERNATIF RAMAH LINGKUNGAN</title><content type='html'>&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/-lBVWfdYYYkg/TcUvNubgO8I/AAAAAAAAAGc/FolLFpNa1Fo/s1600/tc-n-paijo.jpg" onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 200px; height: 160px;" src="http://2.bp.blogspot.com/-lBVWfdYYYkg/TcUvNubgO8I/AAAAAAAAAGc/FolLFpNa1Fo/s200/tc-n-paijo.jpg" border="0" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5603937224180644802" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: rgb(80, 80, 80); font-family: Arial, Helvetica; font-size: 12px; line-height: 21px; "&gt;&lt;p style="margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 15px; margin-left: 0px; padding-top: 0px; padding-right: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; border-top-width: 0px; border-right-width: 0px; border-bottom-width: 0px; border-left-width: 0px; border-style: initial; border-color: initial; outline-width: 0px; outline-style: initial; outline-color: initial; font-weight: inherit; font-style: inherit; font-size: 12px; font-family: inherit; vertical-align: baseline; "&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 15px; margin-left: 0px; padding-top: 0px; padding-right: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; border-top-width: 0px; border-right-width: 0px; border-bottom-width: 0px; border-left-width: 0px; border-style: initial; border-color: initial; outline-width: 0px; outline-style: initial; outline-color: initial; font-weight: inherit; font-style: inherit; font-size: 12px; font-family: inherit; vertical-align: baseline; "&gt;Makanan kambing makin bervariasi. Tak sekadar melahap rumput atau dedak, binatang ternak ini punya asupan baru yang bergizi tinggi: biskuit kambing. Kue kering dari limbah sayur untuk embek tersebut dibuat Yuli Retnani, dosen dan peneliti di Departemen Ilmu Nutrisi dan Teknologi Pakan Fakultas Peternakan Institut Pertanian Bogor.&lt;/p&gt;&lt;p style="margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 15px; margin-left: 0px; padding-top: 0px; padding-right: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; border-top-width: 0px; border-right-width: 0px; border-bottom-width: 0px; border-left-width: 0px; border-style: initial; border-color: initial; outline-width: 0px; outline-style: initial; outline-color: initial; font-weight: inherit; font-style: inherit; font-size: 12px; font-family: inherit; vertical-align: baseline; "&gt;Sisa sayur yang melimpah di pasar tradisional mengilhami Yuli untuk memanfaatkannya. Belasan jenis sayur berpotensi menjadi limbah, seperti kol bulat, kembang kol, bawang merah dan putih, sawi, buncis, wortel, tomat, kentang, daun seledri, kelapa, kacang panjang, jagung, tauge, dan jahe. Menurut Yuli, limbah kelobot jagung, tauge kacang hijau, dan daun kembang kol memiliki kandungan nutrisi cukup tinggi yang disukai kambing.&lt;/p&gt;&lt;p style="margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 15px; margin-left: 0px; padding-top: 0px; padding-right: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; border-top-width: 0px; border-right-width: 0px; border-bottom-width: 0px; border-left-width: 0px; border-style: initial; border-color: initial; outline-width: 0px; outline-style: initial; outline-color: initial; font-weight: inherit; font-style: inherit; font-size: 12px; font-family: inherit; vertical-align: baseline; "&gt;&lt;strong style="margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; padding-top: 0px; padding-right: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; border-top-width: 0px; border-right-width: 0px; border-bottom-width: 0px; border-left-width: 0px; border-style: initial; border-color: initial; outline-width: 0px; outline-style: initial; outline-color: initial; font-weight: bold; font-style: inherit; font-size: 12px; font-family: inherit; vertical-align: baseline; "&gt;Cara Membuat:&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 15px; margin-left: 0px; padding-top: 0px; padding-right: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; border-top-width: 0px; border-right-width: 0px; border-bottom-width: 0px; border-left-width: 0px; border-style: initial; border-color: initial; outline-width: 0px; outline-style: initial; outline-color: initial; font-weight: inherit; font-style: inherit; font-size: 12px; font-family: inherit; vertical-align: baseline; "&gt;Cara membuat biskuit spesial ini cukup sederhana. Setelah terkumpul, limbah sayur dirajang kecil-kecil, lalu dijemur. Begitu kering, bahan ini digiling dengan kayu atau memakai mesin penumbuk. Campurkan konsentrat dan terigu-sekitar sepertiga bagian-lalu aduk hingga rata, kemudian dipres memakai mesin kempa. Bisa juga ditekan manual dengan tangan. Langkah terakhir adalah dioven atau cukup dijemur. Dengan pengolahan ini, sayur lebih tahan lama, tapi tidak kehilangan vitamin atau protein.&lt;/p&gt;&lt;p style="margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 15px; margin-left: 0px; padding-top: 0px; padding-right: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; border-top-width: 0px; border-right-width: 0px; border-bottom-width: 0px; border-left-width: 0px; border-style: initial; border-color: initial; outline-width: 0px; outline-style: initial; outline-color: initial; font-weight: inherit; font-style: inherit; font-size: 12px; font-family: inherit; vertical-align: baseline; "&gt;Yuli membuat tiga formula biskuit: dari rumput lapang dan konsentrat, rumput lapang dicampur limbah sayur dan konsentrat, serta 100 persen limbah sayur dan konsentrat. Dari uji palatabilitas-uji kandungan, ketahanan, dan ukuran-pada domba di Peternakan Mitra Tani Farm Ciampea, Bogor, biskuit limbah sayur terbukti yang terbaik.&lt;/p&gt;&lt;p style="margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 15px; margin-left: 0px; padding-top: 0px; padding-right: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; border-top-width: 0px; border-right-width: 0px; border-bottom-width: 0px; border-left-width: 0px; border-style: initial; border-color: initial; outline-width: 0px; outline-style: initial; outline-color: initial; font-weight: inherit; font-style: inherit; font-size: 12px; font-family: inherit; vertical-align: baseline; "&gt;&lt;strong style="margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; padding-top: 0px; padding-right: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; border-top-width: 0px; border-right-width: 0px; border-bottom-width: 0px; border-left-width: 0px; border-style: initial; border-color: initial; outline-width: 0px; outline-style: initial; outline-color: initial; font-weight: bold; font-style: inherit; font-size: 12px; font-family: inherit; vertical-align: baseline; "&gt;Bahan Terbaik:&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 15px; margin-left: 0px; padding-top: 0px; padding-right: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; border-top-width: 0px; border-right-width: 0px; border-bottom-width: 0px; border-left-width: 0px; border-style: initial; border-color: initial; outline-width: 0px; outline-style: initial; outline-color: initial; font-weight: inherit; font-style: inherit; font-size: 12px; font-family: inherit; vertical-align: baseline; "&gt;Dilihat dari jenisnya, sayur yang memiliki nutrisi terbaik adalah daun kembang kol dan kecambah kacang hijau, dan kualitas fisik terbaik adalah kelobot jagung. Untuk mendapat nutrisi terbaik dalam biskuit kambing, komposisinya seperempat kelobot jagung, setengah limbah kecambah kacang hijau, dan seperempat daun kembang kol.&lt;/p&gt;&lt;p style="margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 15px; margin-left: 0px; padding-top: 0px; padding-right: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; border-top-width: 0px; border-right-width: 0px; border-bottom-width: 0px; border-left-width: 0px; border-style: initial; border-color: initial; outline-width: 0px; outline-style: initial; outline-color: initial; font-weight: inherit; font-style: inherit; font-size: 12px; font-family: inherit; vertical-align: baseline; "&gt;Selain mengandung nutrisi tinggi, biskuit ini dapat disimpan untuk jangka lama. “Bisa tahan hingga enam bulan,” kata Yuli. Sayang, kue embek ini belum bisa diproduksi massal karena formulanya masih dikembangkan.&lt;/p&gt;&lt;p style="margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 15px; margin-left: 0px; padding-top: 0px; padding-right: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; border-top-width: 0px; border-right-width: 0px; border-bottom-width: 0px; border-left-width: 0px; border-style: initial; border-color: initial; outline-width: 0px; outline-style: initial; outline-color: initial; font-weight: inherit; font-style: inherit; font-size: 12px; font-family: inherit; vertical-align: baseline; "&gt;Anda tertarik membuatnya?&lt;/p&gt;&lt;p style="margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 15px; margin-left: 0px; padding-top: 0px; padding-right: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; border-top-width: 0px; border-right-width: 0px; border-bottom-width: 0px; border-left-width: 0px; border-style: initial; border-color: initial; outline-width: 0px; outline-style: initial; outline-color: initial; font-weight: inherit; font-style: inherit; font-size: 12px; font-family: inherit; vertical-align: baseline; "&gt;sumber dari : &lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Georgia, serif; font-size: 16px; color: rgb(0, 0, 0); line-height: normal; "&gt;&lt;a href="http://membuat.net/2010/07/09/membuat-biskuit-spesial-untuk-kambing/"&gt;http://membuat.net&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7799456194835985631-2537977141676189429?l=mantrihewan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mantrihewan.blogspot.com/feeds/2537977141676189429/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://mantrihewan.blogspot.com/2011/05/biskuit-kambing-solusi-pakan-alternatif.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7799456194835985631/posts/default/2537977141676189429'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7799456194835985631/posts/default/2537977141676189429'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mantrihewan.blogspot.com/2011/05/biskuit-kambing-solusi-pakan-alternatif.html' title='BISKUIT KAMBING : SOLUSI PAKAN ALTERNATIF RAMAH LINGKUNGAN'/><author><name>mantri hewan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01711863933778924396</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/-EelbdX9ZdFM/TkKagZdvxKI/AAAAAAAAAHg/lysR64aRtWE/s220/kebook3.png'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/-lBVWfdYYYkg/TcUvNubgO8I/AAAAAAAAAGc/FolLFpNa1Fo/s72-c/tc-n-paijo.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7799456194835985631.post-4169349082816440878</id><published>2011-05-07T01:26:00.000-07:00</published><updated>2011-10-06T20:59:02.213-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='HUBUNGI KAMI'/><title type='text'>Curiculum Vitae</title><content type='html'>&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: 'Arial Black', sans-serif; font-size: 32px; "&gt;Dody Indra&lt;/span&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/-K0Q3f_fMXSk/TcUPpOtgcRI/AAAAAAAAAGU/YyqVhFZGeW0/s1600/DSCI0189%2B-%2BCopy%2B-%2BCopy.JPG" onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 200px; height: 150px;" src="http://4.bp.blogspot.com/-K0Q3f_fMXSk/TcUPpOtgcRI/AAAAAAAAAGU/YyqVhFZGeW0/s200/DSCI0189%2B-%2BCopy%2B-%2BCopy.JPG" border="0" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5603902512330469650" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/-kUUDbFYNKSc/TcUPFhTM76I/AAAAAAAAAGM/u2mYCQTPGec/s1600/DSCI0077%2B-%2BCopy.JPG" onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 84px; height: 200px;" src="http://2.bp.blogspot.com/-kUUDbFYNKSc/TcUPFhTM76I/AAAAAAAAAGM/u2mYCQTPGec/s200/DSCI0077%2B-%2BCopy.JPG" border="0" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5603901898845122466" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="mso-margin-top-alt:auto;mso-margin-bottom-alt:auto; line-height:normal"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="mso-margin-top-alt:auto;mso-margin-bottom-alt:auto; line-height:normal"&gt;&lt;span style="font-size:24.0pt;font-family:&amp;quot;Arial Black&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;; mso-fareast-font-family:&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;div class="MsoNormal" align="center" style="margin-bottom:0cm;margin-bottom:.0001pt; text-align:center;line-height:normal"&gt;&lt;span style="font-size:12.0pt;font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;mso-fareast-font-family:&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;table class="MsoNormalTable" border="0" cellpadding="0" width="355" style="width:266.25pt;  mso-cellspacing:1.5pt;mso-yfti-tbllook:1184"&gt;&lt;tbody&gt;&lt;tr style="mso-yfti-irow:0;mso-yfti-firstrow:yes"&gt;&lt;td style="padding:.75pt .75pt .75pt .75pt"&gt;&lt;table class="MsoNormalTable" border="0" cellpadding="0" width="447" style="width:335.4pt;  mso-cellspacing:1.5pt;mso-yfti-tbllook:1184"&gt;&lt;tbody&gt;&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;&lt;p&gt;&lt;/p&gt;&lt;/td&gt;&lt;td style="padding:.75pt .75pt .75pt .75pt"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt; &lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;  &lt;div class="MsoNormal" align="center" style="margin-bottom:0cm;margin-bottom:.0001pt; text-align:center;line-height:normal"&gt;&lt;span style="font-size:12.0pt;font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;mso-fareast-font-family:&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;"&gt;  &lt;hr size="2" width="100%" align="center"&gt;  &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="mso-margin-top-alt:auto;mso-margin-bottom-alt:auto; line-height:normal"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size:10.0pt;mso-bidi-font-size:11.0pt; font-family:&amp;quot;Arial Black&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;;mso-fareast-font-family:&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;"&gt;Ringkasa&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: 'Arial Black', sans-serif; "&gt;n:&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="line-height: normal; "&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: 'Arial Black', sans-serif; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Georgia, serif; font-size: 16px; font-weight: normal; "&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="MsoNormal" align="center" style="margin-bottom: 0.0001pt; text-align: center; line-height: normal; "&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: 'Arial Black', sans-serif; "&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; font-family: 'Times New Roman', serif; "&gt;&lt;hr size="2" width="100%" align="center"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 5pt; line-height: normal; "&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: 'Arial Black', sans-serif; "&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; font-family: 'Times New Roman', serif; "&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;&lt;table class="MsoNormalTable" border="0" cellpadding="0" width="355" style="width: 266.25pt; "&gt;&lt;tbody&gt;&lt;tr&gt;&lt;td style="padding-top: 0.75pt; padding-right: 0.75pt; padding-bottom: 0.75pt; padding-left: 0.75pt; "&gt;&lt;table class="MsoNormalTable" border="0" cellpadding="0" width="447" style="width:335.4pt;  mso-cellspacing:1.5pt;mso-yfti-tbllook:1184;mso-padding-alt:0cm 0cm 0cm 0cm"&gt;  &lt;tbody&gt;&lt;tr style="mso-yfti-irow:0;mso-yfti-firstrow:yes"&gt;   &lt;td style="padding:.75pt .75pt .75pt .75pt"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom:0cm;margin-bottom:.0001pt;line-height:   normal"&gt;&lt;span style="mso-bidi-font-size:12.0pt;mso-fareast-font-family:&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;   mso-bidi-font-family:&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;"&gt;Tempat, tanggal lahir&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td width="310" style="width:232.2pt;padding:.75pt .75pt .75pt .75pt"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom:0cm;margin-bottom:.0001pt;line-height:   normal"&gt;&lt;span style="mso-bidi-font-size:12.0pt;mso-fareast-font-family:&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;   mso-bidi-font-family:&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;"&gt;: Padang, 3 maret 1984&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;  &lt;/tr&gt;  &lt;tr style="mso-yfti-irow:1"&gt;   &lt;td style="padding:.75pt .75pt .75pt .75pt"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom:0cm;margin-bottom:.0001pt;line-height:   normal"&gt;&lt;span style="mso-bidi-font-size:12.0pt;mso-fareast-font-family:&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;   mso-bidi-font-family:&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;"&gt;Jenis kelamin&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td width="310" style="width:232.2pt;padding:.75pt .75pt .75pt .75pt"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom:0cm;margin-bottom:.0001pt;line-height:   normal"&gt;&lt;span style="mso-bidi-font-size:12.0pt;mso-fareast-font-family:&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;   mso-bidi-font-family:&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;"&gt;: Laki-laki&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;  &lt;/tr&gt;    &lt;tr style="mso-yfti-irow:3"&gt;   &lt;td style="padding:.75pt .75pt .75pt .75pt"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom:0cm;margin-bottom:.0001pt;line-height:   normal"&gt;&lt;span style="mso-bidi-font-size:12.0pt;mso-fareast-font-family:&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;   mso-bidi-font-family:&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;"&gt;Agama&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td width="310" style="width:232.2pt;padding:.75pt .75pt .75pt .75pt"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom:0cm;margin-bottom:.0001pt;line-height:   normal"&gt;&lt;span style="mso-bidi-font-size:12.0pt;mso-fareast-font-family:&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;   mso-bidi-font-family:&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;"&gt;: Islam&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;  &lt;/tr&gt;  &lt;tr style="mso-yfti-irow:4"&gt;   &lt;td style="padding:.75pt .75pt .75pt .75pt"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom:0cm;margin-bottom:.0001pt;line-height:   normal"&gt;&lt;span style="mso-bidi-font-size:12.0pt;mso-fareast-font-family:&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;   mso-bidi-font-family:&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;"&gt;Kewarganegaraan&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td width="310" style="width:232.2pt;padding:.75pt .75pt .75pt .75pt"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom:0cm;margin-bottom:.0001pt;line-height:   normal"&gt;&lt;span style="mso-bidi-font-size:12.0pt;mso-fareast-font-family:&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;   mso-bidi-font-family:&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;"&gt;: Indonesia&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;  &lt;/tr&gt;  &lt;tr style="mso-yfti-irow:5"&gt;   &lt;td style="padding:.75pt .75pt .75pt .75pt"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom:0cm;margin-bottom:.0001pt;line-height:   normal"&gt;&lt;span style="mso-bidi-font-size:12.0pt;mso-fareast-font-family:&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;   mso-bidi-font-family:&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;"&gt;Alamat&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td width="310" style="width:232.2pt;padding:.75pt .75pt .75pt .75pt"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom:0cm;margin-bottom:.0001pt;line-height:   normal"&gt;&lt;span style="mso-bidi-font-size:12.0pt;mso-fareast-font-family:&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;   mso-bidi-font-family:&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;"&gt;: Jl. Magelang TR II no   506. Yogyakarta&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;  &lt;/tr&gt;  &lt;tr style="mso-yfti-irow:6"&gt;   &lt;td style="padding:.75pt .75pt .75pt .75pt"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom:0cm;margin-bottom:.0001pt;line-height:   normal"&gt;&lt;span style="mso-bidi-font-size:12.0pt;mso-fareast-font-family:&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;   mso-bidi-font-family:&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;"&gt;TB / BB&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td width="310" style="width:232.2pt;padding:.75pt .75pt .75pt .75pt"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom:0cm;margin-bottom:.0001pt;line-height:   normal"&gt;&lt;span style="mso-bidi-font-size:12.0pt;mso-fareast-font-family:&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;   mso-bidi-font-family:&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;"&gt;: 165 cm / 54 kg&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;  &lt;/tr&gt;  &lt;tr style="mso-yfti-irow:7"&gt;   &lt;td style="padding:.75pt .75pt .75pt .75pt"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom:0cm;margin-bottom:.0001pt;line-height:   normal"&gt;&lt;span style="mso-bidi-font-size:12.0pt;mso-fareast-font-family:&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;   mso-bidi-font-family:&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;"&gt;Telepon&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td width="310" style="width:232.2pt;padding:.75pt .75pt .75pt .75pt"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom:0cm;margin-bottom:.0001pt;line-height:   normal"&gt;&lt;span style="mso-bidi-font-size:12.0pt;mso-fareast-font-family:&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;   mso-bidi-font-family:&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;"&gt;: 0852 92 444684&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;  &lt;/tr&gt;  &lt;tr style="mso-yfti-irow:8;mso-yfti-lastrow:yes"&gt;   &lt;td style="padding:.75pt .75pt .75pt .75pt"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom:0cm;margin-bottom:.0001pt;line-height:   normal"&gt;&lt;span style="mso-bidi-font-size:12.0pt;mso-fareast-font-family:&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;   mso-bidi-font-family:&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;"&gt;e-mail&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td width="310" style="width:232.2pt;padding:.75pt .75pt .75pt .75pt"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom:0cm;margin-bottom:.0001pt;line-height:   normal"&gt;&lt;span style="mso-bidi-font-size:12.0pt;mso-fareast-font-family:&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;   mso-bidi-font-family:&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;"&gt;: mantrihewan@gmail.com&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;  &lt;/tr&gt; &lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt; line-height: normal; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;&lt;p&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="mso-margin-top-alt:auto;mso-margin-bottom-alt:auto; line-height:normal"&gt;&lt;b&gt;&lt;br /&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="mso-margin-top-alt:auto;mso-margin-bottom-alt:auto; line-height:normal"&gt;&lt;span style="font-size:12.0pt;font-family:&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; mso-fareast-font-family:&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="mso-margin-top-alt:auto;mso-margin-bottom-alt:auto; line-height:normal"&gt;&lt;span style="font-size:10.0pt;font-family:&amp;quot;Arial&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;; mso-fareast-font-family:&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;"&gt;            &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:12.0pt;font-family:&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; mso-fareast-font-family:&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7799456194835985631-4169349082816440878?l=mantrihewan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mantrihewan.blogspot.com/feeds/4169349082816440878/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://mantrihewan.blogspot.com/2011/05/curiculum-vitae.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7799456194835985631/posts/default/4169349082816440878'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7799456194835985631/posts/default/4169349082816440878'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mantrihewan.blogspot.com/2011/05/curiculum-vitae.html' title='Curiculum Vitae'/><author><name>mantri hewan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01711863933778924396</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/-EelbdX9ZdFM/TkKagZdvxKI/AAAAAAAAAHg/lysR64aRtWE/s220/kebook3.png'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/-K0Q3f_fMXSk/TcUPpOtgcRI/AAAAAAAAAGU/YyqVhFZGeW0/s72-c/DSCI0189%2B-%2BCopy%2B-%2BCopy.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7799456194835985631.post-4055116861894182640</id><published>2011-03-23T16:26:00.000-07:00</published><updated>2011-05-07T02:38:43.569-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='ARTIKEL MANTRI HEWAN'/><title type='text'>Fakultas Kedokteran Hewan : Kebutuhan atau Hanya Trend ???</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/-4FOnCVl5cv0/TYqGDdPKUDI/AAAAAAAAAFg/dHoAwjdGswE/s1600/Foto149.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 240px; height: 320px;" src="http://4.bp.blogspot.com/-4FOnCVl5cv0/TYqGDdPKUDI/AAAAAAAAAFg/dHoAwjdGswE/s320/Foto149.jpg" border="0" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5587425681652469810" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Pertanyaan itu muncul iseng  di otakku karena terlalu banyak orang di negri ini yang belum tahu atau mungkin tidak mengenal dengan yang namanya Fakultas Kedokteran hewan Jangankan orang awam, mahasiswa fakultas kedokteran hewan sendiri kemungkinan besar tidak dapat menjawab dengan benar ada berapa jumlah Universitas yang memiliki fakultas kedokteran hewan di Indonesia?? &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Oke, sebagai pencerahan jawabannya adalah 10 Universitas, dimana 8 universitas tergabung dalam Asosiasi Fakultas Kedokteran Hewan Indonesia (AFKHI) dan 2 Universitas baru membuka program Pendidikan DOkter Hewan Tahun 2011 ini. &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;10 Universitas se-Indonesia yang memiliki Jurusan Kedokteran Hewan (KH) yaitu :&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;1.Universitas Syah Kuala Aceh &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;2.Institut Pertanian Bogor&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;3.Universitas Gadjah Mada Yogyakarta&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;4.Universitas Airlangga, Surabaya&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;5.Universitas Brawijaya Malang&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;6.Universitas Wijaya Kusuma Surabaya&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;7.Universitas Udayana Bali&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;8.Universitas Nusa Tenggara Barat&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;9.Universitas Hassanudin Makasar &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;10Universitas Nusa Cendana Kupang.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Tapi sekarang pertanyaan muncul di otak saya sekarang adalah apakah ini hanya sebuah tren atau sebuah kebutuhan sehingga bermunculan Jurusan kedokteran Hewan di Indonesia (tahun 2011) ini ????? &lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7799456194835985631-4055116861894182640?l=mantrihewan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mantrihewan.blogspot.com/feeds/4055116861894182640/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://mantrihewan.blogspot.com/2011/03/fakultas-kedoktera-hewan-kebutuhan-atau.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7799456194835985631/posts/default/4055116861894182640'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7799456194835985631/posts/default/4055116861894182640'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mantrihewan.blogspot.com/2011/03/fakultas-kedoktera-hewan-kebutuhan-atau.html' title='Fakultas Kedokteran Hewan : Kebutuhan atau Hanya Trend ???'/><author><name>mantri hewan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01711863933778924396</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/-EelbdX9ZdFM/TkKagZdvxKI/AAAAAAAAAHg/lysR64aRtWE/s220/kebook3.png'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/-4FOnCVl5cv0/TYqGDdPKUDI/AAAAAAAAAFg/dHoAwjdGswE/s72-c/Foto149.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7799456194835985631.post-4064347139285014409</id><published>2011-03-21T05:10:00.000-07:00</published><updated>2011-05-07T02:38:43.569-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='ARTIKEL MANTRI HEWAN'/><title type='text'>PERTIMBANGKAN INI SEBELUM  MEMELIHARA HEWAN</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/-fN45Dr1LypM/TYeB9ckAjBI/AAAAAAAAAFY/3fcjNBngLjQ/s1600/zebra1.png"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 128px; height: 128px;" src="http://3.bp.blogspot.com/-fN45Dr1LypM/TYeB9ckAjBI/AAAAAAAAAFY/3fcjNBngLjQ/s400/zebra1.png" border="0" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5586576755415616530" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Sore ini, aku dapat chatting di FBku dari sodaraku Beny yang saat ini bekerja di Depok Jakarta. Dia bertanya "Bagaimana Perawatan untuk Anjing Scottish terrier ya??".&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;seketika itu aku teringat kuliah yang diberikan dosenku tentang Ilmu Perawatan Hewan dan Manajemen Hewan Kesayangan. Sebenarnya sebelum kita merawat atau mengadopsi hewan peliharaan perlu di pertimbangan beberapa hal berikut :&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;1. Apa Tujuan dari memelihara hewan? &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Kita ambil contoh mau memelihara Anjing. Kalau Tujuan kita untuk penjaga rumah maka pilihlah hewan2 yang memiliki performa tangguh dan merupakan anjing penjaga seperti Bull Dog. Seandainya tujuannya untuk memelihara anjing untuk kesenangan dan bisa di ajak bermain maka Scottish Terrier dapat menjadi pilihan.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;2. Seberapa bajet/keuangan kita untuk memelihara hewan?&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Ketika kita memutuskan untuk memelihara hewan tentu pertimbangan biaya utk perawatan, pakan, vaksin dan pengobatan jika hewan sakit merupakan hal mutlak yang perlu dipertimbangkan sebelum memutuskan hewan. kita ambil contoh, Perawatan utk Anjing berjenis Short Hair perawatannya jauh lebih murah dibandingkan Anjing Long Hair.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;3. Sudah siapkah dgn kosekuensi dari memelihara hewan?&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Hewan sama seperti manusia yang membutuhkan kasih sayang dan perhatian. jadi ketika kita mau memelihara hewan maka setidaknya kita harus menyisihkan waktu untuk itu. misalnya waktu utk memberi makan,waktu utk membersihkan kandang atau waktu mengajak hewan anda jalan2.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Jadi minimal 3 hal di atas harus menjadi pertimbangan pendahuluan sebelum kita benar2 memutuskan mengadopsi hewan peliharaan. semoga bermanfaat.&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7799456194835985631-4064347139285014409?l=mantrihewan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mantrihewan.blogspot.com/feeds/4064347139285014409/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://mantrihewan.blogspot.com/2011/03/pertimbangkan-ini-sebelum-memelihara.html#comment-form' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7799456194835985631/posts/default/4064347139285014409'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7799456194835985631/posts/default/4064347139285014409'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mantrihewan.blogspot.com/2011/03/pertimbangkan-ini-sebelum-memelihara.html' title='PERTIMBANGKAN INI SEBELUM  MEMELIHARA HEWAN'/><author><name>mantri hewan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01711863933778924396</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/-EelbdX9ZdFM/TkKagZdvxKI/AAAAAAAAAHg/lysR64aRtWE/s220/kebook3.png'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/-fN45Dr1LypM/TYeB9ckAjBI/AAAAAAAAAFY/3fcjNBngLjQ/s72-c/zebra1.png' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7799456194835985631.post-5861099950977243509</id><published>2011-03-21T05:04:00.000-07:00</published><updated>2011-05-07T02:38:43.569-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='ARTIKEL MANTRI HEWAN'/><title type='text'>Antara A_ZOO dan A_ZUU</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/-FgPMf7pBVNI/TYdCDVfLykI/AAAAAAAAAFQ/JPTjuz8wFYA/s1600/Kebun%2BBinatang%2BGembira%2BLoka.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 400px; height: 300px;" src="http://2.bp.blogspot.com/-FgPMf7pBVNI/TYdCDVfLykI/AAAAAAAAAFQ/JPTjuz8wFYA/s400/Kebun%2BBinatang%2BGembira%2BLoka.jpg" border="0" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5586506487851371074" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Pagi ini saya bangun cukup pagi jam 5 20 dan lansung melaksanakan rutinitas pagi dalam 2 bulan ini yaitu PE KA EL. &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;PE KA EL pada minggu ini dilaksanakan di RPH (Rumah Potong Hewan) milik Pemda DIY yang berlokasi di Giwangan.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Saya mengambil judul antara A_ZOO dan A_ZUU, muncul ketika saya mau berangkat ke RPH tadi pagi karena ada sesuatu yang unik yang berhubungan dgn dunia animal yaitu pas di perempatan lampu merah saya melihat stiker Iklan di sebuah Taksi yang bertuliskan " GEMBIRALOKA ZOO".&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Gembiraloka sebenarnya adalah Zoo atau kebun binatang yang merupakan tempat rekreasi hewan kebanggaan DIY (Daerah Istimewa Yogyakarta). Menurut saya, kebun binatang gembira loka sangat intens dalam mempromosikan "ZOO"-nya kepada publik. Terbukti gembira loka begitu gencar mempromosikan lewat poster di taksi2 dan membuat sebuah webside komersil dengan nama &lt;a href="http://gembiralokazoo.com/"&gt;http://gembiralokazoo.com/.&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Menurut pendapat saya, jarang-jarang kebun binatang giat meng-iklankan kepada masyarakat karena harus kita sadari bahwa media promosi merupakan salahsatu faktor pendukung dalam memasarkan suatu produk termasuk produk jasa berupa kebun binatang sekalipun. mudah2an ini dapat di contoh oleh kebun binatang lainnya di indonesia.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Kemudian "A_ZUU" merupakan plesetan dari "ASU" yang merupakan bahasa jawa berarti ANJING. Kata dosen saya bahwa anjing merupakan hewan yang memiliki tingkat intelejensi yang cukup tinggi selain kuda. Tapi saran  saya janganlah sekali2 anda berkata "AZUU" pada orang jawa karena ntar bisa2 anda dikebiri karena itu merupakan kata2 kasar bagi orang jogakarta dan orang jawa tengah. &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Cuma pertanyaannya sekarang apakah A_zoo = A_zuu??? menurut saya tentu berbeda karena bisa aja A_ZUU merupakan bagian dalam A_ZOO tapi A_ZOO tidak selalu ada A_ZUU di dalamnya. Rumit bukan??&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Bicara rumit, di Indonesia ini birokrasi dan cara berpikir orangnya  sangat rumit. Hal itu disampaikan drh Supri Yanto bahwa "Terlalu Rumit masyarakat negara ini,sebagai contoh disaat di ajak untuk hal2 yang baik justru berpikir negatif dan menolak". &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Dokter Supri yanto yang merupakan kepala teknis di RPH PEMDA DIY dan mantan asisten &lt;a href="http://anatomi.fkh.ugm.ac.id/"&gt;Anatomi FKH UGM&lt;/a&gt; , adalah orang yang memiliki jiwa motivator dan tidak pelit berbagi ilmu serta pengalamannya. Banyak ilmu yang saya dapatkan hari ini, mulai dari ilmu tentang pemotongan hewan yang benar dan memenuhi higienitas sampai membandingkan RPH di Australia dengan RPH di Indonesia. Kesimpulan yang saya dapat dari pertemuan dgn drh supri yanto yaitu ternyata dalam sebuah Rumah Potong Hewan kedispilinan,Kebersihan dan sanitasi Ante Morten ataupun Post Morten merupakan hal utama yang sangat penting diperhatikan dalam rangka menyajikan daging yang higien dan halal bagi konsumen. &lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7799456194835985631-5861099950977243509?l=mantrihewan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mantrihewan.blogspot.com/feeds/5861099950977243509/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://mantrihewan.blogspot.com/2011/03/antara-azoo-dan-azuu.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7799456194835985631/posts/default/5861099950977243509'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7799456194835985631/posts/default/5861099950977243509'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mantrihewan.blogspot.com/2011/03/antara-azoo-dan-azuu.html' title='Antara A_ZOO dan A_ZUU'/><author><name>mantri hewan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01711863933778924396</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/-EelbdX9ZdFM/TkKagZdvxKI/AAAAAAAAAHg/lysR64aRtWE/s220/kebook3.png'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/-FgPMf7pBVNI/TYdCDVfLykI/AAAAAAAAAFQ/JPTjuz8wFYA/s72-c/Kebun%2BBinatang%2BGembira%2BLoka.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7799456194835985631.post-3042662903589194166</id><published>2011-03-15T08:00:00.000-07:00</published><updated>2011-05-07T02:38:43.569-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='ARTIKEL MANTRI HEWAN'/><title type='text'>Ilmu Praktek  Itu Lebih "Nyantol"</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;PKL kedinasan merupakan salahsatu Praktek Kerja Lapangan yang ku lalui sampai akhir April 2011 ini. PKL ku yaitu : Pig Farm - UP2KH UGM - Jatmiko Farm (Broiler Farm) - Kedinasan DIY - RPH DIY - BBVET deptan di wates - Sapi Perah Sumedang - BIB Sumedang  - Tomblo Ati Stable di salatiga.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Dalam PKL kedinasan dilaksanakan pada Balaikota DIY dan pada Hari ini aku dan kelompok PKL "Mantap Jaya"  jadwalnya di Poliklinik &lt;span class="Apple-style-span" &gt;Hewan  Giwangan yang terdiri dari 4 dpkter hewan yaitu  &lt;span class="Apple-style-span" &gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="line-height: 17px; "&gt;drh Aladria, drh Dewi Rina Sari, drh Siti Nurhayati dan drh. S. Esmanto. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Jam 6.30 pagi aku udah stan by di pintu masuk Kampus FKH UGM dan disana sudah  ada Taruno,Edly, Hanif, Any, Asna, Yuki dan Gilang. Akhirnya kami ber-8 berangkat ke Poliklinik Keswan DIY karena Bayu sudah duluan kesana dan Om Rudi agak telat karena baru mandi katanya.hahahahahaha&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Jam 7.10 kami sampai di Poliklinik Keswan DIY, di poliklinik ternyata hari ini akan dilakukan vaksinasi ND pada Unggas (dengan pasien mayoritas adalah Ayam Bangkok) karena di Poliklinik DIY memang rutin mengadakan vaksinasi setiap hari selasa di antara jam 8 - 12 siang. &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Aku sungguh menikmati kegiatan PKL ku di Poliklinik .Banyak ilmu yang kudapatkan selama PKL hari ini di antaranya : &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;1. Vaksinasi Unggas &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Vaksinasi ND pada Unggas dilakukan secara tetes mata untuk unggas yang berumur kurang dari 3 bulan dgn dosis 1 tetes dan di ulang minimal 1 bulan sekali. Sedangkan untuk unggas yang berumur di atas 3 bulan di vaksin dgn cara Intra Musculus dgn dosis 0,5 ml.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;2. Kasus Infeksi Urinasi Pada kucing.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Dari Pengamatan dan praktek yang ku lakukan di poliklinik, Penanganan kasus utk kucing yang mengalami Infeksi Saluran kencing harus dilakukan infus secara intra vena pada vena saphena. &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;3. Kasus Gangguan Nafsu Makan pada Kambing PE&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Penanganan kasus PE merupakan kasus pertama yang ku amati dan ku lakukan selama kuliah di FKH UGM dan ini memang pengalaman yang sangat berharga. &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Sebelum dilakukan tindakan medis sebelumnya Pemilik hewan di tanyakan dulu utk mendapatkan Informasi riwayat penyakit pada hewan ternakya (Anamesa). Sebagai contoh tanyakan "Kejadiannya Kapan pak","Pakannya yang diberikan apa?" "Omborannya dmn?" "Kapan terakhir kambing di Vaksin atau diberi obat cacing?" dll. Berdasarkan Pengamatan dilapangan , diagnosa dokter hewan yaitu kambing mengalami kembung stadium awal di tandai dgn nafsu makan kurang, ketika diraba pada bagian lambung terasa seperti "Balon" dan Performa kambing tidak berdiri gagah dan lemas. Untuk Pengobatannya &lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: georgia; line-height: 17px; font-size: small; "&gt;drh. S. Esmanto &lt;/span&gt;memberikan Diphenhidramine HCL 10mg  + B1 + B Komplex dengan dosis masing-masing 3 ml. Berdasarkan informasi dari &lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: georgia; line-height: 17px; font-size: small; "&gt;drh. S. Esmanto&lt;/span&gt; bahwa Diphenhidramine HCL berfungsi utk Memulihkan keseimbangan asam lambung , B1 berfungsi utk penguat otot perut hewan, B12 untuk memperbaiki nafsu makan kambing. &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;sebenarnya masih banyak kegiatan yang dilakukan di Poliklinik DIY seperti Grooming kucing, Penanganan kasus Liver pada ayam bangkok yang over dosis obat cacing. Sungguh pengalaman yang berharga  di UPT Poliklinik DIY.  &lt;/div&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7799456194835985631-3042662903589194166?l=mantrihewan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mantrihewan.blogspot.com/feeds/3042662903589194166/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://mantrihewan.blogspot.com/2011/03/ilmu-praktek-itu-lebih-nyantol.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7799456194835985631/posts/default/3042662903589194166'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7799456194835985631/posts/default/3042662903589194166'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mantrihewan.blogspot.com/2011/03/ilmu-praktek-itu-lebih-nyantol.html' title='Ilmu Praktek  Itu Lebih &quot;Nyantol&quot;'/><author><name>mantri hewan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01711863933778924396</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/-EelbdX9ZdFM/TkKagZdvxKI/AAAAAAAAAHg/lysR64aRtWE/s220/kebook3.png'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7799456194835985631.post-2538741366777666585</id><published>2011-03-14T11:03:00.001-07:00</published><updated>2011-05-07T02:38:43.570-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='ARTIKEL MANTRI HEWAN'/><title type='text'>Antara Kuda Bunting dan Ngantuk</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/-cG4XV1RT_vM/TX5cu3bP1uI/AAAAAAAAAFI/VMmHse5zkiw/s1600/kudabunting.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 326px; height: 280px;" src="http://3.bp.blogspot.com/-cG4XV1RT_vM/TX5cu3bP1uI/AAAAAAAAAFI/VMmHse5zkiw/s400/kudabunting.jpg" border="0" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5584002548207965922" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Mata rasanya mulai ngantuk dan badan lemas karena jam menunjukan jam 1.22 pagi!!! .... daripada "ga goyang" ane nyari2 data dari internet tentang "KUDA BUNTING" untuk Inspirasi Tugas Akhir Ane  tentang Manajemen Pakan pada Kuda Bunting.&lt;div&gt;Setelah minta pencerahan dgn &lt;a href="http://google.com/"&gt;Mbah Google&lt;/a&gt; dapatlah link tentang "KUDA BUNTING" antaranya :&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;a href="http://webcache.googleusercontent.com/search?q=cache:sZcaWHHiBBAJ:blog.unila.ac.id/arifqisthon/files/2010/05/KUDA.ppt+%22kuda+bunting%22&amp;amp;hl=id&amp;amp;gl=id"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" &gt;1. Ilmu tentang Kuda secara Umum&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;a href="http://forum-sandalwood.web.id/drupal/node/30"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" &gt;2. Merawat Kuda Bunting&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;a href="http://duniaveteriner.com/2009/04/cara-merawat-kuda-bunting-menyiapkan-kelahiran-dan-perawatan-anak-kuda/print"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" &gt;3. Perawatan Kuda&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;a href="http://icon-agry.blogspot.com/2009/10/info-teknis-pemeliharaan-kuda.html"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" &gt;4. Teknik Perawatan Kuda&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span class="Apple-style-span" &gt;&lt;a href="http://swatani.co.id/artikel/7/109/Ternak-Kuda-Pacu-Peluang-yang-Menjanjikan.html"&gt;5. Ternak kuda yg Menjanjikan&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;a href="http://forum-sandalwood.web.id/drupal/node/10"&gt;6. Tips Merawat Kuda&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt; &lt;/div&gt;&lt;div&gt;Lumayanlah utk nambah2 pengetahuan seputar kuda walaupun sebenarnya aq terus belajar tentang kuda khususnya tentang kuda bunting dan kalau ada di antara sodara2 yg punya info atau buku seputar perawatan kuda khususnya kuda bunting saya makasih bgt nih. zzzzzzzzzzzzzzZZZZZZZZzzzzzzzzzzzz berhubung dah ngantuk tidur dulu yo.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7799456194835985631-2538741366777666585?l=mantrihewan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mantrihewan.blogspot.com/feeds/2538741366777666585/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://mantrihewan.blogspot.com/2011/03/antara-kuda-bunting-dan-ngantuk.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7799456194835985631/posts/default/2538741366777666585'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7799456194835985631/posts/default/2538741366777666585'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mantrihewan.blogspot.com/2011/03/antara-kuda-bunting-dan-ngantuk.html' title='Antara Kuda Bunting dan Ngantuk'/><author><name>mantri hewan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01711863933778924396</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/-EelbdX9ZdFM/TkKagZdvxKI/AAAAAAAAAHg/lysR64aRtWE/s220/kebook3.png'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/-cG4XV1RT_vM/TX5cu3bP1uI/AAAAAAAAAFI/VMmHse5zkiw/s72-c/kudabunting.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7799456194835985631.post-5496932728097791264</id><published>2011-03-14T09:59:00.000-07:00</published><updated>2011-05-07T02:38:43.570-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='ARTIKEL MANTRI HEWAN'/><title type='text'>Kejadian Luar Biasa (KLB) untuk Leptospirosis</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/-zrtRNLqaEpY/TX5L1x0MRQI/AAAAAAAAAFA/0Z87aq0-gaI/s1600/images.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 277px; height: 182px;" src="http://4.bp.blogspot.com/-zrtRNLqaEpY/TX5L1x0MRQI/AAAAAAAAAFA/0Z87aq0-gaI/s400/images.jpg" border="0" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5583983975263388930" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Wabah laptospirosis di Daerah Istimewa Yogyakarta kian mengkhawatirkan. Setelah Kabupaten Bantul menyatakan leptospiroris sebagai kejadian luar biasa (KLB) dengan korban jiwa hingga 17 orang lebih dalam kurun waktu 2009 hingga 2011, kini Kota Yogyakarta juga terancam wabah leptospirosis.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Sedikitnya 7 kecamatan dari 14 kecamatan yang ada di kota Yogyakarta.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;“Tujuh Kecamatan di Kota Yogyakarta merupakan daerah yang berbatasan dengan Kabupaten Bantul dan Kabupaten Sleman yang punya kasus leptospirosis cukup tinggi,” kata Kepala Bidang Pertanian Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan Pertanian (Disperindagkoptan) Kota Yogyakarta, Ir Beni Nurhantoro, Selasa, 22 Februari 2011.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Menurut dia, tujuh kecamatan di Kota Yogyakarta yang siaga terhadap  leptospirosis adalah kecamatan Gondokusuman, Tegalrejo, Wirobrajan, Mantrijeron, Umbulharjo, Kotagede dan Ngampilan.&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Leptospirosis adalah penyakit infeksi akut yang dapat menyerang manusia maupun hewan yang disebabkan yang disebabkan oleh infeksi bakteri Leptospira berbentuk spiral yang patogen dan digolongkan sebagai zoonosis. Bakteri ini dapat hidup di air tawar selama lebih kurang 1 bulan. Tetapi dalam air laut, selokan dan air kemih yang tidak diencerkan akan cepat mati. Leptospira iecterohaemorrhagiae adalah salah satu tipe yang berbahaya. Tak ada perawatan yang cukup tangguh untuk mengobati, jika terlanjur mengalami komplikasi.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Gejala&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Pada stadium ringan penyakit ini mirip flu. Gejala umum seperti demam tinggi, menggigil, sakit kepala, lesu. penderita terkadang juga muntah, mengalami radang mata dan rasa nyeri di betis dan punggung. Gejala umumnya terjadi selama seminggu.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Pengobatan&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Antibiotik seperti enicillin G, amoxicillin, ampicillin, erythromycin, tetracycline, doxycycline dan cephalosporins efektif untuk mengobati leptospirosis.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Beberapa obat atau penyakit yang mungkin berhubungan adalah sebagai berikut: Batuk,  Campak Jerman (Rubella),  Radang Tenggorokan,  Ovarium Hypofunction,  Neurosyphillis.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Inspirasi dari :&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;a href="http://www.infeksi.com/articles.php?lng=in&amp;amp;pg=45"&gt;Infeksi.com&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;a href="http://medicastore.com/penyakit/190/Leptospirosis.html"&gt;Info Penyakit &amp;amp; Obat&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;a href="http://us.nasional.vivanews.com/news/read/205988-kota-yogya-rawan-penyakit-kotoran-tikus"&gt;Vivanews&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;a href="http://webcache.googleusercontent.com/search?q=cache:VtlDBAt64PUJ:www.mhcs.health.nsw.gov.au/publication_pdfs/7140/DOH-7140-IND.pdf+leptospirosis+adalah&amp;amp;hl=id&amp;amp;gl=id"&gt;Apa itu Leptospirosis&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7799456194835985631-5496932728097791264?l=mantrihewan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mantrihewan.blogspot.com/feeds/5496932728097791264/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://mantrihewan.blogspot.com/2011/03/kejadian-luar-biasa-klb-untuk.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7799456194835985631/posts/default/5496932728097791264'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7799456194835985631/posts/default/5496932728097791264'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mantrihewan.blogspot.com/2011/03/kejadian-luar-biasa-klb-untuk.html' title='Kejadian Luar Biasa (KLB) untuk Leptospirosis'/><author><name>mantri hewan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01711863933778924396</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/-EelbdX9ZdFM/TkKagZdvxKI/AAAAAAAAAHg/lysR64aRtWE/s220/kebook3.png'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/-zrtRNLqaEpY/TX5L1x0MRQI/AAAAAAAAAFA/0Z87aq0-gaI/s72-c/images.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7799456194835985631.post-3024437185423659566</id><published>2010-08-20T09:51:00.000-07:00</published><updated>2011-05-07T02:38:43.570-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='ARTIKEL MANTRI HEWAN'/><title type='text'>Lowongan Supervisor Breding Farm  PT CHAROEN POKGPHAN INDONESIA Tbk.</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_2oXkUlBd05g/TG6y6TPktVI/AAAAAAAAAEo/aQH6v1WVY7c/s1600/15zsi2v.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 303px; height: 400px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_2oXkUlBd05g/TG6y6TPktVI/AAAAAAAAAEo/aQH6v1WVY7c/s400/15zsi2v.jpg" border="0" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5507536108988446034" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7799456194835985631-3024437185423659566?l=mantrihewan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mantrihewan.blogspot.com/feeds/3024437185423659566/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://mantrihewan.blogspot.com/2010/08/lowongan-supervisor-breding-farm-pt.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7799456194835985631/posts/default/3024437185423659566'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7799456194835985631/posts/default/3024437185423659566'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mantrihewan.blogspot.com/2010/08/lowongan-supervisor-breding-farm-pt.html' title='Lowongan Supervisor Breding Farm  PT CHAROEN POKGPHAN INDONESIA Tbk.'/><author><name>mantri hewan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01711863933778924396</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/-EelbdX9ZdFM/TkKagZdvxKI/AAAAAAAAAHg/lysR64aRtWE/s220/kebook3.png'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_2oXkUlBd05g/TG6y6TPktVI/AAAAAAAAAEo/aQH6v1WVY7c/s72-c/15zsi2v.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7799456194835985631.post-7022535717608068984</id><published>2010-07-21T04:09:00.000-07:00</published><updated>2011-05-07T02:38:43.570-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='ARTIKEL MANTRI HEWAN'/><title type='text'>Lowongan di Medion</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_2oXkUlBd05g/TEbVrZidD0I/AAAAAAAAAEg/MWhGhjEOuLw/s1600/161f1xz.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 282px; height: 400px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_2oXkUlBd05g/TEbVrZidD0I/AAAAAAAAAEg/MWhGhjEOuLw/s400/161f1xz.jpg" border="0" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5496315336818757442" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7799456194835985631-7022535717608068984?l=mantrihewan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mantrihewan.blogspot.com/feeds/7022535717608068984/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://mantrihewan.blogspot.com/2010/07/lowongan-di-medion.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7799456194835985631/posts/default/7022535717608068984'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7799456194835985631/posts/default/7022535717608068984'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mantrihewan.blogspot.com/2010/07/lowongan-di-medion.html' title='Lowongan di Medion'/><author><name>mantri hewan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01711863933778924396</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/-EelbdX9ZdFM/TkKagZdvxKI/AAAAAAAAAHg/lysR64aRtWE/s220/kebook3.png'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_2oXkUlBd05g/TEbVrZidD0I/AAAAAAAAAEg/MWhGhjEOuLw/s72-c/161f1xz.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7799456194835985631.post-9063360750116852880</id><published>2010-07-21T04:07:00.000-07:00</published><updated>2011-05-07T02:38:43.571-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='ARTIKEL MANTRI HEWAN'/><title type='text'>Lowongan di FAPET UGM</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_2oXkUlBd05g/TEbVNXzL9uI/AAAAAAAAAEY/jnCiaNFQb8Q/s1600/lowker.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 323px; height: 400px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_2oXkUlBd05g/TEbVNXzL9uI/AAAAAAAAAEY/jnCiaNFQb8Q/s400/lowker.jpg" border="0" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5496314820955993826" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7799456194835985631-9063360750116852880?l=mantrihewan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mantrihewan.blogspot.com/feeds/9063360750116852880/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://mantrihewan.blogspot.com/2010/07/lowongan-di-fapet-ugm.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7799456194835985631/posts/default/9063360750116852880'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7799456194835985631/posts/default/9063360750116852880'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mantrihewan.blogspot.com/2010/07/lowongan-di-fapet-ugm.html' title='Lowongan di FAPET UGM'/><author><name>mantri hewan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01711863933778924396</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/-EelbdX9ZdFM/TkKagZdvxKI/AAAAAAAAAHg/lysR64aRtWE/s220/kebook3.png'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_2oXkUlBd05g/TEbVNXzL9uI/AAAAAAAAAEY/jnCiaNFQb8Q/s72-c/lowker.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7799456194835985631.post-5348310973892728301</id><published>2010-07-21T03:57:00.000-07:00</published><updated>2011-05-07T02:38:43.571-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='ARTIKEL MANTRI HEWAN'/><title type='text'>Kesempatan Berkarir</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_2oXkUlBd05g/TEbTVnIguGI/AAAAAAAAAEI/Ok2taBDtM4c/s1600/lowongan-ilustrasi-150x150.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 150px; height: 150px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_2oXkUlBd05g/TEbTVnIguGI/AAAAAAAAAEI/Ok2taBDtM4c/s320/lowongan-ilustrasi-150x150.jpg" border="0" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5496312763487664226" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-style-span"   style="  font-weight: 800; font-family:Arial, Helvetica, sans-serif;font-size:12px;"&gt;&lt;p   style="width: 450px; height: auto; text-align: justify;  line-height: 16px;  color: rgb(51, 51, 51); margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; padding-top: 0px; padding-right: 16px; padding-bottom: 20px; padding-left: 39px; font-family:Arial, Helvetica, sans-serif;font-size:12px;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: rgb(0, 0, 0); line-height: normal; "&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p   style="width: 450px; height: auto; text-align: justify;  line-height: 16px;  color: rgb(51, 51, 51); margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; padding-top: 0px; padding-right: 16px; padding-bottom: 20px; padding-left: 39px; font-family:Arial, Helvetica, sans-serif;font-size:12px;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: rgb(0, 0, 0); line-height: normal; "&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p   style="width: 450px; height: auto; text-align: justify;  line-height: 16px;  color: rgb(51, 51, 51); margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; padding-top: 0px; padding-right: 16px; padding-bottom: 20px; padding-left: 39px; font-family:Arial, Helvetica, sans-serif;font-size:12px;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: rgb(0, 0, 0); line-height: normal; "&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="width: 450px; height: auto; text-align: justify; font-size: 12px; line-height: 16px; font-family: Arial, Helvetica, sans-serif; color: rgb(51, 51, 51); margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; padding-top: 0px; padding-right: 16px; padding-bottom: 20px; padding-left: 39px; "&gt;Sebuah PMA yang bergerak di bidang pakan ternak membutuhkan segera beberapa tenaga profesional muda yang dinamis dan qualified untuk menempati posisi Petugas Pengawas Lapangan (PPL) dan Technical Sales Staff (TSS). Persyaratan :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;ol style="clear: both; font-family: Arial, Helvetica, sans-serif; font-size: 12px; color: rgb(51, 51, 51); line-height: 16px; text-align: justify; margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; padding-top: 5px; padding-right: 25px; padding-bottom: 16px; padding-left: 70px; "&gt;&lt;li style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif; font-size: 12px; clear: both; line-height: 16px; color: rgb(51, 51, 51); margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; padding-top: 4px; padding-right: 0px; padding-bottom: 2px; padding-left: 0px; "&gt;Pria max 30 tahun&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;li style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif; font-size: 12px; clear: both; line-height: 16px; color: rgb(51, 51, 51); margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; padding-top: 4px; padding-right: 0px; padding-bottom: 2px; padding-left: 0px; "&gt;Pendidikan minimal S1 Peternakan/Kedokteran Hewan&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;li style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif; font-size: 12px; clear: both; line-height: 16px; color: rgb(51, 51, 51); margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; padding-top: 4px; padding-right: 0px; padding-bottom: 2px; padding-left: 0px; "&gt;Mengerti tentang perunggasan/Proses Feedmill&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;li style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif; font-size: 12px; clear: both; line-height: 16px; color: rgb(51, 51, 51); margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; padding-top: 4px; padding-right: 0px; padding-bottom: 2px; padding-left: 0px; "&gt;Bersedia ditempatkan diseluruh area kerja PT. Cheil Jedang Superfeed&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/ol&gt;&lt;p style="width: 450px; height: auto; text-align: justify; font-size: 12px; line-height: 16px; font-family: Arial, Helvetica, sans-serif; color: rgb(51, 51, 51); margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; padding-top: 0px; padding-right: 16px; padding-bottom: 20px; padding-left: 39px; "&gt;Cantumkan kode pekerjaan yang dilamar di sudut kiri atas amplop ke alamat :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cheil Jedang Superfeed&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jl. Lanud Gorda. Desa Julang, Kec, Cikande Kab. Serang-Banten 42186&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;NB. Lamaran diterima paling lambat tgl 27 Juli 2010 (Kolektif di kampus FAPET UGM). Proses seleksi akan dilaksanakan di kampus Fapet UGM tanggal 29 Juli 2010 Jam 8.00 WIB &lt;/p&gt;&lt;/span&gt;&lt;p&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;/p&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7799456194835985631-5348310973892728301?l=mantrihewan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mantrihewan.blogspot.com/feeds/5348310973892728301/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://mantrihewan.blogspot.com/2010/07/kesempatan-berkarir.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7799456194835985631/posts/default/5348310973892728301'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7799456194835985631/posts/default/5348310973892728301'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mantrihewan.blogspot.com/2010/07/kesempatan-berkarir.html' title='Kesempatan Berkarir'/><author><name>mantri hewan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01711863933778924396</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/-EelbdX9ZdFM/TkKagZdvxKI/AAAAAAAAAHg/lysR64aRtWE/s220/kebook3.png'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_2oXkUlBd05g/TEbTVnIguGI/AAAAAAAAAEI/Ok2taBDtM4c/s72-c/lowongan-ilustrasi-150x150.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7799456194835985631.post-6361428999386730620</id><published>2010-07-06T17:12:00.000-07:00</published><updated>2011-05-07T02:38:43.571-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='ARTIKEL MANTRI HEWAN'/><title type='text'>ABORTUS KARENA JAMUR PADA SAPI</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Disgenesis reproduksi meliputi kegagalan reproduksi tanpa memandang penyebabnya maupun periode kebuntingan sewaktu terjadi kehilangan konseptus. Kehilangan konseptus yang terjadi sejak pembuahan sel telur sampai diferensiasi embrional (-/+ 45 hari) disebut kematian embrional. Kehilangan konseptus yang terjadi selama periode foetal yaitu dari saat diferensiasi sampai kelahiran, dibagi atas abortus dan kelahiran prematur. Abortus atau keluron adalah kematian fetus sebelum akhir masa kebuntingan dengan fetus yang belum sanggup hidup, sedangkan kelahiran prematur adalah pengeluaran fetus sebelum akhir masa kebuntingan dengan fetus yang sanggup hidup sendiri di luar tubuh induk.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Hampir semua abortus mikotik pada sapi disebabkan oleh dua kelompok jamur.diperkirakan 60 sampai 80 persen disebabkan oleh Aspergillus spp dan kebanyakan adalah Aspergillus fumigatus. Jenis Mucorales bertanggung jawab atas keguguran mikotik selebihnya. Kejadian abortus mikotik bervariasi dari 0,5 sampai 16 persen dari semua abortus pada sapi.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Aspergillus terdapat dimana-mana dan umumnya bersifat saprofit. Jamur memasuki tubuh hewan melalui pernapasan dan makanan. Spora jamur kemudian dibawa ke plasenta melalui aliran darah dari laesio lain pada saluran pencernaan. Hasil penularan ini secara gradual menyebabkan plasentitis, hambatan pemberian makanan pada saluran fetus, kematian fetus dan abortus dalam waktu beberapa Minggu atau beberapa bulan kemudian. Kebanyakan abortus terjadi pada bulan kelima sampai ketujuh masa kebuntingan, tetapi dapat berlangsung dari bulan keempat sampai waktu partus. Fetus umumnya dikeluarkan dalam keadaan mati, tetapi pada beberapa kasus terjadi kelahiran prematur atau fetus lahir pada waktunya dalam keadaan hidup tapi lemah dan mati segera sesudah lahir.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Abortus mikotik umumnya ditandai oleh perubahan-perubahan nyata pada selaput fetus, tapi lebih nyata daripada perubahan-perubahan abortus karena brusellosis dan vibriosis. Chorion tebal, oedematus, seperti kulit dan neurotik. Laesio utama terdapat pada plasentoma. Karunkel dan kotiledon sangat membesar, membengkak, oedematus dan nekrotik.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Kotiledon yang nekrotik memperlihatkan suatu pusat yang kelabu suram dikelilingi oleh daerah hemoragika dan bertaut erat dengan khorion yang nekrotik. Di dalam ruang utero khorion umumnya terdapat cairan kemerah-merahan dengan kepingan-kepingan nanah. Jamur menyebar melalui selaput fetus ke dalam cairan foetal. Foetus dapat tampak normal atau, pada 30 persen kasus jamur dapat bertumbuh pada kulit dalam bentuk bercak-bercak seperti pada ichtyosis congenital atau ringworm. Cairan serosa berwarna jerami dapat ditemukan pada jaringan foetal atau rongga tubuhnya. Jamur dapat diisolasi dari isi lambung, dari chorion, atau kotiledon plasenta yang terserang. Penyembuhan pada kasus yang parah cukup lambat dan tertunda atau dapat diikuti oleh kemajiran permanen.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Diagnosa dikuatkan oleh pemeriksaan mikroskopik terhadap jamur dari plasenta atau foetus, pemeriksaan histopatologik terhadap jaringan plasental atau foetal dan oleh kultur pada media buatan.&lt;br /&gt;sumber dari : &lt;a href="http://vet-indo.com"&gt;v-net.com&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7799456194835985631-6361428999386730620?l=mantrihewan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mantrihewan.blogspot.com/feeds/6361428999386730620/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://mantrihewan.blogspot.com/2010/07/abortus-karena-jamur-pada-sapi.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7799456194835985631/posts/default/6361428999386730620'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7799456194835985631/posts/default/6361428999386730620'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mantrihewan.blogspot.com/2010/07/abortus-karena-jamur-pada-sapi.html' title='ABORTUS KARENA JAMUR PADA SAPI'/><author><name>mantri hewan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01711863933778924396</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/-EelbdX9ZdFM/TkKagZdvxKI/AAAAAAAAAHg/lysR64aRtWE/s220/kebook3.png'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7799456194835985631.post-2561277127390196292</id><published>2010-07-01T20:37:00.000-07:00</published><updated>2011-05-07T02:38:43.572-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='ARTIKEL MANTRI HEWAN'/><title type='text'>ARTI AKREDITASI BAGI UGM</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_2oXkUlBd05g/TC1lMMGYQKI/AAAAAAAAAEA/a5-r84Vpsm4/s1600/banpt.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 186px; height: 148px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_2oXkUlBd05g/TC1lMMGYQKI/AAAAAAAAAEA/a5-r84Vpsm4/s320/banpt.jpg" border="0" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5489154780915318946" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;blockquote&gt;SWASTA ATAU NEGERI SAMA SAJA : YG PENTING AKREDITASINYA BAGUS&lt;blockquote&gt;&lt;/blockquote&gt;&lt;/blockquote&gt;&lt;blockquote&gt;&lt;/blockquote&gt;kemaren dpt sms dari saiful, yg bilang besok jam 7 45 pagi akan ada pertemuan dgn &lt;a href="http://ban-pt.depdiknas.go.id/index.php?lang=in"&gt;BAN (Badan Akreditasi Nasional) Perguruan Tinggi Negeri&lt;/a&gt; di ruang Elisa Sekip DKH UGM.&lt;span class="fullpost"&gt;Uhm....tadi pagi, jam 7 bangun trus mandi,jgn lupa gosok gigi karena sesuai dgn pesan dokter gigi bahwa usahakan gosok gigi krn ada banyak sumber penyakit yg bersumber dr mikroorganisme yang ada di gigi (wew..koq ngomongin kesehatan gigi y? ho ho ho).&lt;br /&gt;skip-skip- abis beres2 aq lansung menuju ke TKP yaitu di gedung &lt;a href="http://d3keswan.fkh.ugm.ac.id/"&gt;Diploma 3 Kes-Wan UGM&lt;/a&gt; tercinta tepatnya di ruang elisa.&lt;br /&gt;pas di dlm ruangan elisa, wew keren bgt coy..soale ac-nya lengkap trus ada LCD gede gitu, sampe Drh Haris Biokim guyon bilang "kayak nonton Bioskop 21 yo.." hehehe benar jg dok.&lt;br /&gt;ternyata sebelum  tanya jawab dengan 2 orang prof dari BAN PT kita dikasih tip and trik oleh drh. haris purwanto (kepala akademik d3 fkh) dan drh.agung budyanto  kalo kami mahasiswa ga usah takut ntar di tanyain sama accesor paling2 di tanyain seputar : apakah mahasiswa tau visi dan misi &lt;a href="http://fkh.ugm.ac.id/"&gt;FKH UGM&lt;/a&gt; dan Fasilitas apa saja yang diberikan kampus terhadap mahasiswa?? trus tentang UKM-UKM yang ada di FKH dan sejauh mana pemahaman kita tentang itu.&lt;br /&gt;Sebelumnya aku mau kasih tau, apa sih gunanya Sebuah Akreditasi bagi sebuah perguruan tinggi?? setelah aku amati dari penerangan dosen2 FKH UGM bahwa akreditasi sangat berpengaruh untuk kita melamar kerja atau melanjutkan kuliah, begini rangkumannya :&lt;br /&gt;a. Suatu Perguruan tinggi yang memiliki akreditasi A, alumninya dapat melamar ke istansi pemerintahan (PNS) dengan IPK minimal 2,75&lt;br /&gt;b. Untuk Perguruan Tinggi yang Akresitas B, Alumninya dapat melamar ke Instansi pemerintah (PNS) dengan IPK minimal 3,00&lt;br /&gt;c. Untuk Perguruan tinggi yang nilai Akreditasinya C, tidak dapat atau kecil kemungkinan untuk di terima di instansi pemerintahan.&lt;br /&gt;d. Untuk perguruan tinggi yang Akreditasinya D kebawah, alumninya tidak dapat melanjutkan atau sulit melanjutkan Ke jenjang s2 atau s3 nantinya.&lt;br /&gt;Ketika 2  tim accesor masuk ke ruangan elisa fkh ugm. nah kebetulan pas tim dari BAN PT masuk dan mulai tanya jawab alhamdulilah saya dapat menjawab 3 pertanyaan :&lt;br /&gt;1. Siapa yg menerima Beasiswa ?? dan bagaimana tanggapan anda tentang beasiswa yang di berikan&lt;a href="http://ugm.ac.id/"&gt; UGM&lt;/a&gt; tersebut???&lt;br /&gt;2. Mengenai Asuransi Kesehatan GMC, sejauh mana manfaat yang ada rasakan dan jelaskan???&lt;br /&gt;3. Mengenai pembelajaran dan praktikum, apakah saja fasilitas yang berikan kampus dan adakah jaminan keselamatan kerja ketika praktikum ??&lt;br /&gt;Setelah sesi tanya jawab lansung dengan tim accesor BAN PT berakhir akhirnya kita maem kue parsley dan segelas AQUA....uhm nikmatnya dan mudah2an akreditasi untuk DKH UGM minimal B dan kalau bisa A. amin&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7799456194835985631-2561277127390196292?l=mantrihewan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mantrihewan.blogspot.com/feeds/2561277127390196292/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://mantrihewan.blogspot.com/2010/07/arti-akreditasi-bagi-p-t.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7799456194835985631/posts/default/2561277127390196292'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7799456194835985631/posts/default/2561277127390196292'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mantrihewan.blogspot.com/2010/07/arti-akreditasi-bagi-p-t.html' title='ARTI AKREDITASI BAGI UGM'/><author><name>mantri hewan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01711863933778924396</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/-EelbdX9ZdFM/TkKagZdvxKI/AAAAAAAAAHg/lysR64aRtWE/s220/kebook3.png'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_2oXkUlBd05g/TC1lMMGYQKI/AAAAAAAAAEA/a5-r84Vpsm4/s72-c/banpt.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7799456194835985631.post-1798612495399698550</id><published>2010-05-11T02:28:00.000-07:00</published><updated>2011-05-07T02:38:43.573-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='ARTIKEL MANTRI HEWAN'/><title type='text'>DAMPAK PENGGUNAAN DDT (Dichloro-diphenyl-trichloroethan) SEBAGAI PESTISIDA</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;DAMPAK PENGGUNAAN DDT (Dichloro-diphenyl-trichloroethan) SEBAGAI PESTISIDA&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;A.    Pendahuluan&lt;br /&gt;1.    Latar Belakang Masalah&lt;br /&gt;Kajian tentang implikasi Undang-Undang No. 32 Tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup terhadap kondisi kesehatan lingkungan belum banyak dilakukan. Kebanyakan kajian implikasi UU ini dilakukan hanya pada persoalan migas dan sumber daya alam (kajian ekonomi sumber daya) dan kajian ilmu lingkungan itu sendiri .&lt;br /&gt;Salah satu masalah lingkungan hidup yang berkaitan dengan farmakologi adalah penggunaan pestisida. Tidak bisa dipungkiri bahwa pestisida adalah salah satu hasil teknologi modern dan mempunyai peranan penting dalam meningkatkan kesejahteraan rakyat. Pestisida merupakan zat kimia serta jasad renik dan virus yang digunakan membunuh hama dan penyakit. Penggunaannya meliputi sektor perikanan, perkebunan dan pertanian tanaman pangan yang menangani komoditi padi, palawija, dan hortikultura (sayuran, buah-buahan dan tanaman hias ).&lt;br /&gt;Sebagian besar petani masih menggunakan pestisida karena kemampuannya untuk memberantas hama sangat efektif. Bahkan, penggunaan pestisida di Indonesia dari tahun ke tahun terus meningkat. Menurut Atmawijaya, pada tahun 1985 diperkirakan menggunakan 10.000 ton pestisida, pada tahun 1991 meningkat menjadi 600.000 ton. Jumlah ini mencapai 5 % konsumsi dunia .&lt;br /&gt;Praktek pengendalian hama menggunakan insektisida organik sintetik berkembang sejak Perang Dunia II yang di mulai dengan penggunaan DDT. DDT diproduksi secara massal pada tahun 1939, setelah seorang kimiawan bernama Paul Herman Moller menemukan dengan dosis kecil dari DDT maka hampir semua jenis serangga dapat dibunuh dengan cara mengganggu sistem saraf mereka. Pada waktu itu, DDT dianggap sebagai alternatif murah dan aman sebagai jenis insektisida jika dibandingkan dengan senyawa insektisida lainnya yang berbasis arsenik dan raksa. Sayangnya, tidak seorangpun yang menyadari kerusakan lingkungan yang meluas akibat pemakaian DDT .&lt;br /&gt;Pada bulan Juli 1998, perwakilan dari 120 negara bertemu untuk membahas suatu pakta Persatuan Bangsa Bangsa untuk melarang penggunaan DDT sebagai insektisida dan 11 bahan kimia lainnya secara global pada tahun 2000. Amerika Serikat dan negara-negara industri lain menyetujui pelarangan ini karena bahan-bahan kimia ini adalah senyawa kimia yang persisten dimana senyawa-senyawa ini dapat terakumulasi dan merusak ekosistem alami dan memasuki rantai makanan manusia. Namun banyak negara tidak setuju dengan pelarangan DDT secara global karena DDT digunakan untuk mengkontrol nyamuk penyebab malaria. Malaria timbul di 90 negara di seluruh dunia, termasuk Indonesia, dan merupakan penyebab kematian dalam jumlah besar terutama daerah ekuatorial Afrika .&lt;br /&gt;Organisasi Kesehatan Dunia memperkirakan bahwa 2.5 juta orang tewas setiap tahun akibat malaria dan ini kian terjadi di berbagai belahan dunia. Namun karena DDT begitu efektif dalam mengontrol nyamuk penyebab malaria, banyak ahli berpikir bahwa insektisida menyelamatkan lebih banyak jiwa dibandingkan bahan kimia lainnya .&lt;br /&gt;2.    Rumusan masalah&lt;br /&gt;Apa sajakah dampak DDT sebagai pestisida?&lt;br /&gt;3.    Tujuan Penulisan&lt;br /&gt;Paper ini ditulis untuk mengetahui dampak DDT sebagai pestisida&lt;br /&gt;4.    Manfaat Penulisan&lt;br /&gt;Paper ini ditulis sebagai referensi dalam penggunaan DDT sebagai pestisida.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;B.    Tinjauan Pustaka&lt;br /&gt;1.    Pestisida&lt;br /&gt;a.    Tinjauan Teori Tentang Pestisida&lt;br /&gt;Menurut The United States Environmental Pesticide Control Act, pestisidaadalah :&lt;br /&gt;1)    Semua zat atau campuran zat yang khusus digunakan untuk mengendalikan, mencegah, atau menangkis gangguan serangga, binatang mengerat, nematoda, gulma, virus, bakteri, jasad renik yang dianggap hama, kecuali virus, bakteri atau jasad renik lainnya yang terdapat pada manusia dan binatang.&lt;br /&gt;2)    Semua zat atau campuran zat yang khusus digunakan untuk mengatur pertumbuhan tanaman atau pengering tanaman. .&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pasal 1 Peraturan Pemerintah Nomor 7 tahun 1973, tentang “ Pengawasan atas Peredaran dan Penggunaan Pestisida” yang dimaksud dengan Pestisida adalah sebagai berikut ;&lt;br /&gt;“ Semua zat kimia dan bahan lain serta jasad renik dan virus yang digunakan untuk memberantas atau mencegah hama-hama dan penyakit-penyakit yang merusak tanaman, memberantas rerumputan, mematikan daun dan mencegah pertumbuhan yang tidak diinginkan, mengatur atau merangsang pertumbuhan tanaman atau bagian-bagian tanaman tidak termasuk pupuk, memberantas atau mencegah hama-hama air, memberantas atau mencegah binatang-binatang yang dapat menyebabkan penyakit pada manusia atau binatang yang perlu dilindungi dengan penggunaan pada tanaman, tanah dan air” .&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pengertian menurut Sub Dit P2 Pestisida (1990), adalah semua bahan kimia, binatang maupun tumbuhan yang digunakan untuk mengendalikan hama. Pengertian lain tentang pestisida adalah semua zat kimia dan bahan lain serta jasad renik dan virus digunakan untuk:&lt;br /&gt;1)    memberantas atau mencegah hama dan penyakit yang merusak tanaman.&lt;br /&gt;2)    memberantas rerumputan&lt;br /&gt;3)    mematikan daun dan mencegah pertumbuhan yang tidak iinginkan.&lt;br /&gt;4)    mengatur atau merangsang pertumbuhan tanaman atau bagian tanaman.&lt;br /&gt;5)    memberantas atau mencegah hama luar pada hewan peliharaan.&lt;br /&gt;6)    memberantas atau mencegah hama-hama air.&lt;br /&gt;7)    memberantas atau mencegah binatang dan jasad renik dalam rumah, alat-alat angkutan, dan alat-alat pertanian.&lt;br /&gt;8)    memberantas atau mencegah binatang yang dapat menyebabkan penyakit pada manusia atau binatang yang dapat menyebabkan penyakit yang perlu dilindungi .&lt;br /&gt;b.    Macam-Macam Pestisida&lt;br /&gt;Berdasarkan tujuannya, pestisida dibagi menjadi beberapa jenis :&lt;br /&gt;a)    Insektisida : untuk serangga.&lt;br /&gt;b)    Fungisida : untuk cendawan (fungus).&lt;br /&gt;c)    Herbisida : untuk tanaman pengganggu.&lt;br /&gt;d)    Bakterisida : untuk bakteri .&lt;br /&gt;Berdasarkan bahan aktifnya, pestisida dibagi menjadi 3 jenis yaitu:&lt;br /&gt;a)    Pestisida organik (Organic pesticide) : pestisida yang bahan aktifnya adalah bahan organik yang berasal dari bagian tanaman atau binatang, misal : neem oil yang berasal dari pohon mimba (neem).&lt;br /&gt;b)    Pestisida elemen (Elemental pesticide) : pestisida yang bahan aktifnya berasal dari alam seperti: sulfur.&lt;br /&gt;c)    Pestisida kimia/sintetis (Syntetic pesticide) : pestisida yang berasal dari campuran bahan-bahan kimia .&lt;br /&gt;Berdasarkan cara kerjanya, pestisida dibagi menjadi 2 jenis yaitu :&lt;br /&gt;a)    Pestisida sistemik (Systemic Pesticide)&lt;br /&gt;Pestisida sistemik adalah pestisida yang diserap dan dialirkan keseluruh bagian tanaman sehingga akan menjadi racun bagi hama yang memakannya. Kelebihannya tidak hilang karena disiram. Kelemahannya, ada bagian tanaman yang dimakan hama agar pestisida ini bekerja. Pestisida ini untuk mencegah tanaman dari serangan hama. Contoh : Neem oil.&lt;br /&gt;b)    Pestisida kontak langsung (Contact pesticide)&lt;br /&gt;Pestisida kontak langsung adalah pestisida yang reaksinya akan bekerja bila bersentuhan langsung dengan hama, baik ketika makan ataupun sedang berjalan. Jika hama sudah menyerang lebih baik menggunakan jenis pestisida ini. Contoh : Sebagian besar pestisida kimia . Pestisida dapat digolongkan menurut penggunaannya dan disubklasifikasi menurut jenis bentuk kimianya. Dari bentuk komponen bahan aktifnya maka pestisida dapat dipelajari efek toksiknya terhadap manusia maupun makhluk hidup lainnya dalam lingkungan yang bersangkutan.:&lt;br /&gt;Tabel 1. Penggolongan Pestisida&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;c.    Pestisida Organophosphat&lt;br /&gt;    Lebih dari 50.000 komponen organophosphate telah disynthesis dan diuji untuk aktivitas insektisidanya. Tetapi yang telah digunakan tidak lebih dari 500 jenis saja dewasa ini. Semua produk organophosphate tersebut berefek toksik bila tertelan, dimana hal ini sama dengan tujuan penggunaannya untuk membunuh serangga. Beberapa jenis insektisida digunakan untuk keperluan medis misalnya fisostigmin, edroprium dan neostigmin yang digunakan utuk aktivitas kholinomimetik (efek seperti asetyl kholin). Obat tersebut digunakan untuk pengobatan gangguan neuromuskuler seperti myastinea gravis. Fisostigmin juga digunakan untuk antidotum pengobatan toksisitas ingesti dari substansi antikholinergik (mis: trisyklik anti depressant, atrophin dan sebagainya). Fisostigmin, ekotiopat iodide dan organophosphorus juga berefek langsung untuk mengobati glaucoma pada mata yaitu untuk mengurangi tekanan intraokuler pada bola mata .&lt;br /&gt;1)    struktur komponen organophosphate&lt;br /&gt;Organophosphat disintesis pertama di Jerman pada awal perang dunia ke II. Bahan tersebut digunakan untuk gas saraf sesuai dengan tujuannya sebagai insektisida. Pada awal synthesisnya diproduksi senyawa tetraethyl pyrophosphate (TEPP), parathion dan schordan yang sangat efektif sebagai insektisida, tetapi juga cukup toksik terhadap mamalia. Penelitian berkembang terus dan ditemukan komponen yang poten terhadap insekta tetapi kurang toksik terhadap orang (mis: malathion), tetapi masih sangat toksik terhadap insekta .&lt;br /&gt;Tabel 2. Struktur Kimia organophosphate&lt;br /&gt;Nama    Structure&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tetraethylpyrophosphate (TEPP)    &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Parathion    &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Malathion    &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sarin    &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2)    Mekanisme toksisitas&lt;br /&gt;Organophosphat adalah insektisida yang paling toksik diantara jenis pestisida lainnya dan sering menyebabkan keracunan pada orang. Termakan hanya dalam jumlah sedikit saja dapat menyebabkan kematian, tetapi diperlukan lebih dari beberapa mg untuk dapat menyebabkan kematian pada orang dewasa.  Organofosfat menghambat aksi pseudokholinesterase dalam plasma dan kholinesterase dalam sel darah merah dan pada sinapsisnya. Enzim tersebut secara normal menghidrolisis asetylcholin menjadi asetat dan kholin. Pada saat enzim dihambat, mengakibatkan jumlah asetylkholin meningkat dan berikatan dengan reseptor muskarinik dan nikotinik pada system saraf pusat dan perifer. Hal tersebut menyebabkan timbulnya gejala keracunan yang berpengaruh pada seluruh bagian tubuh .&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penghambatan kerja enzim terjadi karena organophosphate melakukan fosforilasi enzim tersebut dalam bentuk komponen yang stabil.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3)    Gejala keracunan&lt;br /&gt;Gejala keracunan organofosfat sangat bervariasi. Setiap gejala yang timbul sangat bergantung pada adanya stimilasi asetilkholin persisten atau depresi yang diikuti oleh stimulasi.saraf pusat maupun perifer .&lt;br /&gt;Tabel 4. Efek muskarinik, nikotinik dan saraf pusat pada toksisitas organofosfat.&lt;br /&gt;Efek    Gejala&lt;br /&gt;1. Muskarinik    -    Salivasi, lacrimasi, urinasi dan diaree (SLUD)&lt;br /&gt;-    Kejang perut&lt;br /&gt;-    Nausea dan vomitus&lt;br /&gt;-    Bradicardia&lt;br /&gt;-    Miosis&lt;br /&gt;-    Berkeringat&lt;br /&gt;Efek    Gejala&lt;br /&gt;2. nikotinik    -    Pegal-pegal, lemah&lt;br /&gt;-    Tremor&lt;br /&gt;-    Paralysis&lt;br /&gt;-    Dyspnea&lt;br /&gt;-    Tachicardia&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. sistem saraf pusat    -    Bingung, gelisah, insomnia, neurosis&lt;br /&gt;-    Sakit kepala&lt;br /&gt;-    Emosi tidak stabil&lt;br /&gt;-    Bicara terbata-bata&lt;br /&gt;-    Kelemahan umum&lt;br /&gt;-    Convulsi&lt;br /&gt;-    Depresi respirasi dan gangguan jantung&lt;br /&gt;-    Koma&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gejala awal seperti SLUD terjadi pada keracunan organofosfat secara akut karena terjadinya stimulasi reseptor muskarinik sehingga kandungan asetil kholin dalam darah meningkat pada mata dan otot polos .&lt;br /&gt;d.    Pestisida Organochlorin&lt;br /&gt;Pestisida Organoklorin atau biasa disebut juga sebagai hidrokarbon berklorin, merupakan jenis pestisida yang tidak mudah larut dalam air, namun mudah larut dalam minyak. Pestisida organoklorin merupakan jenis pestisida yang tidak mudah terurai di alam setelah digunakan, penggunaan pestisida organoklorin telah dilarang oleh pemerintah sejak tahun 1971 karena sifatnya yang persisten sehingga akan dapat menimbulkan dampak negative yang besar tehadap lingkungan dan mahluk hidup sekitarnya. Organokhlorin atau disebut “Chlorinated hydrocarbon” terdiri dari beberapa kelompok yang diklasifikasi menurut bentuk kimianya .&lt;br /&gt;Tabel 5. Klasifikasi insektisida organokhlorin&lt;br /&gt;Kelompok    Komponen&lt;br /&gt;Cyclodienes    Aldrin, Chlordan, Dieldrin, Heptachlor, endrin, Toxaphen, Kepon, Mirex.&lt;br /&gt;Hexachlorocyclohexan    Lindane&lt;br /&gt;Derivat Chlorinated-ethan    DDT&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Contoh di atas dapat digolongkan sebagai senyawa aktif yang terkandung pada jenis-jenis pestisida organoklorin dengan toksisitas yang berbeda.&lt;br /&gt;Berdasarkan Toksisitasnya dapat digolongkan sebagai berikut:&lt;br /&gt;1)    sangat toksik : aldrin, endosulfan, dieldrin&lt;br /&gt;2)    toksik sederhana : Clordane, DDT,lindane, heptaklor&lt;br /&gt;3)    kurang toksik : Benzane hexacloride (BHC)&lt;br /&gt;Keracunan karena senyawa organoklorin seringkali terjadi, pada umunya keracuan terjadi karena adanya kontak secara langsung dengan racun jenis ini. Apabila keracunan, pada umumnya racun ini langsung menyerang pada syaraf pusat yang dapat menyebabkan kejang ataupun bisa menyebabkan koma, sesak nafas, serta bisa juga berujung pada maut .&lt;br /&gt;.&lt;br /&gt;2.    DDT (Dichloro Diphenyl Trichlorethane)&lt;br /&gt;a.    Tinjauan Teori Tentang DDT&lt;br /&gt;DDT (Dichloro Diphenyl Trichlorethane) adalah insektisida “tempo dulu” yang pernah disanjung “setinggi langit” karena jasa-jasanya dalam penanggulangan berbagai penyakit yang ditularkan vektor serangga. Tetapi kini penggunaan DDT di banyak negara di dunia terutama di Amerika Utara, Eropah Barat dan juga di Indonesia telah dilarang. Namun karena persistensi DDT dalam lingkungan sangat lama, permasalahan DDT masih akan ber¬lang¬sung pada abad 21 sekarang ini. Adanya sisa (residu) insektisida ini di tanah dan perairan dari penggunaan masa lalu dan adanya bahan DDT sisa yang belum digunakan dan masih tersimpan di gudang tempat penyimpanan di selurun dunia (termasuk di Indonesia) kini meng¬hantui mahluk hidup di bumi .&lt;br /&gt; Bahan racun DDT sangat persisten (tahan lama, berpuluh-puluh tahun, bahkan mungkin sampai 100 tahun atau lebih), bertahan dalam lingkungan hidup sambil meracuni ekosistem tanpa dapat didegradasi secara fisik maupun biologis, sehingga kini dan di masa mendatang kita masih terus mewaspadai akibat-akibat buruk yang diduga dapat ditimbulkan oleh keracunan DDT . &lt;br /&gt; DDT  pertama kali disintesis oleh Zeidler pada tahun 1873 tapi sifat insekti¬sidalnya baru ditemukan oleh Dr Paul Mueller pada tahun 1939. Penggunaan DDT menjadi sangat populer selama Perang Dunia II, terutama untuk penanggulangan penyakit malaria, tifus dan berbagai penyakit lain yang ditularkan oleh nyamuk, lalat dan kutu. Di India, pada tahun 1960 kematian oleh malaria mencapai 500.000 orang turun menjadi 1000 orang pada tahun 1970. WHO memperkirakan bahwa DDT selama Perang Dunia II telah menyelamatkan sekitar 25 juta jiwa terutama dari ancaman malaria dan tifus, sehingga Paul Mueller dianugerahi hadiah Nobel dalam ilmu kedokteran dan fisiologi pada tahun 1948 .&lt;br /&gt;b.    Sejarah  DDT&lt;br /&gt;DDT adalah insektisida paling ampuh yang pernah ditemukan dan digunakan manusia dalam membunuh serangga tetapi juga paling berbahaya bagi umat manusia manusia sehingga dijuluki “The Most Famous and Infamous Insecticide ”. &lt;br /&gt; Pada tahun 1962 Rachel Carson dalam bukunya yang terkenal, Silenty Spring menjuluki DDT sebagai obat yang membawa kematian bagi kehidupan di bumi. Demikian berbahayanya DDT bagi kehidupan di bumi sehingga atas rekomendasi EPA (Environmental Protection Agency) Amerika Serikat pada tahun 1972 DDT dilarang digunakan terhitung 1 Januari 1973. Pengaruh buruk DDT terhadap lingkungan  sudah mulai tampak sejak awal penggunaannya pada tahun 1940-an, dengan menurunnya populasi burung elang sampai hampir punah di Amerika Serikat. Dari pengamatan ternyata elang terkontaminasi DDT dari makanannya (terutama ikan sebagai mangsanya) yang tercemar DDT.  DDT menyebabkan cang¬kang telur elang menjadi sangat rapuh sehingga rusak jika dieram. Dari segi bahayanya, oleh EPA DDT digolongkan dalam bahan racun PBT (persistent, bioaccumulative, and toxic) material .&lt;br /&gt;c.    Sifat kimiawi dan fisik DDT&lt;br /&gt; Senyawa yang terdiri atas bentuk-bentuk isomer dari 1,1,1-trichloro-2,2-bis-(p-chlorophenyl) ethane yang secara awam disebut juga Dichoro Diphenyl Trichlorethane (DDT) diproduksi dengan menyam¬purkan chloralhydrate dengan chlorobenzen e.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;                                  Gambar 3. Struktur kimia DDT .&lt;br /&gt;     &lt;br /&gt; DDT-teknis terdiri atas campuran tiga bentuk isomer DDT (65-80% p,p'-DDT, 15-21% o,p'-DDT, dan 0-4% o,o'-DDT, dan dalam jumlah yang kecil sebagai kontaminan juga terkandung DDE [1,1-dichloro-2,2- bis(p-chlorophenyl) ethylene]  dan DDD [1,1-dichloro-2,2-bis(p-chlorophenyl) ethane]. DDT-teknis ini berupa tepung kristal putih tak berasa dan tak berbau. Daya larutnya sangat tinggi dalam lemak dan sebagian besar pelarut organik, tak larut dalam air, tahan terhadap asam keras dan tahan oksidasi terhasap asam permanganat . &lt;br /&gt;Dua sifat buruk yang menyebabkan DDT sangat berbahaya terhadap lingkungan hidup adalah:&lt;br /&gt;1)    Sifat apolar DDT: ia tak larut dalam air tapi sangat larut dalam lemak. Makin larut suatu insektisida dalam lemak (semakin lipofilik) semakin tinggi sifat apolarnya. Hal ini merupakan salah satu faktor penyebab DDT sangat mudah menembus kulit &lt;br /&gt;2)    Sifat DDT yang sangat stabil dan persisten. Ia sukar terurai sehingga cenderung bertahan dalam lingkungan hidup, masuk rantai makanan (foodchain) melalui bahan lemak jaringan mahluk hidup. Itu sebabnya DDT bersifat bioakumulatif dan biomagnifikatif. &lt;br /&gt; Karena sifatnya yang stabil dan persisten, DDT bertahan sangat lama di dalam tanah; bahkan DDT dapat terikat dengan bahan organik dalam partikel tanah .&lt;br /&gt;Dalam ilmu lingkungan DDT termasuk dalam urutan ke 3 dari polutan organik yang persisten (Persistent Organic Pollutants, POP), yang memiliki sifat-sifat berikut:&lt;br /&gt;1)    tak terdegradasi melalui fotolisis, biologis maupun secara kimia,&lt;br /&gt;2)    berhalogen (biasanya klor),&lt;br /&gt;3)    daya larut dalam air sangat rendah,&lt;br /&gt;4)    sangat larut dalam lemak,&lt;br /&gt;5)    semivolatile,&lt;br /&gt;6)    di udara dapat dipindahkan oleh angin melalui jarak jauh,&lt;br /&gt;7)    bioakumulatif,&lt;br /&gt;8)    biomagnifikatif (toksisitas meningkat sepanjang rantai makanan)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;C.    Pembahasan&lt;br /&gt;Mekanisme toksisitas dari DDT masih dalam perdebatan, wlaupun komponen kimia ini sudah disinthesis sejak tahun 1874. Tetapi pada dasarnya pengaruh toksiknya terfokus pada neurotoksin dan pada otak. Saraf sensorik dan serabut saraf motorik serta kortek motorik adalah merupakan target toksisitas tersebut. Dilain pihak bila terjadi efek keracunan perubahan patologiknya tidaklah nyata. Bila seseorang menelan DDT sekitar 10mg/Kg akan dapat menyebabkan keracunan, hal tersebut terjadi dalam waktu beberapa jam. Perkiraan LD50 untuk manusia adalah 300-500 mg/Kg.&lt;br /&gt;Akibat lain dari penggunaan DDT, banyak binatang dalam mata rantai makanan yang panjang akan terkena dampaknya. Proses mata rantai makanan dari satu hewan ke hewan lain yang mengakumulasi zat DDT akan ikut tercemar zat DTT, termasuk pada manusia. DDT yang telah masuk ke dalam tubuh kemudian larut dalam lemak, terakumulasi sepanjang waktu hingga mengakibatkan efek negatif.&lt;br /&gt;Penggunaan DDT berdampak pada biological magnification (pembesaran biologis) pada organisme sehingga dapat merusak jaringan tubuh setiap makhluk hidup yang secara perlahan dapat menyebabkan penyakit kanker, dapat menimbulkan otot kejang hingga kelumpuhan, serta dapat menghambat proses pengapuran dinding telur pada hewan bertelur yang mengakibatkan telur itu tidak dapat menetas.&lt;br /&gt;Di Amerika Serikat, DDT masih terdapat dalam tanah, air dan udara:  kandungan DDT dalam tanah berkisar sekitar 0.18 sampai 5.86 parts per million (ppm), sedangkan sampel udara menunjukkan kandungan DDT  0.00001 sampai 1.56 microgram per meter kubik udara (ug/m3), dan di perairan (danau) kandungan DDT dan DDE pada taraf 0.001 microgram per liter (ug/L).  Gejala keracunan akut pada manusia adalah paraestesia, tremor, sakit kepala, keletihan dan muntah. Efek keracunan kronis DDT adalah kerusakan sel-sel hati, ginjal, sistem saraf, system imunitas dan sistem reproduksi. Efek keracunan kronis pada unggas sangat jelas antara lain terjadinya penipisan cangkang telur dan demaskulinisasi&lt;br /&gt;DDT dihentikan penggunaannya sejak tahun 1972, tetapi penggunaannya masih berlangsung sampai beberapa tahun kemudian, bahkan sampai sekarang residu DDT masih dapat terdeteksi. Sejak tidak digunakan lagi (1973) kandungan DDT dalam tanaman semakin menurun. Pada tahun 1981 rata-rata DDT dalam bahan makanan yang termakan  oleh manusia adalah 32-6 mg/kg/hari, terbanyak dari umbi-umbian dan dedaunan. DDT ditemukan juga dalam daging, ikan dan unggas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;D.    Penutup&lt;br /&gt;1.    Kesimpulan&lt;br /&gt;Meskipun DDT telah dilarang penggunaannya, namun sebagian masyarakat masih menggunakannya baik itu untuk kebutuhan pertanian, dalam hal bidang kesehatan (membasmi nyamuk) dan sebagainya. Hal ini karena daya efektifitas DDT dalam membunuh hama-hama serangga dalam waktu singkat.&lt;br /&gt;DDT disatu sisi memang efektif dalam membasmi hama-hama serangangga, namun lebih banyak dampak negatifnya daripada manfaatnya.&lt;br /&gt;2.    Saran&lt;br /&gt;Berdasarkan  uraian di atas, penulis menyarankan agar sosialisasi bahaya penggunaan DDT lebih ditingkatkan. Uraian di atas juga menyampaikan mengenai dampak jangka panjang penggunaan DDT sehingga harus dilakukan upaya penanggulangannya di berbagai wilayah. Disamping itu, perlu dilakukan penemuan alternatif-alternatif lain untuk menggantikan DDT sebagai pestisida yang efektif dan tidak membahayakan. Dalam hal ini dibutuhkan kerjasama dari berbagai pihak yang berkompeten terutama dari bidang pertanian, peternakan, kedokteran hewan, dan kesehatan masyarakat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;DAFTAR PUSTAKA&lt;br /&gt;Frank C. Lu. 1995, Toksikologi Dasar (Azas, Organ Sasaran dan Penilaian Resiko) Jakarta : Penerbit Universitas Indonesia&lt;br /&gt;Riza V.T. dan gayatri. 1994. “Ingatlah Bahaya Pestisida : Residu Pestisida dan Alternatifnya”  Bunga Rampai Press.&lt;br /&gt;Sumarwoto, et al. 1978. Residu Pestisida dalam Hasil Pertanian, Seminar Pengendalian Pencemaran Air.&lt;br /&gt;Tarumingkeng, R.C. 1992. Insektisida: Sifat, Mekanisme Kerja dan Dampak Penggunaannya. UKRIDA Press&lt;br /&gt;Untung K. 1993. Pengantar Pengelolaan Hama Terpadu. Gadjah Mada University Press. Yogyakarta.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7799456194835985631-1798612495399698550?l=mantrihewan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mantrihewan.blogspot.com/feeds/1798612495399698550/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://mantrihewan.blogspot.com/2010/05/dampak-penggunaan-ddt-dichloro-diphenyl.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7799456194835985631/posts/default/1798612495399698550'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7799456194835985631/posts/default/1798612495399698550'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mantrihewan.blogspot.com/2010/05/dampak-penggunaan-ddt-dichloro-diphenyl.html' title='DAMPAK PENGGUNAAN DDT (Dichloro-diphenyl-trichloroethan) SEBAGAI PESTISIDA'/><author><name>mantri hewan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01711863933778924396</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/-EelbdX9ZdFM/TkKagZdvxKI/AAAAAAAAAHg/lysR64aRtWE/s220/kebook3.png'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7799456194835985631.post-724517876319782006</id><published>2010-05-11T02:24:00.000-07:00</published><updated>2010-06-28T11:28:54.537-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='TIP PERAWATAN HEWAN'/><title type='text'>TEKNOLOGI PENGOLAHAN SUSU DAN PEMBUATAN YOGHURT,KEJU dan MENTEGA</title><content type='html'>&lt;![endif]--&gt;&lt;!--[if gte mso 9]&gt;&lt;xml&gt;  &lt;w:worddocument&gt;   &lt;w:view&gt;Normal&lt;/w:View&gt;   &lt;w:zoom&gt;0&lt;/w:Zoom&gt;   &lt;w:punctuationkerning/&gt;   &lt;w:validateagainstschemas/&gt;   &lt;w:saveifxmlinvalid&gt;false&lt;/w:SaveIfXMLInvalid&gt;   &lt;w:ignoremixedcontent&gt;false&lt;/w:IgnoreMixedContent&gt;   &lt;w:alwaysshowplaceholdertext&gt;false&lt;/w:AlwaysShowPlaceholderText&gt;   &lt;w:compatibility&gt;    &lt;w:breakwrappedtables/&gt;    &lt;w:snaptogridincell/&gt;    &lt;w:wraptextwithpunct/&gt;    &lt;w:useasianbreakrules/&gt;    &lt;w:dontgrowautofit/&gt;   &lt;/w:Compatibility&gt;   &lt;w:browserlevel&gt;MicrosoftInternetExplorer4&lt;/w:BrowserLevel&gt;  &lt;/w:WordDocument&gt; &lt;/xml&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;!--[if gte mso 9]&gt;&lt;xml&gt;  &lt;w:latentstyles deflockedstate="false" latentstylecount="156"&gt;  &lt;/w:LatentStyles&gt; &lt;/xml&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;style&gt; &lt;!--  /* Font Definitions */  @font-face  {font-family:Wingdings;  panose-1:5 0 0 0 0 0 0 0 0 0;  mso-font-charset:2;  mso-generic-font-family:auto;  mso-font-pitch:variable;  mso-font-signature:0 268435456 0 0 -2147483648 0;}  /* Style Definitions */  p.MsoNormal, li.MsoNormal, div.MsoNormal  {mso-style-parent:"";  margin:0in;  margin-bottom:.0001pt;  mso-pagination:widow-orphan;  font-size:12.0pt;  font-family:"Times New Roman";  mso-fareast-font-family:"Times New Roman";} a:link, span.MsoHyperlink  {color:blue;  text-decoration:underline;  text-underline:single;} a:visited, span.MsoHyperlinkFollowed  {color:purple;  text-decoration:underline;  text-underline:single;} span.fullpost  {mso-style-name:fullpost;} @page Section1  {size:8.5in 11.0in;  margin:1.0in 1.25in 1.0in 1.25in;  mso-header-margin:.5in;  mso-footer-margin:.5in;  mso-paper-source:0;} div.Section1  {page:Section1;}  /* List Definitions */  @list l0  {mso-list-id:874275356;  mso-list-type:hybrid;  mso-list-template-ids:596930688 67698703 67698691 67698693 67698689 67698691 67698693 67698689 67698691 67698693;} @list l0:level1  {mso-level-tab-stop:.5in;  mso-level-number-position:left;  text-indent:-.25in;} @list l0:level2  {mso-level-number-format:bullet;  mso-level-text:o;  mso-level-tab-stop:1.0in;  mso-level-number-position:left;  text-indent:-.25in;  font-family:"Courier New";} @list l0:level3  {mso-level-number-format:bullet;  mso-level-text:;  mso-level-tab-stop:1.5in;  mso-level-number-position:left;  text-indent:-.25in;  font-family:Wingdings;  mso-bidi-font-family:Wingdings;} @list l0:level4  {mso-level-number-format:bullet;  mso-level-text:;  mso-level-tab-stop:2.0in;  mso-level-number-position:left;  text-indent:-.25in;  font-family:Symbol;  mso-bidi-font-family:Symbol;} @list l0:level5  {mso-level-number-format:bullet;  mso-level-text:o;  mso-level-tab-stop:2.5in;  mso-level-number-position:left;  text-indent:-.25in;  font-family:"Courier New";} @list l0:level6  {mso-level-number-format:bullet;  mso-level-text:;  mso-level-tab-stop:3.0in;  mso-level-number-position:left;  text-indent:-.25in;  font-family:Wingdings;  mso-bidi-font-family:Wingdings;} @list l0:level7  {mso-level-number-format:bullet;  mso-level-text:;  mso-level-tab-stop:3.5in;  mso-level-number-position:left;  text-indent:-.25in;  font-family:Symbol;  mso-bidi-font-family:Symbol;} @list l0:level8  {mso-level-number-format:bullet;  mso-level-text:o;  mso-level-tab-stop:4.0in;  mso-level-number-position:left;  text-indent:-.25in;  font-family:"Courier New";} @list l0:level9  {mso-level-number-format:bullet;  mso-level-text:;  mso-level-tab-stop:4.5in;  mso-level-number-position:left;  text-indent:-.25in;  font-family:Wingdings;  mso-bidi-font-family:Wingdings;} @list l1  {mso-list-id:976380641;  mso-list-type:hybrid;  mso-list-template-ids:1355468400 67698691 67698691 67698693 67698689 67698691 67698693 67698689 67698691 67698693;} @list l1:level1  {mso-level-number-format:bullet;  mso-level-text:o;  mso-level-tab-stop:.5in;  mso-level-number-position:left;  text-indent:-.25in;  font-family:"Courier New";} @list l1:level2  {mso-level-number-format:bullet;  mso-level-text:o;  mso-level-tab-stop:1.0in;  mso-level-number-position:left;  text-indent:-.25in;  font-family:"Courier New";} @list l1:level3  {mso-level-number-format:bullet;  mso-level-text:;  mso-level-tab-stop:1.5in;  mso-level-number-position:left;  text-indent:-.25in;  font-family:Wingdings;  mso-bidi-font-family:Wingdings;} @list l1:level4  {mso-level-number-format:bullet;  mso-level-text:;  mso-level-tab-stop:2.0in;  mso-level-number-position:left;  text-indent:-.25in;  font-family:Symbol;  mso-bidi-font-family:Symbol;} @list l1:level5  {mso-level-number-format:bullet;  mso-level-text:o;  mso-level-tab-stop:2.5in;  mso-level-number-position:left;  text-indent:-.25in;  font-family:"Courier New";} @list l1:level6  {mso-level-number-format:bullet;  mso-level-text:;  mso-level-tab-stop:3.0in;  mso-level-number-position:left;  text-indent:-.25in;  font-family:Wingdings;  mso-bidi-font-family:Wingdings;} @list l1:level7  {mso-level-number-format:bullet;  mso-level-text:;  mso-level-tab-stop:3.5in;  mso-level-number-position:left;  text-indent:-.25in;  font-family:Symbol;  mso-bidi-font-family:Symbol;} @list l1:level8  {mso-level-number-format:bullet;  mso-level-text:o;  mso-level-tab-stop:4.0in;  mso-level-number-position:left;  text-indent:-.25in;  font-family:"Courier New";} @list l1:level9  {mso-level-number-format:bullet;  mso-level-text:;  mso-level-tab-stop:4.5in;  mso-level-number-position:left;  text-indent:-.25in;  font-family:Wingdings;  mso-bidi-font-family:Wingdings;} ol  {margin-bottom:0in;} ul  {margin-bottom:0in;} --&gt; &lt;/style&gt;&lt;!--[if gte mso 10]&gt; &lt;style&gt;  /* Style Definitions */  table.MsoNormalTable  {mso-style-name:"Table Normal";  mso-tstyle-rowband-size:0;  mso-tstyle-colband-size:0;  mso-style-noshow:yes;  mso-style-parent:"";  mso-padding-alt:0in 5.4pt 0in 5.4pt;  mso-para-margin:0in;  mso-para-margin-bottom:.0001pt;  mso-pagination:widow-orphan;  font-size:10.0pt;  font-family:"Times New Roman";  mso-ansi-language:#0400;  mso-fareast-language:#0400;  mso-bidi-language:#0400;} &lt;/style&gt; &lt;![endif]--&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 0.25in; text-align: center; line-height: 150%;" align="center"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:14;" &gt;PENDAHULUAN&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 0.25in; text-align: justify; text-indent: 0.25in; line-height: 150%;"&gt;Susu segar merupakan bahan makanan yang bergizi tinggi karena mengandung zat-zat makanan yang lengkap dan seimbang seperti protein, lemak, karbohidrat, mineral, dan vitamin yang sangat dibutuhkan oleh manusia. Nilai gizinya yang tinggi juga menyebabkan susu merupakan medium yang sangat disukai oleh mikrooganisme untuk pertumbuhan dan perkembangannya sehingga dalam waktu yang sangat singkat &lt;a href="http://iradisa.blogspot.com/2009/12/jenis-jenis-susu-dan-manfaatnya.html"&gt;&lt;span style="text-decoration: none;color:#000000;" &gt;susu&lt;/span&gt;&lt;/a&gt; menjadi tidak layak dikonsumsi bila tidak ditangani secara benar..&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 0.25in; text-align: justify; text-indent: 0.25in; line-height: 150%;"&gt;Proses pengolahan susu bertujuan untuk memperoleh susu yang beraneka ragam, berkualitas tinggi, berkadar gizi tinggi, tahan simpan, mempermudah pemasaran dan transportasi, sekaligus meningkatkan nilai tukar dan daya guna bahan mentahnya. &lt;span style="" lang="SV"&gt;Proses pengolahan susu selalu berkembang sejalan dengan berkembangnya ilmu dibidang tekologi pangan. Dengan demikian semakin lama&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;akan semakin banyak jenis produk susu yang dikenal. Hal ini sangat menggembirakan dan merupakan langkah yang sangat tepat untuk mengimbangi laju permintaan pasar. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;                                    &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 0.25in; text-align: center; line-height: 150%;" align="center"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:14;" lang="SV" &gt;ISI&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 0.25in; text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;ol style="margin-top: 0in;" start="1" type="1"&gt;&lt;li class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;b&gt;&lt;u&gt;TEKNOLOGI PENGOLAHAN SUSU&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/u&gt;&lt;/b&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;b&gt;&lt;u&gt;&lt;o:p&gt;&lt;span style="text-decoration: none;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/u&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 0.25in; text-align: justify; text-indent: 0.25in; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="" lang="IT"&gt;Dari perkembangan &lt;/span&gt;teknologi&lt;span style="" lang="IT"&gt; pengolahan susu maka di dapatkan berbagai produk pangan asal dari susu sapi , antara lain yaitu:&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="" lang="IT"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;ul style="margin-top: 0in;" type="circle"&gt;&lt;li class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="" lang="IT"&gt;Yoghurt      adalah produk yang diperoleh dari susu yang telah dipasteurisasi kemudian      difermentasi dengan bakteri tertentu sampai diperoleh keasaman, bau dan rasa      yang khas, dengan atau tanpa penambahan bahan lain yang diizinkan.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;Karamel      adalah kembang gula yang mempunyai tekstur lunak dan merupakan produk      susu.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;susu penuh      kental manis (Sweetened Condensed Whole Milk), ialah susu yang sesudah      dicampur dengan gula (sakarosa), kemudian dilakukan pemanasan atau      pemekatan di dalam kaleng-kaleng tertutup selama beberapa waktu pada suhu      sekurang-kurangnya 100OC.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;Butter&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;atau mentega dari susu adalah suatu masa      dari susu hasil penumbukan (churring) krim atau susu segar (whole milk).&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;&lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;Keju adalah suatu substansi yang dibentuk      oleh koagulasi atau penggumpalan susu hewan menyusui oleh rennet atau oleh      semacam enzim proteolitik. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;Kefir juga      merupakan susu asam seperti yoghurt, namun rasanya lebih segar karena      selain asam juga sedikit terasa alkohol dan soda. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;Es krim      merupakan suatu produk makanan beku yang dibuat dari campuaran produk      susu, bahan kering tanpa lemak ditambah gula, bahan penyedap, bahan      penstabil, kuning telur, dengan atau tanpa buah-buahan dan kacang-kacangan      dengan kadar lemak minimal 8%.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 0.25in; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 0.25in; text-align: justify; text-indent: 0.25in; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;Penyebaran produksi susu akan lebih mempercepat perbaikan gizi masyarakat. Dengan penyebaran ilmu pengolahan teknologi pengolahan susu hingga pelosok desa akan menopang penggunaan pengolahan susu pasteurisasi. Teknologi pengolahan susu yang telah dikenal rakyat seperti pengolahan dadih dan danke di Sumatera Barat dan Sulawesi Selatan dapat mempercepat dan merupakan cikal bakal diversifikasi penggunaan susu.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 0.25in; text-align: justify; text-indent: 0.25in; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;Diversifikasi air susu sapi ini bisa dikelola secara home industry maupun secara besar-besaran, dan sudah barang tentu untuk yang kedua ini diperlukan peralatan yang serba praktis dan modern, agar diperoleh hasil yang maksimal.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 0.25in; text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;ol style="margin-top: 0in;" start="2" type="1"&gt;&lt;li class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;b&gt;&lt;u&gt;PEMBUATAN MENTEGA DARI SUSU&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/u&gt;&lt;/b&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;b&gt;&lt;u&gt;&lt;o:p&gt;&lt;span style="text-decoration: none;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/u&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 0.25in; text-align: justify; text-indent: 0.25in; line-height: 150%;"&gt;Mentega adalah produk olahan susu yang bersifat plastis, diperoleh melalui proses pengocokan (Churning) sejumlah krim. &lt;span style="" lang="SV"&gt;Mentega yang baik harus mengandung lemak minimal 80%. Kadar air maksimal 16%, kadar protein maksimal 1% dan MSNF (Milk Solids-Non-Fat) tidak lebih dari 2 %. Warna kuning pada mentega disebabkan oleh zat warna &lt;/span&gt;β&lt;span style="" lang="SV"&gt; karoten dalam krim. Nilai gizi mentega banyak tergantung pada kandungan lemak dan vitamin-vitamin yang larut dalam lemak. Mentega merupakan sumber vitamin A yang sangat baik dan merupakan makanan yang berenergi tinggi (7-9 kalori/g), tidak mengandung laktosa dan mineral serta berprotein rendah&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 0.25in; text-align: justify; text-indent: 0.25in; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 0.25in; text-align: justify; text-indent: 0.25in; line-height: 150%;"&gt;&lt;b&gt;&lt;u&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;PROSES PEMBUATAN MENTEGA DARI SUSU &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/u&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 0.25in; text-align: justify; text-indent: 0.25in; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;Bahan dan alat :&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 0.25in; text-align: justify; text-indent: 0.25in; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="" lang="IT"&gt;Susu murni&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 0.25in; text-align: justify; text-indent: 0.25in; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="" lang="IT"&gt;Separator, adukan, Termometer.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 0.25in; text-align: justify; text-indent: 0.25in; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="" lang="IT"&gt;Cara Pembuatan mentega : &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 0.75in; text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="" lang="IT"&gt;1. Kepala susu yang telah dipisahkan lalu dipasteurisasi pada suhu 70 C selama 30 menit atau pada 80øC selama 1 menit. &lt;/span&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;Kemudian didinginkan hingga mencapai suhukamar. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 0.75in; text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;2.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Tambahkan starter sebanyak 3% dan diaduk hingga rata. Biarkan pada suhu kamar hingga kepala susu menjadi asam biasanya memerlukan waktu sekitar 6 jam, dan disimpan dalam lemari es, didinginkan hingga suhu mencapai ñ 4øC. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 0.75in; text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;3.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Setelah dingin dan kental lalu ditumbuk (churned) untuk memisahkan bahan mentega dari susu tumbuknya (buttermilk). Bahan mentega dicuci dengan air dingin (air es) beberapa kali untuk membersihkan sisa-sisa susu tumbuk.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 0.75in; text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;&lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;4. Kemudian bahan mentega yang masih tinggi kadar airnya itu diuli untuk mengeluarkan air yang berlebih, dan mengkompakkan butir-butir mentega menjadi suatu massa yang lebih padat (kompak). Kadar air yang diperlukan dalam mentega sekitar 16-17%. Pengulian dilakukan beberapa kali hingga kadar air yang dipersyaratkan tercapai.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 0.75in; text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;&lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;5.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Setelah kadar air memenuhi, lalu ditambah garam (garam halus), 0,5-2% diaduk hingga rata. Setelah selesai penggaraman mentega dibungkus. Warna mentega alami didapat, karena makanan hijauan yang banyak mengandung carotene yang berwarna kuning dan larut dalam lemak.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;ol style="margin-top: 0in;" start="3" type="1"&gt;&lt;li class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;b&gt;&lt;u&gt;PEMBUATAN KEJU DARI SUSU&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/u&gt;&lt;/b&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;b&gt;&lt;u&gt;&lt;o:p&gt;&lt;span style="text-decoration: none;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/u&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 0.25in; text-align: justify; text-indent: 0.25in; line-height: 150%;"&gt;Prinsip pembuatan keju adalah fermentasi asam laktat yang terdapat dalam susu.Proses pembuatan keju diawali dengan memanaskan/pasteurisasi susu, kecuali pada jenis2 keju tertentu seperti Emmentaler dari Swiss yang menggunakan susu mentah. Kemudian zat pembantu penggumpalan (rennet, sejenis enzim penggumpal yang biasa terdapat dalam lambung sapi dan/atau bakteri yang dapat mengasamkan susu) ditambahkan.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 0.25in; text-align: justify; text-indent: 0.25in; line-height: 150%;"&gt;Setelah setengah sampai 5 jam, susu akan menggumpal sehingga terpisah menjadi sebuah gumpalan besar (curd) dan bagian yang cair (whey). Gumpalan ini dipotong-potong menjadi bagian-bagian yang sama besar, agar bagian yang cair (whey) semakin banyak yang keluar. Semakin kecil potongan, semakin sedikit cairan yang dikandung oleh keju nantinya, sehingga keju semakin keras.Potongan-potongan ini kemudian diaduk, dipanaskan, dan kadang dipress untuk menghilangkan lebih banyak lagi cairan.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 0.25in; text-align: justify; text-indent: 0.25in; line-height: 150%;"&gt;Setelah itu, bakal keju yang masih lunak itu dibubuhi jamur dan dibentuk. Lalu diolesi atau direndam dalam air garam untuk membunuh bakteri merugikan yang mungkin terdapat di dalamnya. Ada juga jenis keju yang direndam sebelum diberi jamur.Terakhir, bakal keju dimatangkan dalam kondisi tertentu. Semakin lama dimatangkan, keju akan semakin keras&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center; line-height: 150%;" align="center"&gt;&lt;!--[if gte vml 1]&gt;&lt;v:shapetype id="_x0000_t75" coordsize="21600,21600" spt="75" preferrelative="t" path="m@4@5l@4@11@9@11@9@5xe" filled="f" stroked="f"&gt;  &lt;v:stroke joinstyle="miter"&gt;  &lt;v:formulas&gt;   &lt;v:f eqn="if lineDrawn pixelLineWidth 0"&gt;   &lt;v:f eqn="sum @0 1 0"&gt;   &lt;v:f eqn="sum 0 0 @1"&gt;   &lt;v:f eqn="prod @2 1 2"&gt;   &lt;v:f eqn="prod @3 21600 pixelWidth"&gt;   &lt;v:f eqn="prod @3 21600 pixelHeight"&gt;   &lt;v:f eqn="sum @0 0 1"&gt;   &lt;v:f eqn="prod @6 1 2"&gt;   &lt;v:f eqn="prod @7 21600 pixelWidth"&gt;   &lt;v:f eqn="sum @8 21600 0"&gt;   &lt;v:f eqn="prod @7 21600 pixelHeight"&gt;   &lt;v:f eqn="sum @10 21600 0"&gt;  &lt;/v:formulas&gt;  &lt;v:path extrusionok="f" gradientshapeok="t" connecttype="rect"&gt;  &lt;o:lock ext="edit" aspectratio="t"&gt; &lt;/v:shapetype&gt;&lt;v:shape id="_x0000_i1025" type="#_x0000_t75" style="'width:337.5pt;"&gt;  &lt;v:imagedata src="file:///C:\DOCUME~1\CLIENT\LOCALS~1\Temp\msohtml1\01\clip_image001.png" title=""&gt; &lt;/v:shape&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;!--[if !vml]--&gt;&lt;img src="file:///C:/DOCUME%7E1/CLIENT/LOCALS%7E1/Temp/msohtml1/01/clip_image002.jpg" shapes="_x0000_i1025" border="0" height="400" width="450" /&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 0.25in; text-align: justify; text-indent: 0.25in; line-height: 150%;"&gt;&lt;b&gt;&lt;u&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;PROSES PEMBUATAN KEJU DARI SUSU&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/u&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 0.25in; text-align: justify; text-indent: 0.25in; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;Bahan dan alat :&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 0.25in; text-align: justify; text-indent: 0.25in; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="" lang="IT"&gt;1 galon susu murni (bukan ultra-dipasteurisasi) &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 0.25in; text-align: justify; text-indent: 0.25in; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;1 / 4 tablet Rennet &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 0.25in; text-align: justify; text-indent: 0.25in; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;1 / 4 cup air dingin (klorin gratis) &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 0.25in; text-align: justify; text-indent: 0.25in; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;2 t. asam sitrat &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 0.25in; text-align: justify; text-indent: 0.25in; line-height: 150%;"&gt;1-2 t. keju garam &lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 0.25in; text-align: justify; text-indent: 0.25in; line-height: 150%;"&gt;Stock Pot (bukan aluminium) &lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 0.25in; text-align: justify; text-indent: 0.25in; line-height: 150%;"&gt;Sendok stainless steel &lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 0.25in; text-align: justify; text-indent: 0.25in; line-height: 150%;"&gt;Mangkuk microwave &lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 0.25in; text-align: justify; text-indent: 0.25in; line-height: 150%;"&gt;Microwave &lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 0.25in; text-align: justify; text-indent: 0.25in; line-height: 150%;"&gt;Thermometer&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 0.25in; text-align: justify; text-indent: 0.25in; line-height: 150%;"&gt;Cara pembuatan keju : &lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 0.75in; text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;1.&lt;span style=""&gt;   &lt;/span&gt;Crush 1 / 4 tablet Rennet dalam 1 / 4 cup air dingin dan sisihkan. &lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 0.75in; text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;2.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Tempatkan saham baja stainless panci di atas kompor dan tuangkan dalam galon susu. Hidupkan kompor ke api sedang. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 0.75in; text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;3.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Taburkan 2 sendok teh asam sitrat dalam susu dan aduk perlahan-lahan susu sampai suhu 88 derajat.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 0.75in; text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;&lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;4. Setelah mencapai 88 derajat, tambahkan campuran Rennet dan air. Aduk perlahan dan kadang-kadang sampai mencapai 105 derajat. Matikan api. Anda harus melihat keju dan whey memisah. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 0.75in; text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;5. Terbentuklah keju yang berbentuk padat.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;ol style="margin-top: 0in;" start="4" type="1"&gt;&lt;li class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;b&gt;&lt;u&gt;PEMBUATAN YOGHURT DARI SUSU&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/u&gt;&lt;/b&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 0.25in; text-align: justify; text-indent: 0.25in; line-height: 150%;"&gt;Yoghurt adalah produk yang diperoleh dari susu yang telah dipasteurisasi kemudian difermentasi dengan bakteri tertentu sampai diperoleh keasaman, bau dan rasa yang khas, dengan atau tanpa penambahan bahan lain yang diizinkan. Persyaratan yoghurt menurut SNI (1995) adalah dengan penampakan kental-semi padat, bau dan rasa yang normal serta memiliki kandungan lemak maks. &lt;span style="" lang="SV"&gt;3,8%, BKTL min. 8,2, Protein min. 3,5, Abu min. 1,0 dan Jumlah asam laktat 0,5-2,0% (b/b). Yoghurt harus memiliki kandungan lemak susu minimal 3,0%, Bahan Kering Tanpa Lemak (BKTL) min. 8,2% (b/b), sedangkan yoghurt dengan sebagian skim harus memiliki kandungan lemak min. 0,5% (b/b) dan yoghurt yang dibuat dengan susu skim harus memiliki kandungan lemak maks. 0,5% (b/b) (Codex, 1975).  Bakteri &lt;em&gt;yoghurt, Lactobacillus delbrueckii &lt;/em&gt;subsp. &lt;em&gt;bulgaricus &lt;/em&gt;dan &lt;em&gt;Streptococcus thermophilus &lt;/em&gt;atau beberapa bakteri asam laktat lain seperti &lt;em&gt;Leuconostoc messenteroides, Lactococcus lactis, Lactobacillus acidophilus, Bifidobacteria &lt;/em&gt;dan species lainnya secara alami terdapat dalam susu atau sengaja ditambahkan sebagai kultur starter sebanyak 2-5%. Suhu fermentasi optimum adalah 42-45°C selama 3-6 jam, hingga dicapai pH 4,4 dan kadar asam tertitrasi mencapai 0,9-1,2%.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 0.25in; text-align: justify; text-indent: 0.25in; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 0.25in; text-align: justify; text-indent: 0.25in; line-height: 150%;"&gt;&lt;b&gt;&lt;u&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;PROSES PEMBUATAN YOGHURT DARI SUSU&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/u&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 0.25in; text-align: justify; text-indent: 0.25in; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;Bahan:&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 0.25in; text-align: justify; text-indent: 0.25in; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;- Susu sapi atau susu bubuk&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 0.25in; text-align: justify; text-indent: 0.25in; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;- Bakteri starter lactobacillus bulgaricus dan Streptococcus&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 0.25in; text-align: justify; text-indent: 0.25in; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;- Flavour buatan (bila perlu)&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 0.25in; text-align: justify; text-indent: 0.25in; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;- Gula atau sirup (bila perlu)&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 0.25in; text-align: justify; text-indent: 0.25in; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;Alat:&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 0.25in; text-align: justify; text-indent: 0.25in; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;- panci email&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 0.25in; text-align: justify; text-indent: 0.25in; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;- kompor&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 0.25in; text-align: justify; text-indent: 0.25in; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;- alat pengaduk&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 0.25in; text-align: justify; text-indent: 0.25in; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;- inkubator (bila tersedia)&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 0.25in; text-align: justify; text-indent: 0.25in; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 0.25in; text-align: justify; text-indent: 0.25in; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;Cara pembuatan yoghurt :&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 0.75in; text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;Susu murni &lt;/span&gt;&lt;span  lang="SV" style="font-family:Wingdings;"&gt;&lt;span style=""&gt;à&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt; Diencerkan dengan air hangat &lt;/span&gt;&lt;span  lang="SV" style="font-family:Wingdings;"&gt;&lt;span style=""&gt;à&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt; Dipanaskan sampai mendidih &lt;/span&gt;&lt;span  lang="SV" style="font-family:Wingdings;"&gt;&lt;span style=""&gt;à&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt; + susu skim bubuk &lt;/span&gt;&lt;span  lang="SV" style="font-family:Wingdings;"&gt;&lt;span style=""&gt;à&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt; + gula 6-8% dari susu segar &lt;/span&gt;&lt;span  lang="SV" style="font-family:Wingdings;"&gt;&lt;span style=""&gt;à&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt; Diaduk dengan rata &lt;/span&gt;&lt;span  lang="SV" style="font-family:Wingdings;"&gt;&lt;span style=""&gt;à&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt; Didinginkan hingga mencapai 45 C &lt;/span&gt;&lt;span  lang="SV" style="font-family:Wingdings;"&gt;&lt;span style=""&gt;à&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt; + bakteri starter yoghurt &lt;/span&gt;&lt;span  lang="SV" style="font-family:Wingdings;"&gt;&lt;span style=""&gt;à&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt; Dimasukkan ke dalam botol &lt;/span&gt;&lt;span  lang="SV" style="font-family:Wingdings;"&gt;&lt;span style=""&gt;à&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt; steril atau gelas plastik &lt;/span&gt;&lt;span  lang="SV" style="font-family:Wingdings;"&gt;&lt;span style=""&gt;à&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt; inkubasi 12-14 jam pada susu ruang &lt;/span&gt;&lt;span  lang="SV" style="font-family:Wingdings;"&gt;&lt;span style=""&gt;à&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt; YOGHURT&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 0.75in; text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 0.75in; text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 0.75in; text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 0.75in; text-align: center; line-height: 200%;" align="center"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="line-height: 200%;font-size:14;" lang="SV" &gt;DAFTAR PUSTAKA&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 0.75in; text-align: center; line-height: 200%;" align="center"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="line-height: 200%;font-size:14;" lang="SV" &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 1.5in; text-align: justify; text-indent: -0.75in; line-height: 200%;"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;Astawan M. W. dan M. Astawan, 1989. Teknologi Pengolahan Pangan Hewani Tepat Guna. Akademi Presindo. Jakarta&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 1.5in; text-align: justify; text-indent: -0.75in; line-height: 200%;"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 1.5in; text-align: justify; text-indent: -0.75in; line-height: 200%;"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;Buckle, K.A., R. A. Edwards, G.H. Fleet and M. Woolton., 1987. Ilmu Pangan. Penerbit Universitas Indonesia. Jakarta&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 1.5in; text-align: justify; text-indent: -0.75in; line-height: 200%;"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 0.75in; text-align: justify; line-height: 200%;"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;http://library.usu.ac.id/download/fp/ternak-eniza.pdf.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;span class="fullpost"&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7799456194835985631-724517876319782006?l=mantrihewan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mantrihewan.blogspot.com/feeds/724517876319782006/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://mantrihewan.blogspot.com/2010/05/teknologi-pengolahan-susu-dan-pembuatan.html#comment-form' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7799456194835985631/posts/default/724517876319782006'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7799456194835985631/posts/default/724517876319782006'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mantrihewan.blogspot.com/2010/05/teknologi-pengolahan-susu-dan-pembuatan.html' title='TEKNOLOGI PENGOLAHAN SUSU DAN PEMBUATAN YOGHURT,KEJU dan MENTEGA'/><author><name>mantri hewan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01711863933778924396</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/-EelbdX9ZdFM/TkKagZdvxKI/AAAAAAAAAHg/lysR64aRtWE/s220/kebook3.png'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7799456194835985631.post-5524678244329108389</id><published>2010-05-09T05:40:00.000-07:00</published><updated>2011-05-07T02:38:43.573-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='ARTIKEL MANTRI HEWAN'/><title type='text'>KANDUNGAN UBI JALAR YANG MENCENGANGKAN!!!</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_2oXkUlBd05g/S-avOIBJZaI/AAAAAAAAADs/oLuovO2xZSM/s1600/Ubi+Jalar+Gizi_thumb%5B5%5D.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 320px; height: 185px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_2oXkUlBd05g/S-avOIBJZaI/AAAAAAAAADs/oLuovO2xZSM/s320/Ubi+Jalar+Gizi_thumb%5B5%5D.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5469251454693369250" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;font-size:85%;"  &gt;Ubi jalar &lt;em&gt;( Ipomea batatas L.)&lt;/em&gt; merupakan tanaman sumber karbohidrat , selain itu juga merupakan sumber vitamin dan mineral. Diharapkan dengan mengkonsumsi ubi jalar sebagai makanan tambahan dapat meningkatkan konsumsi vitamin A dan C lebih banyak (Mahmud,1980).&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;font-size:85%;"  &gt;Konsumsi ubi jalar sebagai pangan, sebagian besar dilakukan dengan cara disantap dari pemasakan ubi segar. Keragaman-keragaman kecil dilakukan dengan perubahan bentuk atau penambahan bumbu seperti ubi rebus, ubi goreng, kolak dan keripik. Filipina telah mengembangkan produk olahan ubi jalar menjadi berbagai produk seperti manisan, asinan, &lt;em&gt;jam,&lt;/em&gt; sari buah dan berbagai jenis minuman pada tingkat komersial (Truong, 1986).&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;font-size:85%;"  &gt;Pati merupakan bagian terbesar dalam ubi jalar dan amilopektin merupakan bagian terbesar dari pati ubi jalar. Langlois and Wagoner ( 1967) menyatakan bahwa kandungan amilosa pati ubi jalar sebesar 17,8 % sedangkan menurut Onwueme (1978), fraksi pati pada ubi jalar terdiri atas seperempat bagian amilosa dan tigaperempat bagian amilopektin.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;font-size:85%;"  &gt;Pantastico (1986) menyatakan, bahwa pada ubi jalar basah yang berdaging lunak kandungan patinya antara 13-20 %, sedangkan pada jenis yang lebih kering, umbinya lebih kompak mengandung 18-25 % zat pati. Jenis ubi jalar yang berwarna putih mengandung kadar air yang lebih sedikit daripada yang berwarna merah. Varietas ubi jalar yang berwarna kuning tidak semanis varietas yang berwarna putih tetapi memiliki bau dan rasa serta sifat-sifat yang baik untuk dimasak. Jumlah kandungan gizi ubi jalar dalam 100 gram bahan yang dapat dimakan dapat dilihat pada Tabel 1.&lt;strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;font-size:85%;"  &gt;&lt;strong&gt;Tabel 1. Kandungan gizi ubi jalar setiap 100 gram bahan yang dapat dimakan&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div style="margin-left: 5pt; text-align: justify;"&gt; &lt;table style="border-collapse: collapse; text-align: left; margin-left: 0px; margin-right: 0px;" border="0"&gt; &lt;col&gt; &lt;col&gt; &lt;col&gt; &lt;tbody valign="top"&gt; &lt;tr&gt; &lt;td style="border: 0.5pt solid ; padding-left: 7px; padding-right: 7px;"&gt; &lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;font-size:85%;"  &gt;Komponen&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;/td&gt; &lt;td style="border-style: solid solid solid none; padding-left: 7px; padding-right: 7px;"&gt; &lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;font-size:85%;"  &gt;Ubi Jalar Merah&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;/td&gt; &lt;td style="border-style: solid solid solid none; padding-left: 7px; padding-right: 7px;"&gt; &lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;font-size:85%;"  &gt;Ubi Jalar Putih&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;/td&gt; &lt;/tr&gt; &lt;tr style="height: 259px;"&gt; &lt;td style="border-style: none solid solid; padding-left: 7px; padding-right: 7px;"&gt; &lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;font-size:85%;"  &gt;Air (g)&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;font-size:85%;"  &gt;Kalori (kal)&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;font-size:85%;"  &gt;Protein (g)&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;font-size:85%;"  &gt;Lemak&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;font-size:85%;"  &gt;Karbohidrat (g)&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;font-size:85%;"  &gt;Kalsium (mg)&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;font-size:85%;"  &gt;Fosfor (mg)&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;font-size:85%;"  &gt;Zat Besi (mg)&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;font-size:85%;"  &gt;Vitamin A (Iu)&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;font-size:85%;"  &gt;Vitamin B1 (mg)&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;font-size:85%;"  &gt;Vitamin C (mg)&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;font-size:85%;"  &gt;Bagian Yang Dapat Dimakan (g)&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;/td&gt; &lt;td style="border-style: none solid solid none; padding-left: 7px; padding-right: 7px;"&gt; &lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;font-size:85%;"  &gt;68,5&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;font-size:85%;"  &gt;123&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;font-size:85%;"  &gt;1,8&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;font-size:85%;"  &gt;0,7&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;font-size:85%;"  &gt;27,90&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;font-size:85%;"  &gt;30,00&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;font-size:85%;"  &gt;49,00&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;font-size:85%;"  &gt;0,70&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;font-size:85%;"  &gt;7700,00&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;font-size:85%;"  &gt;0,09&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;font-size:85%;"  &gt;22,00&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/p&gt; &lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;font-size:85%;"  &gt;86,00&lt;/span&gt; &lt;/p&gt; &lt;/td&gt; &lt;td style="border-style: none solid solid none; padding-left: 7px; padding-right: 7px;"&gt; &lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;font-size:85%;"  &gt;68,5&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;font-size:85%;"  &gt;123&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;font-size:85%;"  &gt;1,8&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;font-size:85%;"  &gt;0,7&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;font-size:85%;"  &gt;27,90&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;font-size:85%;"  &gt;30,00&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;font-size:85%;"  &gt;49,00&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;font-size:85%;"  &gt;0,70&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;font-size:85%;"  &gt;60,00&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;font-size:85%;"  &gt;0,09&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;font-size:85%;"  &gt;22,00&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/p&gt; &lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;font-size:85%;"  &gt;86,00&lt;/span&gt; &lt;/p&gt; &lt;/td&gt; &lt;/tr&gt; &lt;/tbody&gt; &lt;/table&gt; &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;font-size:85%;"  &gt;Sumber : Rukmana (1997)&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;font-size:85%;"  &gt;Selain mengandung zat gizi yang sangat diperlukan oleh tubuh, ubi jalar juga mengandung zat anti gizi tripsin inhibitor dengan jumlah 0,26 %;43,6 IU per 100 gram ubi jalar segar ( Bradbury, 1985). Tripsin inhibitor tersebut akan menutup gugus aktif enzim tripsin sehingga aktivitas enzim tersebut terhambat dan tidak dapat melakukan fungsinya sebagai pemecah protein. Namun demikian, aktivitas tripsin inhibitor tersebut dapat dihilangkan dengan pengolahan sederhana yakni dengan cara pengukusan, perebusan dan pemasakan ( Bradbury and Halloway, 1988).&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;font-size:85%;"  &gt;Senyawa lain yang tidak menguntungkan pada ubi jalar adalah senyawa-senyawa penyebab flatulensi, namun senyawa tersebut belum teridentifikasi secara jelas. Flatulensi dapat disebabkan oleh senyawa karbohidrat yang tidak tercerna yang difermentasi oleh bakteri tertentu dalam usus sehingga menghasilkan gas H2 dan CO2. Diduga flatulensi disebakan oleh karbohidrat jenis rafinosa, stakios dan verbaskosa (Palmer, 1982).&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;font-size:85%;"  &gt;Produktivitas ubi jalar cukup tinggi dibandingkan dengan padi. Ubi jalar dengan masa panen 4 bulan dapat menghasilkan produk lebih dari 30 ton/Ha, tergantung dari bibit, sifat tanah dan pemeliharaannya. Walaupun saat ini rata-rata produktivitas ubi jalar nasional baru mencapai 12 ton/Ha, tetapi jumlah ini masih lebih besar, jika kita bandingkan dengan produktivitas padi (+/-4.5 ton/Ha). Selain itu, masa tanam ubi jalar juga lebih singkat dibandingkan dengan padi.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;font-size:85%;"  &gt;Karbohidrat yang dikandung ubi jalar masuk dalam klasifikasi Low Glycemix Index (LGI, 54), artinya komoditi ini sangat cocok untuk penderita diabetes. Mengonsumsi ubi jalar tidak secara drastis menaikkan gula darah, berbeda halnya dengan sifat karbohidrat dengan Glycemix index tinggi, seperti beras dan jagung.Sebagian besar serat ubi jalar merah merupakan serat larut, yang menyerap kelebihan lemak/kolesterol darah, sehingga kadar lemak/kolesterol dalam darah tetap aman terkendali. Kandungan karotenoid (betakaroten) pada ubi jalar, dapat berfungsi sebagai antioksidan. Antioksidan yang tersimpan dalam ubi jalar merah mampu menghalangi laju perusakan sel oleh radikal bebas. Kombinasi betakaroten dan vitamin E dalam ubi jalar bekerja sama menghalau stroke dan serangan jantung. Betakarotennya mencegah stroke sementara vitamin E mecegah terjadinya penyumbatan dalam saluran pembuluh darah, sehingga dapat mencegah munculnya serangan jantung.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;span style=";font-family:Arial;font-size:85%;"  &gt;Dengan perkembangan ilmu dan teknologi, ubi jalar dapat digunakan untuk beberapa keperluan terutama setelah ditemukan metode pengolahan hasil atau pasca panen yang lebih lebih baik. Penelitian ke arah pemanfaatan ubi jalar secara luas di Indonesia telah banyak dilakukan. Thenawidjaya (1976) telah mencoba membuat tepung ubi jalar, Setyawati (1981) dan Kadarisman (1985) meneliti tentang pembuatan pati/tepung ubi jalar. Balai besar Industri hasil Pertanian (BBIHP) Bogor juga telah mencoba meneliti pembuatan tepung dan pemanfaatannya dalam pembuatan beberapa produk. Purnomo et al (2000) telah mengembangkan tepung ubi jalar termodifikasi menggunakan enzim alpha-amilase yang ditujukan untuk memproduksi pati atau tepung ubi jalar termdofikasi sebagai ingredient pangan Sementara Anwar, et al (1993) mencoba pemanfaatan tepung ubi jalar dalam pembuatan produk-produk roti, cookies dan biskuit dengan hasil yang cukup memuaskan. Produk-produk dari tepung ubi jalar ternyata cukup disukai oleh konsumen. (sumber dari : &lt;a href="http://lordbroken.wordpress.com/2010/03/11/ubi-jalar/"&gt;om lordbroken)&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;font-size:85%;"  &gt;Nah untuk anda yang belum terbiasa dgn menu ubi jalar &lt;a href="http://www.sedap-sekejap.com/artikel/2001/edisi7/files/reka.htm"&gt;silahkan klik di sini&lt;/a&gt; sebagai referensi anda. semoga bermanfaat. dan untuk mengetahui manfaat ubi jalar silahkan &lt;a href="http://biens-naturels.blogspot.com/2009/09/khasiat-ubi-jalar.html"&gt;Klik disini&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7799456194835985631-5524678244329108389?l=mantrihewan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mantrihewan.blogspot.com/feeds/5524678244329108389/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://mantrihewan.blogspot.com/2010/05/kandungan-ubi-jalar-yang-mengcengangkan.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7799456194835985631/posts/default/5524678244329108389'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7799456194835985631/posts/default/5524678244329108389'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mantrihewan.blogspot.com/2010/05/kandungan-ubi-jalar-yang-mengcengangkan.html' title='KANDUNGAN UBI JALAR YANG MENCENGANGKAN!!!'/><author><name>mantri hewan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01711863933778924396</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/-EelbdX9ZdFM/TkKagZdvxKI/AAAAAAAAAHg/lysR64aRtWE/s220/kebook3.png'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_2oXkUlBd05g/S-avOIBJZaI/AAAAAAAAADs/oLuovO2xZSM/s72-c/Ubi+Jalar+Gizi_thumb%5B5%5D.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7799456194835985631.post-8900133798653235550</id><published>2010-05-05T03:34:00.000-07:00</published><updated>2011-05-07T02:38:43.573-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='ARTIKEL MANTRI HEWAN'/><title type='text'>TANAH PASIR BISA PRODUKTIF???</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_2oXkUlBd05g/S-FK9WlVWKI/AAAAAAAAADk/fmUTF--q0Eg/s1600/pasir+pantai.JPG"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 320px; height: 240px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_2oXkUlBd05g/S-FK9WlVWKI/AAAAAAAAADk/fmUTF--q0Eg/s320/pasir+pantai.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5467733840499136674" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Hasil penelitian Syamsul A Siradz dan Siti Kabirun, mahasiswa Jurusan Ilmu Tanah Fakultas Pertanian Universitas Gadjah Mada (UGM), Yogyakarta, pada 2003 menyebutkan, lahan pasir pantai DIY yang luasnya mencapai 13.000 hektar memang miskin unsur hara. Di Kulon Progo luas lahan pasir mencapai 4.434 ha.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kandungan hara lahan pasir hanya terbatas pada fosfor yang jumlahnya sangat sedikit (5,1-20,5 ppm). Sementara itu, bahan-bahan organik lain hanya 0,4-0,8 persen, natrium 0,05-0,08 persen, dan kalium 0,09-0,2 persen.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Temperatur permukaan lahan pasir juga amat tinggi, rata-rata di atas 30 derajat celsius. Embusan angin kencang juga mendukung penguapan air di pantai. Karakter lahan semacam ini sangat tidak menguntungkan bagi pertumbuhan tanaman.&lt;br /&gt;pertengahan 1985, Sukarman, pemuda Desa Bugel, Panjatan, itu tak sengaja menemukan cara mengolah lahan itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kotoran sapi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ditemui di kediamannya, Jumat (26/3), Sukarman menceritakan, pengetahuan itu didapat dari hasil mengamati sejumlah batang tanaman cabai merah yang hidup di atas kotoran sapi kering bercampur pasir pantai. ”Dari situ saya berpikir untuk mencoba menanam cabai di atas lahan pasir,” ujarnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Eksperimen perdana dilakukan dengan menanam bibit cabai di atas lahan pasir seluas 200 meter. Ladang garapan Sukarman berjarak sekitar 50 meter dari bibir pantai.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebelum menanam, alumni Akademi Perindustrian Yogyakarta ini mencampur pasir dengan kotoran sapi. Tanaman cabai dapat tumbuh, tetapi banyak juga yang layu akibat kekurangan air. Setiap hari Sukarman harus menggotong air tawar dari sumur di desa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;”Sekali waktu saya lelah menggotong air, lalu iseng menggali pasir. Ternyata saya mendapatkan air. Sampai kedalaman sekitar 3 meter, air seperti memancar,” kenangnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Air dari resapan Sungai Progo tersebut kemudian dialirkan Sukarman ke dalam bak-bak penampungan berbentuk buis (lingkaran) dari bahan cor semen-cikal bakal irigasi ”sumur renteng”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sukarman hanya butuh waktu 3 bulan untuk membuktikan keberhasilan pertanian lahan pasir. Ia ingat jumlah panen cabai merah perdana, 17 kilogram. Satu demi satu tetangganya mulai mengikuti usahanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kini, sekitar 6.000 keluarga di 10 desa pesisir Kulon Progo, mulai dari Pantai Trisik hingga Congot, menjadikan pertanian lahan pasir berstatus milik Keraton Paku Alam (Paku Alam Ground) sebagai mata pencaharian utama. Lahan itu juga bisa ditanami semangka, melon, sawi, terung, kentang, jagung.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan luas kepemilikan lahan rata-rata 0,2 ha, setiap keluarga bisa mendapat pendapatan panen minimal Rp 5 juta per tiga bulan. Cabai merah dipetik 1-2 kali per minggu dengan tingkat produktivitas 1 ton untuk lahan 0,2 ha. Harga cabai merah rata-rata Rp 7.000 per kilogram.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Padahal, kata Supriyadi, Ketua Paguyuban Petani Lahan Pantai Kulon Progo, tanaman cabai merah bisa tahan hingga 20 kali petik jika pupuk kandang diberikan intensif.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kesuksesan pertanian lahan pasir juga menarik minat kalangan akademisi. Dja’far Shiddieq, ahli Ilmu Tanah Fakultas Pertanian UGM adalah salah satu peneliti yang aktif mendatangi pesisir Kulon Progo sejak tahun 1996. Ia kerap membawa mahasiswa belajar sistem pertanian lahan pasir itu langsung dengan petani. Terakhir, ia membawa sekitar 30 mahasiswa dan dosen asing.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Inovasi terbaru yang dilakukan Dja’far adalah menambah lapisan bentonit pada berbagai variasi kedalaman lahan, mulai dari 15 sampai 45 sentimeter. Bentonit bersifat kedap menahan kandungan air lebih lama di lahan pasir. Produktivitas pun pertanian naik 20-25 persen.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain itu petani lahan pasir juga menerapkan penggunaan mulsa plastik dan jerami untuk mengurangi penguapan. Dengan demikian, kelengasan tanah benar-benar terjaga dan akar tanaman bisa menyerap air dengan lebih baik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;”Penggunaan mulsa juga mengurangi perkembangbiakan hama dan gulma. Kami tidak perlu lagi menggunakan obat-obatan kimia beracun,” kata Sumanto.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk menghalau tiupan angin kencang yang membawa uap garam, petani memagari lahan garapan mereka dengan pelepah daun kelapa. Sejumlah petani mulai menanam cemara udang. Tanaman berdaun jarum ini juga menjaga permukiman warga dari badai dan tsunami.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pertanian terpadu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tidak hanya bermanfaat bagi manusia, pertanian lahan pasir juga bermanfaat bagi ternak. Sisa tanaman pascapanen bisa diolah menjadi pakan ternak. Sebuah siklus terbentuk: limbah pertanian dimanfaatkan ternak dan limbah peternakan berupa kotoran hewan diolah menjadi pupuk kandang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dja’far menyebut siklus ini sebagai wujud nyata dari sistem pertanian terpadu sekaligus pertanian organik. ”Pertanian terpadu amat ramah lingkungan, nyaris tak ada limbah terbuang. Zero waste,” kata Dja’far.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;sumber dari : &lt;a href="http://cetak.kompas.com/read/xml/2010/03/30/02422464/menanam.asa.di.lahan.pasir"&gt;kompas cetak&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7799456194835985631-8900133798653235550?l=mantrihewan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mantrihewan.blogspot.com/feeds/8900133798653235550/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://mantrihewan.blogspot.com/2010/05/tanah-pasir-bisa-produktif.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7799456194835985631/posts/default/8900133798653235550'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7799456194835985631/posts/default/8900133798653235550'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mantrihewan.blogspot.com/2010/05/tanah-pasir-bisa-produktif.html' title='TANAH PASIR BISA PRODUKTIF???'/><author><name>mantri hewan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01711863933778924396</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/-EelbdX9ZdFM/TkKagZdvxKI/AAAAAAAAAHg/lysR64aRtWE/s220/kebook3.png'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_2oXkUlBd05g/S-FK9WlVWKI/AAAAAAAAADk/fmUTF--q0Eg/s72-c/pasir+pantai.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7799456194835985631.post-4215041819529791465</id><published>2010-03-05T07:10:00.000-08:00</published><updated>2010-06-28T11:28:54.537-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='TIP PERAWATAN HEWAN'/><title type='text'>Manajemen dan Penyakit pada Kambing&amp;Domba</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_2oXkUlBd05g/S-axJUVmpZI/AAAAAAAAAD0/tJ45BZrYAz4/s1600/scabies-kucing-tungau.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 300px; height: 300px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_2oXkUlBd05g/S-axJUVmpZI/AAAAAAAAAD0/tJ45BZrYAz4/s320/scabies-kucing-tungau.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5469253571124307346" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Scabies atau kudis adalah salah satu penyakit yang sering dijumpai pada kambing yang disebabkan oleh tungau Sarcoptes scabiei yang menyebabkan dermatitis gatal yang parah. Scabies menyebar dengan mudah melalui kontak langsung, dan bahan-bahan yang ada di kandang seperti pagar, tempat pakan, dan bahan lain yang terkontaminasi bertindak sebagai carrier (Blood et al., 1986). Penyakit ini menimbulkan kerugian akibat penurunan berat badan (Manurung dkk., 1992), penurunan produksi daging, kualitas kulit dan gangguan kesehatan masyarakat (Iskandar, 2000) dan penurunan harga jual kambing sampai 1/3 harga normal (Manurung 1991). Bahkan Manurung dkk (1986) menyebutkan bahwa kambing scabies yang tidak diobati bisa mengalami kematian dalam tiga bulan. Selain kerugian ekonomis tersebut, penyakit ini juga sangat merugikan karena bersifat zoonosis yaitu penyakit ternak yang mampu menyerang manusia (Blood et al., 1986).&lt;br /&gt;&lt;a href="http://www.sasak.org/univ-ks/52-pertanian/517-penanggulangan-penyakit-korengan-pada-kambing.html"&gt;(sumber : Drh. Nurul H. ) &lt;/a&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color:#ff0000;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7799456194835985631-4215041819529791465?l=mantrihewan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mantrihewan.blogspot.com/feeds/4215041819529791465/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://mantrihewan.blogspot.com/2010/03/manajemen-dan-penyakit-pada-kambing.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7799456194835985631/posts/default/4215041819529791465'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7799456194835985631/posts/default/4215041819529791465'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mantrihewan.blogspot.com/2010/03/manajemen-dan-penyakit-pada-kambing.html' title='Manajemen dan Penyakit pada Kambing&amp;Domba'/><author><name>mantri hewan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01711863933778924396</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/-EelbdX9ZdFM/TkKagZdvxKI/AAAAAAAAAHg/lysR64aRtWE/s220/kebook3.png'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_2oXkUlBd05g/S-axJUVmpZI/AAAAAAAAAD0/tJ45BZrYAz4/s72-c/scabies-kucing-tungau.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7799456194835985631.post-8454411974141927665</id><published>2010-03-05T06:17:00.001-08:00</published><updated>2010-03-05T07:00:23.012-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='ARTIKEL MANTRI HEWAN'/><title type='text'>Cara Membuat Read More Dgn Mudah</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_2oXkUlBd05g/S5EZ5tTL-QI/AAAAAAAAADM/a4HeWlZQcww/s1600-h/izze_blips.gif"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 249px; height: 320px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_2oXkUlBd05g/S5EZ5tTL-QI/AAAAAAAAADM/a4HeWlZQcww/s320/izze_blips.gif" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5445161903670950146" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;setelah sekian lama stangnan dan tidak membuat postingan di blog ini, akhirnya motivasi itu muncul lagi setelah bertemu dgn teman yg memiliki nasib yg sama dgn aq yaitu sama2 molor kuliah..he3 nasib nasib&lt;span class="fullpost"&gt; kata pepatah "Niat yg baik pasti ada aja jalanya". jadinya aq mau berniat meramaikan blantika blog dgn kembali aktip menulis biar otak ini dpt slalu aktip dan syukur2 dibaca blogger lain. amin&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;-----------&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;b:if cond="data:blog.pageType == &amp;quot;item&amp;quot;"&gt;&lt;a href="http://www.o-om.com/2009/04/cara-pasang-auto-read-more-terbaru-part.html"&gt;silahkan anda baca tutorial ini dari o-om &lt;/a&gt;&lt;/b:if&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;b:if cond="data:blog.pageType == &amp;quot;item&amp;quot;"&gt;&lt;/b:if&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;b:if cond="data:blog.pageType == &amp;quot;item&amp;quot;"&gt;Ok !!! gampang bukan. ^_^ silahkan anda coba dan jika kurang puas dapat menghubungi Pak Mantri. Nuwun&lt;/b:if&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;b:if cond="data:blog.pageType == &amp;quot;item&amp;quot;"&gt;&lt;/b:if&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;b:if cond="data:blog.pageType == &amp;quot;item&amp;quot;"&gt;&lt;/b:if&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7799456194835985631-8454411974141927665?l=mantrihewan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mantrihewan.blogspot.com/feeds/8454411974141927665/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://mantrihewan.blogspot.com/2010/03/cara-membuat-read-more-dgn-mudah.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7799456194835985631/posts/default/8454411974141927665'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7799456194835985631/posts/default/8454411974141927665'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mantrihewan.blogspot.com/2010/03/cara-membuat-read-more-dgn-mudah.html' title='Cara Membuat Read More Dgn Mudah'/><author><name>mantri hewan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01711863933778924396</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/-EelbdX9ZdFM/TkKagZdvxKI/AAAAAAAAAHg/lysR64aRtWE/s220/kebook3.png'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_2oXkUlBd05g/S5EZ5tTL-QI/AAAAAAAAADM/a4HeWlZQcww/s72-c/izze_blips.gif' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7799456194835985631.post-7646356351298476711</id><published>2010-02-08T19:20:00.000-08:00</published><updated>2010-03-05T07:03:35.665-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='ARTIKEL MANTRI HEWAN'/><title type='text'>MEMPERCEPAT KINERJA PC XP</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_2oXkUlBd05g/S5EdJCtwWLI/AAAAAAAAADc/-Cr6g7l7sUo/s1600-h/computer-music-561760.jpeg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 320px; height: 256px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_2oXkUlBd05g/S5EdJCtwWLI/AAAAAAAAADc/-Cr6g7l7sUo/s320/computer-music-561760.jpeg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5445165465652451506" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="fullpost"  style="font-size:78%;"&gt;Optimalisasi Kinerja PC&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="fullpost"  style="font-size:78%;"&gt;Tweaking Windows Untuk Mempercepat Computer&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="fullpost"  style="font-size:78%;"&gt;Pada kali ini ESC-creation akan membahas bagaimana mempercepat kinerja komputer yang kita miliki sehingga performance lebih baik dengan sedikit Tweaking dan Modifikasi pada setting Windows computer kita. Hal ini sangat membantu untuk mempercepat Kinerja computer kita yang mungkin anda rasa masih lamban seperti bila kita masih menggunakan PC setara pentium III atau Pentium 4.&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="fullpost"  style="font-size:78%;"&gt;Dengan menerapkan Modifikasi, optimiser, Tweaking seeting Registry pada Windows maka hal ini akan mengoptimalkan kerja dari Computer agar bekerja lebih cepat dari sebelumnya.&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="fullpost"  style="font-size:78%;"&gt;Berikut langkah Optimalisasi Windows untuk mempercepat kinerja Komputer :&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="fullpost"  style="font-size:78%;"&gt;A. Matikan beberapa fitur Start Up.&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="fullpost"  style="font-size:78%;"&gt;Hal ini akan mempercepat loading Windows pada waktu Booting atau pertama kali kita menghidupkan Komputer.&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="fullpost"  style="font-size:78%;"&gt;   * Masuk menu RUN &gt;&gt;&gt; Ketikan MSCONFIG &gt;&gt; OK &gt;&gt; Pilih menu Start Up &gt;&gt; Hilangkan semua cawang pada Start up kecuali Program Anti virus&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="fullpost"  style="font-size:78%;"&gt;   * Klik Menu service &gt;&gt; Hilangkan cawang pada Automatic Updates&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="fullpost"  style="font-size:78%;"&gt;   * Setelah itu &gt;&gt;&gt; Aplly &gt;&gt;&gt; Ok&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="fullpost"  style="font-size:78%;"&gt;Hal ini memerlukan Restart Windows, Setelah itu ada Message Windows dan pilih dont show this message again. Kemudian lanjutkan ke Optimasi pada Registry Windows di bawah ini.&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="fullpost"  style="font-size:78%;"&gt;B. Optimasi Pada Registry&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="fullpost"  style="font-size:78%;"&gt;Rubah Registry Windows pada bagian berikut ini.&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="fullpost"  style="font-size:78%;"&gt;   * MASUK RUN &gt;&gt; Ketik REGEDIT &gt;&gt; &gt;&gt; OK&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="fullpost"  style="font-size:78%;"&gt;   * MY COMPUTER &gt;&gt;&gt; HKEY_CURRENT_USER &gt;&gt; CONTROL PANEL &gt;&gt; DESKTOP &gt;&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="fullpost"  style="font-size:78%;"&gt;   * Cari MENU SHOW DELAY &gt;&gt; Doble Klik dan rubah value data menjadi 10&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="fullpost"  style="font-size:78%;"&gt;   * Cari HUNG-UP TIME OUT &gt;&gt; Doble Klik rubah value dataya menjadi 5&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="fullpost"  style="font-size:78%;"&gt;   * MY COMPUTER &gt;&gt; HKEY_LOCAL_MACHINE &gt;&gt; SYSTEM &gt;&gt; CONTROLSET001 &gt;&gt; CONTROL &gt;&gt; WAIT TO KILL SERVICE &gt;&gt; Rubah Valuenya menjadi 500&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="fullpost"  style="font-size:78%;"&gt;   * MY COMPUTER &gt;&gt; HKEY_LOCAL_MACHINE &gt;&gt; SYSTEM &gt;&gt; CONTROL SET002 &gt;&gt; CONTROL &gt;&gt; WAIT TO KILL SERVICE &gt;&gt; Rubah Valuenya menjadi 500&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="fullpost"  style="font-size:78%;"&gt;   * MY COMPUTER &gt;&gt; HKEY_LOCAL_MACHINE &gt;&gt; SYSTEM &gt;&gt; CURRENT CONTROL Set&gt; COntrol &gt;&gt; SESION MANAGER &gt;&gt; MEMORY MANAGEMENT &gt;&gt; DISABLE PAGING EXCecutive &gt;&gt; Rubah Value data menjadi 1&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="fullpost"  style="font-size:78%;"&gt;C. Optimalkan Virtual Memory&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="fullpost"  style="font-size:78%;"&gt;   * Masuk Control Panel &gt;&gt; System &gt;&gt; Advanced &gt;&gt; Performance Setting &gt;&gt;&gt; Pilih Custom &gt;&gt; Cawang pada : “Use Drop Shadow For Icon labels on the dekstop” dan “Use Visual styles on windows and buttons” dan kemudian aplly.&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="fullpost"  style="font-size:78%;"&gt;   * Pada menu advanced &gt;&gt;&gt; Virtual memory &gt;&gt; Change &gt;&gt; Klik pada drive c:Windows &gt;&gt; Pilih Custom Size &gt;&gt; Rubah Value pada initial size dan maximum Size 2 kali lipat dari value sebelumnya misal 256 rubah ke 512 , 512 rubah 1000) atau anda bisa merubah sesuai keinginan anda asal lebih besar dari value sebelumnya, Kemudian klik Ok.&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="fullpost"  style="font-size:78%;"&gt;Tweaking dan Modifikasi diatas bertujuan untuk mengoptimalkan dan mempercepat proses kerja suatu program atau software. Dan untuk mencegah peringatan / warning Virtual memory too low pada saat menjalankan program yag berat seperti Adobe Photoshob, Corel Draw, Adobe Premiere, Pinacle dan program berat lain yang memerlukan Virtual memory yang besar. Dan juga hal ini untuk mendukung Memory Ram yang kecil sehingga masih bisa digunakan untuk menjalankan progam berat tersebut.&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="fullpost"  style="font-size:78%;"&gt;Setelah selesai Restart komputer anda maka Kinerja dan Performance Computer anda akan lebih cepat dari sebelumnya. Selamat Mencoba.&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7799456194835985631-7646356351298476711?l=mantrihewan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mantrihewan.blogspot.com/feeds/7646356351298476711/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://mantrihewan.blogspot.com/2010/02/mempercepat-kinerja-pc-xp.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7799456194835985631/posts/default/7646356351298476711'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7799456194835985631/posts/default/7646356351298476711'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mantrihewan.blogspot.com/2010/02/mempercepat-kinerja-pc-xp.html' title='MEMPERCEPAT KINERJA PC XP'/><author><name>mantri hewan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01711863933778924396</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/-EelbdX9ZdFM/TkKagZdvxKI/AAAAAAAAAHg/lysR64aRtWE/s220/kebook3.png'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_2oXkUlBd05g/S5EdJCtwWLI/AAAAAAAAADc/-Cr6g7l7sUo/s72-c/computer-music-561760.jpeg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7799456194835985631.post-8847045316657082602</id><published>2009-11-24T23:08:00.000-08:00</published><updated>2010-06-28T11:28:54.537-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='ARTIKEL MANTRI HEWAN'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='TIP PERAWATAN HEWAN'/><title type='text'>BETERNAK ITIK : BISNIS YANG MENJANJIKAN</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_2oXkUlBd05g/S5EbjMCpWqI/AAAAAAAAADU/zOYf5kQgA_g/s1600-h/1024345p.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 298px; height: 225px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_2oXkUlBd05g/S5EbjMCpWqI/AAAAAAAAADU/zOYf5kQgA_g/s320/1024345p.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5445163715809335970" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;orang awam akan cenderung meremehkan potensi dari bebek, betapa tidak bebek identik dengan air, lumpur, kotoran, dan bau. hal ini tentunya sudah menjadi pandangan umum yang melekat pada bebek. dengan berat yang sama harga bebek lebih mahal daripada jenis unggas yang lainnya, ini tentunya menjadi pertanyaan besar, kenapa demikian?. pertanyaan sederhana tersebut jawabannya juga sederhana, karena bebek punya potensi lebih dibandingkan jenis ternak yang lainnya. jawaban tersebut saya kuatkan dengan dasar sebagai berikut:&lt;br /&gt;1. bebek merupakan jenis unggas yang paling tahan terhadap penyakit, jika dibandingkan dengan ayam ataupun unggas yang lainya maka bebek merupakan yang terkuat.&lt;br /&gt;2. telur bebek dipasaran mempunyai harga lebih tinggi dibandingkan dengan telur ayam ataupun puyuh.&lt;br /&gt;3. daging bebek mempunyai rasa lebih gurih dibandingkan dengan daging unggas lainya, sehinnga harga daging bebek lebih mahal jika dibandingkan dengan unggas lainnya&lt;br /&gt;4. bebek tidak membutuhkan kandang khusus seperti pada ayam ataupun puyuh, cukup diberi tempat berteduh dari terpal ataupun plastik asalkan bisa terhindar dari hujan dan terik matahari, jadi biaya perkandangan bebek lebih murah dari jenis unggas lainnya.&lt;br /&gt;5. pemberian pakan pada bebek lebih fleksibel dari pada jenis unggas lainnya, misalnya saja kalau memelihara ayam petelur jenis pakannya harus terukur dan pasti, tapi kalau memelihara bebek diberi pakan apa saja bisa asalkan jenis pakan tersebut tidaklah busuk, bisa mulai dari nasi sisa, dedak, roti kedaluwarsa, kepala ikan, keong mas, ampas tahu, ampas ketela, dsb jenis pakan lainnya.&lt;br /&gt;lima alasan tersebut diatas kiranya bisa menjawab pertanyaan sederhana diatas. dengan luas lahan yang sama jika beternak bebek dibandingkan dengan bercocok tanam, misalnya jenis palawija maupun tanaman lainya maka luas tanah tadi lebih produktif jika di gunakan untuk beternak bebek, dan dengan modal yang sama jika dibandingkan dengan memelihara sapi maka beternak bebek lebih banyak memberikan keuntungan secara finansial.&lt;br /&gt;sedikit uraian tersebut merupakan sekedar contoh sederhana tentang potensi beternak itik/ bebek.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7799456194835985631-8847045316657082602?l=mantrihewan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mantrihewan.blogspot.com/feeds/8847045316657082602/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://mantrihewan.blogspot.com/2009/11/beternak-itik-bisnis-yang-menjanjikan.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7799456194835985631/posts/default/8847045316657082602'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7799456194835985631/posts/default/8847045316657082602'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mantrihewan.blogspot.com/2009/11/beternak-itik-bisnis-yang-menjanjikan.html' title='BETERNAK ITIK : BISNIS YANG MENJANJIKAN'/><author><name>mantri hewan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01711863933778924396</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/-EelbdX9ZdFM/TkKagZdvxKI/AAAAAAAAAHg/lysR64aRtWE/s220/kebook3.png'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_2oXkUlBd05g/S5EbjMCpWqI/AAAAAAAAADU/zOYf5kQgA_g/s72-c/1024345p.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7799456194835985631.post-7951314600035820172</id><published>2009-11-02T00:29:00.000-08:00</published><updated>2010-03-05T05:49:42.437-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='ARTIKEL MANTRI HEWAN'/><title type='text'>PDHI : desak Presiden Bentuk Wakil Menteri Otoritas Veteriner</title><content type='html'>&lt;span class="fullpost"&gt;Ternyata ridak presiden saja yang memilik wakil presiden tapi Menteri kayaknya juga butuh wakil yang namanya wakil menteri. Dalam hal ini kita akan menyorot Departemen Pertanian.&lt;br /&gt;Permasalahan ini di tegaskan oleh Asosiasi Fakultas Kedokteran Hewan Indonesia (AFKHI) yang di lansir dari situs ugm.ac.id. Dimana Persatuan FKH se Indonesia mendesak presiden untuk membentuk Wakil Menteri Pertanian Otoritas Veteriner yang berlatarbelakang Profesi Dokter hewan dan nantinya akan bertugas untuk mengurusi bidang otoritas veteriner berdasarkan UU No. 18 tahun 2009. &lt;br /&gt;UU No 18 tahun 2009.&lt;br /&gt;Pada &lt;a href="http://ugm.ac.id"&gt;http://ugm.ac.id&lt;/a&gt; di jelaskan bahwa “Dimungkinkan ada pengambilan keputusan tertinggi di sektor teknis kesehatan hewan berdasarkan profesionalisme veteriner,” kata Dekan FKH UGM, &lt;a href="http://kesmavet.fkh.ugm.ac.id/staff/bambang.php"&gt;Prof. Dr. drh. Bambang Sumiarto, S.U., M.Sc.&lt;/a&gt;, dan Dekan FKH IPB, Dr. I Wayan T. Wibawan, M.S., D.V.M., mewakili delapan dekan FKH se-Indonesia, Kamis (29/10)&lt;br /&gt;Jadi saya pikir2 sekarang Profesi dokter hewan dan paramedik dokter hewan sudah mulai di akui di kancah politik kawan2. Menurut saya untuk lebih idealny kita mengerti dan memahami "Terpinggirkannya Otoritas Dokter hewan" alangkah baiknya saya dan kita membaca apa sih OTORITAS VETERINER itu berdasarkan UU no 18 tahun 2009.&lt;br /&gt;teman-teman silahkan &lt;a href="http://www.ditjenpum.go.id/hukum/2009/uu/UU_18_Tahun_2009.pdf."&gt;Klik disini&lt;/a&gt; atau &lt;a href="http://74.125.153.132/search?q=cache%3AW2aoO_oSbw8J%3Awww.ditjenpum.go.id%2Fhukum%2F2009%2Fuu%2FUU_18_Tahun_2009.pdf+UU+No.+18+tahun+2009.&amp;hl=id&amp;gl=id"&gt;disini &lt;/a&gt; &lt;br /&gt;Nah di UU no 18 tahun 2009, tentang Otoritas Veteriner itu tertuang dalam BAB VII. ayat (1)Penyelenggaraan kesehatan hewan di seluruh&lt;br /&gt;wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia&lt;br /&gt;memerlukan otoritas veteriner. Nah jika presiden tidak mengindahkan otoritas profesi dokter hewan apakah bukan Meminggirkan Dunia Veteriner dan menambah penyakit Zoonosis di Indonesia ini??&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;inspirasi dari : &lt;a href="http://ugm.ac.id/index.php?page=rilis&amp;artikel=2367"&gt;ugm.ac.id&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7799456194835985631-7951314600035820172?l=mantrihewan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mantrihewan.blogspot.com/feeds/7951314600035820172/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://mantrihewan.blogspot.com/2009/11/pdhi-desak-presiden-bentuk-wakil.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7799456194835985631/posts/default/7951314600035820172'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7799456194835985631/posts/default/7951314600035820172'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mantrihewan.blogspot.com/2009/11/pdhi-desak-presiden-bentuk-wakil.html' title='PDHI : desak Presiden Bentuk Wakil Menteri Otoritas Veteriner'/><author><name>mantri hewan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01711863933778924396</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/-EelbdX9ZdFM/TkKagZdvxKI/AAAAAAAAAHg/lysR64aRtWE/s220/kebook3.png'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7799456194835985631.post-2670936847956642575</id><published>2009-10-30T21:49:00.000-07:00</published><updated>2009-10-30T22:05:30.706-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='ARTIKEL MANTRI HEWAN'/><title type='text'>DAERAH  BUTUH BANYAK D3 Kesehatan Hewan</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_2oXkUlBd05g/SuvDIhKzcSI/AAAAAAAAADE/dapFNl_PbhU/s1600-h/diploma.gif"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 290px; height: 320px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_2oXkUlBd05g/SuvDIhKzcSI/AAAAAAAAADE/dapFNl_PbhU/s320/diploma.gif" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5398623129443725602" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perpanjangan tangan direktorat jendral peternakan di lapangan dalam pelayanan kesehatan hewan adalah Pos Keswan. Pos Keswan di Sumatera Barat pada tahun 2003 tercatat sebanyak 18 buah. Seiring dengan adanya penambahan kabupaten di Sumatera Barat, pada tahun 2004 jumlah Pos Keswan bertambah menjadi 30 buah dan tahun 2005 telah berjumlah 34 buah, namun secara administratif maupun satuan ternak (animal unit) jumlah ini masih kurang.&lt;br /&gt;Ditinjau secara administratif (di mana setiap 3 Kecamatan harus ada 1 Pos Keswan), berarti di Sumatera Barat dibutuhkan 51 Pos Keswan dari 152 Kecamatan sehingga masih kurang 17 Pos Keswan. Sedangkan ditinjau dari populasi ternak dimana setiap populasi ternak 2000 satuan ternak (animal unit) harus ada 1 poskeswan. Populasi ternak besar (kerbau, sapi, kuda) dan kecil (kambing, domba, babi) serta unggas tahun 2004 masing-masing berjumlah 925.375&lt;br /&gt;ekor dan 229.551 ekor serta unggas 26.731.217 ekor yang setara dengan 1.093.612 satuan ternak. Dengan demikian untuk melayani 1.093.612 satuan ternak dibutuhkan 547 Pos Keswan.&lt;br /&gt;Idealnya setiap Pos Keswan memiliki sumberdaya manusia yang terdiri dari : 1 (satu) orang Dokter hewan sebagai Kepala Pos Keswan (tenaga medis), 1 (satu) orang tenaga administrasi dan 3 (tiga) orang Mantri hewan/Paramedis veteriner serta 3 (tiga) orang Petugas reproduksi yang ditetapkan oleh Bupati/Walikota atas usul Kepala Dinas Peternakan/Dinas yang berwenang, sehingga diharapkan Pos Keswan dapat melayani 3 kecamatan.&lt;br /&gt;Jadi Masih Mikir atau minder jadi lulusan d3 kesehatan hewan? saya tidak !! bagaimana dengan anda?&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7799456194835985631-2670936847956642575?l=mantrihewan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mantrihewan.blogspot.com/feeds/2670936847956642575/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://mantrihewan.blogspot.com/2009/10/daerah-masig-butuh-banyak-d3-kesehatan.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7799456194835985631/posts/default/2670936847956642575'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7799456194835985631/posts/default/2670936847956642575'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mantrihewan.blogspot.com/2009/10/daerah-masig-butuh-banyak-d3-kesehatan.html' title='DAERAH  BUTUH BANYAK D3 Kesehatan Hewan'/><author><name>mantri hewan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01711863933778924396</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/-EelbdX9ZdFM/TkKagZdvxKI/AAAAAAAAAHg/lysR64aRtWE/s220/kebook3.png'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_2oXkUlBd05g/SuvDIhKzcSI/AAAAAAAAADE/dapFNl_PbhU/s72-c/diploma.gif' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7799456194835985631.post-3056590576773494741</id><published>2009-10-29T10:02:00.001-07:00</published><updated>2011-05-07T02:38:43.574-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='ARTIKEL MANTRI HEWAN'/><title type='text'>anda  Butuh Jurnal Lengkap Hubungi saya</title><content type='html'>&lt;span class="fullpost"&gt;untuk kamu-kamu yang dapat tugas atau di suruh mencari bahan jurnal atau artikel dari dosen dan asisten praktikum. silahkan menghubungi saya..............di jamin jurnal full text (PDF) dan garansi tugas anda terselesaikan.. oke3............ ^_^ &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7799456194835985631-3056590576773494741?l=mantrihewan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mantrihewan.blogspot.com/feeds/3056590576773494741/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://mantrihewan.blogspot.com/2009/10/anda-butuh-jurnal-lengkap-hubungi-saya.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7799456194835985631/posts/default/3056590576773494741'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7799456194835985631/posts/default/3056590576773494741'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mantrihewan.blogspot.com/2009/10/anda-butuh-jurnal-lengkap-hubungi-saya.html' title='anda  Butuh Jurnal Lengkap Hubungi saya'/><author><name>mantri hewan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01711863933778924396</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/-EelbdX9ZdFM/TkKagZdvxKI/AAAAAAAAAHg/lysR64aRtWE/s220/kebook3.png'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7799456194835985631.post-3897987373878681881</id><published>2009-10-28T04:27:00.001-07:00</published><updated>2009-10-28T04:27:48.679-07:00</updated><title type='text'>Mempercepat Koneksi Internet dgn Mozilla</title><content type='html'>&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Disini saya mencoba berbagi Tips dan Trik pengaturan tambahan untuk meningkatkan kemampuan dan kecepatan Firefox 3.0 tercinta Anda. Langkah-langkahnya:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;   1. Aktifkan browser Firefox-3.0 Anda dan ketikkan perintah “about:config” (tanpa tanda kutip), di address barnya.&lt;br /&gt;   2. Anda akan dibawa ke halaman konfigurasi Firefox-3.0. Kalau ada peringatan untuk hati-hati mengubah pengaturan pada halaman tersebut, klik yes atau ok saja.&lt;br /&gt;   3. Pada filter search bar di halaman konfigurasi, ketikkan “network.http.pipelining”. Pastikan valuenya sudah diset dengan nilai “true”. Jika masih “false”, klik ganda untuk menjadikannya “true”.&lt;br /&gt;   4. Kembali ke filter search bar, ketikkan “network.http.pipelining.maxrequests”. Double klik pada opsi ini dan rubah nilainya (value) menjadi 8.&lt;br /&gt;   5. Kembali ke filter search bar, ketikkan “network.http.proxy.pipelining”, double klik untuk merubah valuenya menjadi ‘true’.&lt;br /&gt;   6. Kembali ke filter search bar, ketikkan “network.dns.disableIPv6″. Double klik untuk merubah nilainya menjadi ‘true’.&lt;br /&gt;   7. Klik kanan di halaman konfigurasi tersebut dimanapun terserah, pilih new –&gt;boolean. Ketikkan “content.interrupt.parsing”pada popup windows yang muncul kemudian klik OK. Ketika prompt untuk pilihan muncul, pilih ‘true’.&lt;br /&gt;   8. Kembali klik kanan halaman konfigurasi, pilih new –&gt; integer. Ketikkan “content.max.tokenizing.time”. Pada prompt value yang muncul masukkan nilai 2250000.&lt;br /&gt;   9. Kembali klik kanan halaman konfigurasi, pilih new –&gt; integer. Ketikkan “content.notify.interval”. Masukkan nilai 750000 pada prompt value yang muncul.&lt;br /&gt;  10. Kembali klik kanan halaman konfigurasi, pilih new –&gt; boolean. Ketikkan “content.notify.ontimer”. Pilih ‘true’ untuk isian prompt value yang muncul.&lt;br /&gt;  11. Kembali klik kanan halaman konfigurasi, pilih new –&gt; integer. Ketikkan “content.notify.backoffcount”. Pada prompt value yang muncul isikan value ‘5′.&lt;br /&gt;  12. Kembali klik kanan halaman konfigurasi, pilih new –&gt; integer. Ketikkan “content.switch.threshold”. Isikan nilai 750000 pada prompt integer value yang muncul.&lt;br /&gt;  13. Terakhir, kembali klik kanan pada halaman konfigurasi, pilih new –&gt;integer. Ketikkan “nglayout.initialpaint.delay”. Isikan nilai ‘0′ pada prompt isian nilai yang muncul.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jangan Lupa Restart Firefox anda untuk melihat perbedaannya!&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7799456194835985631-3897987373878681881?l=mantrihewan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mantrihewan.blogspot.com/feeds/3897987373878681881/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://mantrihewan.blogspot.com/2009/10/mempercepat-koneksi-internet-dgn.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7799456194835985631/posts/default/3897987373878681881'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7799456194835985631/posts/default/3897987373878681881'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mantrihewan.blogspot.com/2009/10/mempercepat-koneksi-internet-dgn.html' title='Mempercepat Koneksi Internet dgn Mozilla'/><author><name>mantri hewan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01711863933778924396</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/-EelbdX9ZdFM/TkKagZdvxKI/AAAAAAAAAHg/lysR64aRtWE/s220/kebook3.png'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7799456194835985631.post-6851258709909416091</id><published>2009-10-16T08:04:00.000-07:00</published><updated>2009-10-16T08:05:46.056-07:00</updated><title type='text'>TOKEK :  GRATIS APA BAYAR MAHAL??</title><content type='html'>&lt;span class="fullpost"&gt;TOKEK Dalam Misterinya !!!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tokek adalah sejenis reptil yang masuk ke dalam golongan cecak besar, suku Gekkonidae. Tokek memiliki nama ilmiah Gekko gecko (Linnaeus, 1758). &lt;br /&gt;Dalam bahasa lain hewan ini disebut sebagai téko atau tekék (bahasa Jawa), tokék (bahasa Sunda), dan tokay gecko atau tucktoo (bahasa Inggris)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seperti hari-hari biasa. Aku pulang malam dan kecapean karna sedikit menyicil laporan yg belum tw kapan berakhirnya laporan2 praktikum ini...Pat Klin Vet, Mikrobio Vet, Etc..!! asem!!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah Nyampe di asrama mahasiswa SUMBAR aku istirahat dan makan d wrung depan asrama..........ah kenyang petutku maem mie dan jeruk panas...beberapa saat kemudian aku balik ke asrama. nah ini inti ceritanya nih..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seperti hari2 biasanya, aku dan anak-anak asrama selalu mendengarkan suara " TOoo....Kee....ekk.." di kamar mandi. nah Malam ini entah kenapa bapak ketua asrama dan beberapa anak asrama lainnya aku liat sudah siap sedia d sudut kamar mandi untuk menangkap TOKEK.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wow...keren pikirku!! karena tokek berdasarkan berita yg beredar karena Tokek yg beratnya 3 ons aja di hargai 20 juta! ...Ayo Kita tanggap..tapi apa yg terjadi..pas anak-anak asrama siap2 mau menangkap...tokeknya lebih dulu gesit dan melarikan diri...yah Lepas deh mungkin ini d sebabkan karena kita tidak tahu Teknik menangkap TOkek pikirku..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;A ha....tanpa sengaja aku dan dua orang anak asrama iseng2 nyari teknik menangkap TOkek di Mbah Google...ternyata setelah liat web sana sini...jawabannya adalah : &lt;br /&gt;"Ada cara yang mudah untuk menipu tokek agar tak tergigit ketika memegangnya. Letakkan sesuatu yang agak lunak tetapi liat di mulutnya yang menganga, seperti sepotong ranting atau perca kain yang dilipat-lipat, yang tidak mudah putus. Tokek akan menggigitnya dengan sekuat tenaga, sehingga si penangkap aman untuk mengamati, memeriksa dan mengukur hewan itu. Tokek tak akan melepaskan barang itu selama ia masih dipegang orang; namun manakala tokek dibebaskan, ia akan segera melepaskan barang yang digigitnya dan berlari meninggalkannya."sumber : http://id.wikipedia.org/wiki/Tokek_rumah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;sekarang baca juga disini : &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seekor Tokek Laku Miliaran Rupiah sumber : http://www.tribunjabar.co.id/read/artikel/5987/seekor-tokek-laku-miliaran-rupiah&lt;br /&gt;budidaya TOkek http://zamzani33.wordpress.com/2009/08/15/budidaya-tokek/&lt;br /&gt;cara membuat kandang TOkek sumber : http://agrijaya.blogspot.com/2009/04/beternak-tokek.html&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7799456194835985631-6851258709909416091?l=mantrihewan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mantrihewan.blogspot.com/feeds/6851258709909416091/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://mantrihewan.blogspot.com/2009/10/tokek-gratis-apa-bayar-mahal.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7799456194835985631/posts/default/6851258709909416091'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7799456194835985631/posts/default/6851258709909416091'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mantrihewan.blogspot.com/2009/10/tokek-gratis-apa-bayar-mahal.html' title='TOKEK :  GRATIS APA BAYAR MAHAL??'/><author><name>mantri hewan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01711863933778924396</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/-EelbdX9ZdFM/TkKagZdvxKI/AAAAAAAAAHg/lysR64aRtWE/s220/kebook3.png'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7799456194835985631.post-5294452519730185959</id><published>2009-09-24T21:25:00.000-07:00</published><updated>2009-10-30T21:47:27.511-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='ARTIKEL MANTRI HEWAN'/><title type='text'>OPTIMISME FKH : Perlukah di Tambah??</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_2oXkUlBd05g/SuvBTlfmNBI/AAAAAAAAAC8/qhH8Wias9BM/s1600-h/buku-kenangan-fkh-ugm-2003.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 220px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_2oXkUlBd05g/SuvBTlfmNBI/AAAAAAAAAC8/qhH8Wias9BM/s320/buku-kenangan-fkh-ugm-2003.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5398621120559985682" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Indonesia, masih sangat banyak membutuhkan tenaga dokter hewan. Dan Lima Fakultas Kedokteran Hewan yang ada di Indonesia ini masih tidak mampu mencukupi kebutuhan tenaga dokter hewan, bahkan hingga lima – sepuluh tahun ke depan.&lt;br /&gt;dua dasar yang bisa dijadikan pijakan adalah :&lt;br /&gt;1. UU RI NO 18 TAHUN 2009,&lt;br /&gt;2. peraturan menteri pertanian no 64/Permentan/OT.140/9/2007&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berikut isinya :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center; color: rgb(204, 0, 0);"&gt;UU RI NO 18 TAHUN 2009&lt;br /&gt;TENTANG PETERNAKAN DAN KESEHATAN HEWAN&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;BAB VII&lt;br /&gt;TENTANG OTORITAS VETERINER&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Pasal 70&lt;br /&gt;ayat 1 : Untuk memenuhi kebutuhan tenaga kesehatan hewan, Pemerintah mengatur penyediaan dan penempatan tenaga kesehatan hewan di seluruh wilayah Negara .esatuan Republik Indonesia&lt;br /&gt;sesuai dengan kebutuhan&lt;br /&gt;ayat 2 : Tenaga kesehatan hewan sebagaimana dimaksud pada ayat (1) terdiri atas tenaga medik Veteriner, sarMana kedokteran hewan, dan tenaga paramedik&lt;br /&gt;Veteriner&lt;br /&gt;ayat 3 : Tenaga medik Yeteriner sebagaimana dimaksud pada ayat (2) terdiri atas dokter hewan dan dokter hewan spesialis&lt;br /&gt;pasal 4 : Tenaga paramedik Yeteriner sebagaimana dimaksud pada ayat (2) memiliki diploma kesehatan hewan dan atau sekolah kesehatan hewan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;dan ini di kuatkan dengan keputusan menteri pertanian tahun 2007 :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center; color: rgb(204, 0, 0);"&gt;PERATURAN MENTERI PERTANIAN NO 64/Permentan/OT.140/9/2007&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;BAB V tentang SUMBERDAYA MANUSIA DAN SARANA PUSKESWAN&lt;br /&gt;Pasal 11 di tegaskan dengan jelas :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;sumberdaya manusia yang bertugas di puskeswan paling kurang terdiri atas :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 102, 0);"&gt;a. 1 (satu) orang dokter hewan;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 102, 0);"&gt;b. 2 (dua) orang paramedik veteriner;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 102, 0);"&gt;c. 4 (empat) orang teknis puskeswan yang terdiri dari asisten teknis reproduksi, petugas pemeriksa kebuntingan, inseminator dan vaksinato,&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 102, 0);"&gt;d. 1 (satu) orang administrasi.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;sekarang pertanyaannya Perlukah Fakultas Kedokteran Hewan di Tambah lagi?? karena  realitanya bahwa trent  Fkh didirikan malah di daerah jawa dan tidak memaksimalkan adanya universitas-universitas yang ada didaerah timur dan barat.&lt;br /&gt;Di jawa sudah cukup banyak Fkh yang berdiri seperti di &lt;a href="http://fkh.ugm.ac.id/"&gt;FKH UGM&lt;/a&gt;, &lt;a href="http://www.blogger.com/www.fkh.unair.ac.id"&gt;FKH UNAIR&lt;/a&gt;, FKH IPB sekarang ditambah FKH &lt;a href="http://www.blogger.com/www.brawijaya.ac.id"&gt;UNIBRAW&lt;/a&gt; dan &lt;a href="http://www.wijayakusumasby.ac.id/index.php?option=com_content&amp;amp;view=article&amp;amp;id=54:top-fak-fp&amp;amp;catid=42:uwks-cat-fp&amp;amp;Itemid=111"&gt;FKH Un Wijaya Kusuma wijaya (swasta FKH satu2nya) &lt;/a&gt; sedang yang berada dipertengahan hanya &lt;a href="http://www.blogger.com/www.fkh.unud.ac.id"&gt;FKH Univ Udayan&lt;/a&gt;a…Sedangkan di &lt;a href="http://www.blogger.com/www.usk.ac.id/?do=fkh"&gt;FKH Aceh Unv Syah Kuala&lt;/a&gt; telah mati suri… Dilihat dari letaknya sangat disayangkan potensi SDM yang ada di daerah timur karena ketika hendak kuliah di FKH maka harus rela pergi dari daerahnya sedangkan notabene masyarakat didaerah timur mempunyai kendala pada biaya… Seyogya nya maka ketika hendak didirikan lagi harus memperhitungkan letaknya. Bagaimana menurut anda??&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7799456194835985631-5294452519730185959?l=mantrihewan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mantrihewan.blogspot.com/feeds/5294452519730185959/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://mantrihewan.blogspot.com/2009/09/perlukah-fakultas-kedokteran-hewan-di.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7799456194835985631/posts/default/5294452519730185959'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7799456194835985631/posts/default/5294452519730185959'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mantrihewan.blogspot.com/2009/09/perlukah-fakultas-kedokteran-hewan-di.html' title='OPTIMISME FKH : Perlukah di Tambah??'/><author><name>mantri hewan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01711863933778924396</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/-EelbdX9ZdFM/TkKagZdvxKI/AAAAAAAAAHg/lysR64aRtWE/s220/kebook3.png'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_2oXkUlBd05g/SuvBTlfmNBI/AAAAAAAAAC8/qhH8Wias9BM/s72-c/buku-kenangan-fkh-ugm-2003.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7799456194835985631.post-467816336109680930</id><published>2009-09-22T04:24:00.001-07:00</published><updated>2009-09-24T22:12:05.012-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='ARTIKEL MANTRI HEWAN'/><title type='text'>Sedikit Inspirasi ....................</title><content type='html'>&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;kata orang bijak "berikan 25% kepercayaanmu terhadap apa yang kamu dengar,berikan 50% &lt;span class="text_exposed_hide"&gt;... &lt;span class="text_exposed_link"&gt;&lt;a onclick="'CSS.addClass($("&gt;Baca Selengkapnya&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="text_exposed_show"&gt;kepercayaanmu terhadap apa yang kamu lihat dan percayalah setelah diselidiki atau dikaji..."... so, yang kita dengar hanya boleh kita percayai 25% aja pak... selebihnya, daya kritis kita-lah yang mesti dikedepankan&lt;/span&gt;.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;inspirasi dari : &lt;a href="http://grelovejogja.wordpress.com/"&gt;My Friend Anggun UGM&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7799456194835985631-467816336109680930?l=mantrihewan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mantrihewan.blogspot.com/feeds/467816336109680930/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://mantrihewan.blogspot.com/2009/09/sedikit-inspirasi.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7799456194835985631/posts/default/467816336109680930'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7799456194835985631/posts/default/467816336109680930'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mantrihewan.blogspot.com/2009/09/sedikit-inspirasi.html' title='Sedikit Inspirasi ....................'/><author><name>mantri hewan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01711863933778924396</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/-EelbdX9ZdFM/TkKagZdvxKI/AAAAAAAAAHg/lysR64aRtWE/s220/kebook3.png'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7799456194835985631.post-4731269161495232564</id><published>2009-09-04T09:48:00.000-07:00</published><updated>2009-09-05T14:04:56.074-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='ARTIKEL MANTRI HEWAN'/><title type='text'>.............Renungan profesi Kedokteran hewan</title><content type='html'>&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(204, 0, 0);"&gt;sepenggal crita yang mungkin berarti : &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;drh. Dian Nursanti M.P. alumni FKH UGM angkatan 1990 yang sekarang bekerja pada Mundelein Animal Hospital (MAH), Mundelein, Illinois, Amerika Serikat (USA).&lt;br /&gt;&lt;blockquote style="color: rgb(0, 153, 0);"&gt;Drh. Dian menyebutkan seni dan ilmu diagnosis kedokteran hewan merupakan kombinasi metode ilmiah, intuisi, dan keterampilan interpersonal. Oleh karena itu seorang dokter hewan harus memiliki sikap optimis, kreatif, belajar tanpa batas, selalu melihat peluang secara positif, respektif (honesty and humility). Hal lain yang ditekankannya untuk profesi dokter hewan hendaknya juga mampu membangun animal relationship dan client relationship.&lt;/blockquote&gt;inspirasi dari : &lt;a href="http://paradiptya.co.cc"&gt;KH AL VIN &lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7799456194835985631-4731269161495232564?l=mantrihewan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mantrihewan.blogspot.com/feeds/4731269161495232564/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://mantrihewan.blogspot.com/2009/09/renungan-profesi-kedokteran-hewan.html#comment-form' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7799456194835985631/posts/default/4731269161495232564'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7799456194835985631/posts/default/4731269161495232564'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mantrihewan.blogspot.com/2009/09/renungan-profesi-kedokteran-hewan.html' title='.............Renungan profesi Kedokteran hewan'/><author><name>mantri hewan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01711863933778924396</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/-EelbdX9ZdFM/TkKagZdvxKI/AAAAAAAAAHg/lysR64aRtWE/s220/kebook3.png'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7799456194835985631.post-2697119542945149901</id><published>2009-08-29T14:11:00.000-07:00</published><updated>2009-09-14T07:40:23.856-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='BAHAN KULIAH FKH'/><title type='text'>BAHAN KULIAH SEMESTER  D3 FKH UGM (MEDIS VETERINER)</title><content type='html'>&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;BAHAN KULIAH SEMESTER I &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;BAHAN KULIAH ILMU BANGSA HEWAN &lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;ol&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://www.ziddu.com/download/6269766/babi.ppt.html"&gt;BANGSA BABI (download di sini)&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;BANGSA &lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;BAHAN KULIAH dan PRAKTIKUM ZOOLOGI (ANATOMI KOMPARATIF ) :&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;br /&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;Bahan Praktikum Zoologi :&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;ol&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://www.ziddu.com/download/6269864/CAVIACOBAYA_TMZ.doc.html"&gt;MARMUT (Cavia cobaya&lt;/a&gt;) bagian 1&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://www.ziddu.com/download/6269894/cavia.ppt.html"&gt;MARMUT (Cavia cobaya) &lt;/a&gt;bagian 2&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://www.ziddu.com/download/6269909/diktatGallusgallusbankiva.doc.html"&gt;AYAM ( Gallus2 bankiva)&lt;/a&gt; bagian 1&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://www.ziddu.com/download/6269921/gallus.ppt.html"&gt;AYAM (Gallus2 bankiva)  Format Power Point&lt;br /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://www.ziddu.com/download/6269917/mabouyamultifasciata.doc.html"&gt;Kadal (Malbouya multifasciata)&lt;/a&gt; bagian 1&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://www.ziddu.com/download/6269965/Mabouyamultifasciata.ppt.html"&gt;Kadal (Malbouya multifasciata)&lt;/a&gt; bagian 2&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://www.ziddu.com/download/6269937/pucntiusdiktat.doc.html"&gt;IKAN (Punctius javanicus)&lt;/a&gt; bagian 1&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://www.ziddu.com/download/6269978/Punctiusjavanicus.ppt.html"&gt;IKAN (Punctius javanicus) &lt;/a&gt;bagian 2&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://www.ziddu.com/download/6270003/Ranasp.ppt.html"&gt;KODOK (Rana sp. )&lt;/a&gt; bagian 2&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://www.ziddu.com/download/6270104/Ranasp.rtf.html"&gt;KODOK (Rana sp. )&lt;/a&gt; bagian 1&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;Bahan Kuliah  Zoologi : &lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;ol&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://www.ziddu.com/download/6270063/CIRCULATORYSYSTEM.ppt.html"&gt;Sistem Sirkulasi pada hewan &lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://www.ziddu.com/download/6270069/NervousSystem.pdf.html"&gt;Sistem Syaraf Bagian 1&lt;/a&gt; dan &lt;a href="http://www.ziddu.com/download/6270071/nervoussystem-AnaComp.pdf.html"&gt;Sistem Syaraf bagian 2&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Sistem Digesti (Pencernaan) &lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://www.ziddu.com/download/6270127/respirasi.ppt.html"&gt;SIstem Respirasi (pernafasan)&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://www.ziddu.com/download/6270180/SISTEMURINARIA1-1.ppt.html"&gt;SIstem Urinasi &lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://www.ziddu.com/download/6270187/SistemUrogenetal.pdf.html"&gt;SIstem Urogenitasl bagian &lt;/a&gt;1 dan &lt;a href="http://www.ziddu.com/download/6270192/UROGENETALIA-handout.pdf.html"&gt;sistem urogenital bagian 2&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://www.ziddu.com/download/6270219/ReproductiveSystem.ppt.html"&gt;SIstem Reproduksi pd hewan&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://www.ziddu.com/download/6270236/SistemSkelet.ppt.html"&gt;Sistem Skelet pada hewan &lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;Bahan Kuliah FISIOLOGI UMUM :&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;ol&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://www.ziddu.com/download/6503094/BABIV.URINASI.ppt.html"&gt;Sistem Urinasi &lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://www.ziddu.com/download/6503119/BABII.SIRKULASI-1.ppt.html"&gt;Sistem Sirkulasi Bagian 1&lt;/a&gt; dan &lt;a href="http://www.ziddu.com/download/6503134/BAB.II.SIRKULASI-2.ppt.html"&gt;Sistem Sirkulasi Bagian 2&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://www.ziddu.com/download/6503262/Bab_I_SISTEM_PENCERNAAN_lengkap.ppt.html"&gt;Sistem Digesti&lt;br /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;br /&gt;BAHAN BAHAN KULIAH AKAN SELALU DI UPDATE ..jadi doakan saja  karena koneksi internetnya lelet ni..........ya udah besok lagi di cicil downloadtan bahan2 kuliahnya.......kayaknya semester 1 ampe semester 5 niatnya mau d masukin semua ke blog ini..........doa in aja..Nuwun. gimana menurut anda jika bahan di upload ke blog ini??&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7799456194835985631-2697119542945149901?l=mantrihewan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mantrihewan.blogspot.com/feeds/2697119542945149901/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://mantrihewan.blogspot.com/2009/08/bahan-kuliah-semester-dkh-ugm-medis.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7799456194835985631/posts/default/2697119542945149901'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7799456194835985631/posts/default/2697119542945149901'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mantrihewan.blogspot.com/2009/08/bahan-kuliah-semester-dkh-ugm-medis.html' title='BAHAN KULIAH SEMESTER  D3 FKH UGM (MEDIS VETERINER)'/><author><name>mantri hewan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01711863933778924396</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/-EelbdX9ZdFM/TkKagZdvxKI/AAAAAAAAAHg/lysR64aRtWE/s220/kebook3.png'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7799456194835985631.post-7931541616562560965</id><published>2009-07-09T12:08:00.001-07:00</published><updated>2010-06-28T11:28:54.538-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='TIP PERAWATAN HEWAN'/><title type='text'>Mantri hewan Vs Dokter hewan</title><content type='html'>&lt;span class="fullpost"&gt;Mantri hewan dan dokter hewan adalah 2 jurusan yang ada d FKH UGM . mantri hewan statusnya D3 dan Pendidikan Dokter Hewan statusnya s1. Penerimaan kedua jurusan yg ada di FKH UGM ini dilaksanakan setiap tahun bebarengan dengan penerimaan Maba UGM.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sedikit cerita dgn MABA mahasiswa FKH UGM tahun ini(2009). waktu pelaksanaan Ospek Kampus pada tgl 18 agustus 2009 ini, terasa banget tidak ada Senioritas dan Ospek Kanibalisme di FKH UGM tapi cendrung lebih Educated dan Informatif dmn MABA tidak lagi d bentak2 dan diberi tugas yg berat2 tapi mereka hanya di wajibkan memakai antribut "PAkaian ala ospek"... ya biasalah namanya juga ospek yg tentunya ada Atribut Tas, Topi dan Kalungan yg dibuat dari Karton dan tentunya MABA memakai baju Putih dan Celana Itam. sungguh Pemandangan yg menarik dan menghibur melihat mereka, terasa pingin lagi di Ospek dan merasakan Heforia Anak baru di kampus UGM ini...hehehe :)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Oya...nanti d lanjutkan!!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7799456194835985631-7931541616562560965?l=mantrihewan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mantrihewan.blogspot.com/feeds/7931541616562560965/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://mantrihewan.blogspot.com/2009/07/mantri-hewan-vs-dokter-hewan.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7799456194835985631/posts/default/7931541616562560965'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7799456194835985631/posts/default/7931541616562560965'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mantrihewan.blogspot.com/2009/07/mantri-hewan-vs-dokter-hewan.html' title='Mantri hewan Vs Dokter hewan'/><author><name>mantri hewan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01711863933778924396</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/-EelbdX9ZdFM/TkKagZdvxKI/AAAAAAAAAHg/lysR64aRtWE/s220/kebook3.png'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7799456194835985631.post-9000432027524872771</id><published>2009-07-02T00:38:00.000-07:00</published><updated>2009-10-30T21:57:35.600-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='ARTIKEL MANTRI HEWAN'/><title type='text'>Slogan FKH UGM : "Manusya Mriga Satwa Sewaka" Apaan Sich??!!</title><content type='html'>&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Uhm................. bahasa yg unik dan keren menurutku. arti dari slogan di atas adalah Dalam rangka mensejahterakan manusia melalui Hewan.&lt;br /&gt;Dalam pemikiran saya sebagai masyarakat awam kata-kata diatas memberikan makna yang sangat dalam dimana kita dapat mensejahterakan manusia melalui hewan berupa penyediaan sumber nutrisi bagi manusia.&lt;br /&gt;coba bayangkan, apa jadinya jika kita tidak makan sumber2 hewani ?? tentu bangsa ini akan menjadi bangsa yang miskin gizi. atau coba bayangkan apa jadinya suatu kenduri apabila tidak ada ikan goreng atau lauk daging sapi tentu terkesan rancu dan kurang bermaksa suatu kenduri.&lt;br /&gt;Nah saatnya kita sadar ..bahwa hewan merupakan sumber kesejahteraan bagi manusia.. jadi mari hargai Hak-hak Asasi Kehewanan ^_^ V.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7799456194835985631-9000432027524872771?l=mantrihewan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mantrihewan.blogspot.com/feeds/9000432027524872771/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://mantrihewan.blogspot.com/2009/07/pahami-slogan-fkh-ugm-manusya-mriga.html#comment-form' title='2 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7799456194835985631/posts/default/9000432027524872771'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7799456194835985631/posts/default/9000432027524872771'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mantrihewan.blogspot.com/2009/07/pahami-slogan-fkh-ugm-manusya-mriga.html' title='Slogan FKH UGM : &quot;Manusya Mriga Satwa Sewaka&quot; Apaan Sich??!!'/><author><name>mantri hewan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01711863933778924396</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/-EelbdX9ZdFM/TkKagZdvxKI/AAAAAAAAAHg/lysR64aRtWE/s220/kebook3.png'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7799456194835985631.post-6482951936776649947</id><published>2009-05-26T20:42:00.000-07:00</published><updated>2009-05-30T03:55:45.852-07:00</updated><title type='text'>DAERAH BUTUH BANYAK D3 Kesehatan Hewan</title><content type='html'>Pos Kesehatan Hewan/Laboratorium Kesehatan Hewan&lt;br /&gt;Sabtu, 22 September 2007&lt;br /&gt;Perpanjangan tangan dinas di lapangan dalam pelayanan kesehatan hewan adalah Pos Keswan. Pos Keswan di Sumatera Barat pada tahun 2003 tercatat sebanyak 18 buah. Seiring dengan adanya penambahan kabupaten di Sumatera Barat, pada tahun 2004 jumlah Pos Keswan bertambah menjadi 30 buah dan tahun 2005 telah berjumlah 34&lt;br /&gt;buah, namun secara administratif maupun satuan ternak (animal unit) jumlah ini masih kurang.&lt;br /&gt;Ditinjau secara administratif (di mana setiap 3 Kecamatan harus ada 1 Pos Keswan), berarti di Sumatera Barat dibutuhkan 51 Pos Keswan dari 152 Kecamatan sehingga masih kurang 17 Pos Keswan. Sedangkan ditinjau dari populasi ternak dimana setiap populasi ternak 2000 satuan ternak (animal unit) harus ada 1 poskeswan. Populasi ternak&lt;br /&gt;besar (kerbau, sapi, kuda) dan kecil (kambing, domba, babi) serta unggas tahun 2004 masing-masing berjumlah 925.375&lt;br /&gt;ekor dan 229.551 ekor serta unggas 26.731.217 ekor yang setara dengan 1.093.612 satuan ternak.&lt;br /&gt;Dengan demikian untuk melayani 1.093.612 satuan ternak dibutuhkan 547 Pos Keswan.&lt;br /&gt;Idealnya setiap Pos Keswan memiliki sumberdaya manusia yang terdiri dari : 1 (satu) orang Dokter hewan sebagai Kepala Pos Keswan (tenaga medis), 1 (satu) orang tenaga administrasi dan 3 (tiga) orang Mantri hewan/Paramedis veteriner serta 3 (tiga) orang Petugas reproduksi yang ditetapkan oleh Bupati/Walikota atas usul Kepala Dinas Peternakan/Dinas yang berwenang, sehingga diharapkan Pos Keswan dapat melayani 3 kecamatan.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7799456194835985631-6482951936776649947?l=mantrihewan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mantrihewan.blogspot.com/feeds/6482951936776649947/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://mantrihewan.blogspot.com/2009/05/daerah-butuh-banyak-mantri-hewan-d3-ugm.html#comment-form' title='3 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7799456194835985631/posts/default/6482951936776649947'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7799456194835985631/posts/default/6482951936776649947'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mantrihewan.blogspot.com/2009/05/daerah-butuh-banyak-mantri-hewan-d3-ugm.html' title='DAERAH BUTUH BANYAK D3 Kesehatan Hewan'/><author><name>mantri hewan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01711863933778924396</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/-EelbdX9ZdFM/TkKagZdvxKI/AAAAAAAAAHg/lysR64aRtWE/s220/kebook3.png'/></author><thr:total>3</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7799456194835985631.post-1527872212308830348</id><published>2009-05-13T21:16:00.000-07:00</published><updated>2009-10-30T21:57:35.600-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='ARTIKEL MANTRI HEWAN'/><title type='text'>APA SIH AVIAN INFLUENZA (AI) itu</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Penyebab flu burung adalah virus influensa tipe A yang menyebar antar unggas. Virus ini kemudian ditemukan mampu pula menyebar ke spesies lain seperti babi, kucing, anjing, harimau, dan manusia.Virus influensa tipe A memiliki beberapa subtipe yang ditandai adanya Hemagglutinin (H) dan Neuramidase (N). Ada 9 varian H dan 14 varian N. Virus flu burung yang sedang berjangkit saat ini adalah subtipe H5N1 yang memiliki waktu inkubasi selama 3-5 hari.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;(http://id.wikipedia.org/wiki/Flu_burung)&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7799456194835985631-1527872212308830348?l=mantrihewan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mantrihewan.blogspot.com/feeds/1527872212308830348/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://mantrihewan.blogspot.com/2009/05/penyebab-flu-burung-adalah-virus.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7799456194835985631/posts/default/1527872212308830348'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7799456194835985631/posts/default/1527872212308830348'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mantrihewan.blogspot.com/2009/05/penyebab-flu-burung-adalah-virus.html' title='APA SIH AVIAN INFLUENZA (AI) itu'/><author><name>mantri hewan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01711863933778924396</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/-EelbdX9ZdFM/TkKagZdvxKI/AAAAAAAAAHg/lysR64aRtWE/s220/kebook3.png'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7799456194835985631.post-6888135425720599387</id><published>2009-05-12T21:25:00.000-07:00</published><updated>2009-05-30T03:57:44.326-07:00</updated><title type='text'>Nyamplung sebagai BBM alternatif</title><content type='html'>STadi pagi pas mau kuliah Ilmu bedah, sempat-sempatin mampir di perpus FKH tuk baca Koran KR gratis. ada yang unik di sana yaitu : tentang Nyamplung Nyemplug. hehe..maksudnya?&lt;span class="fullpost"&gt;gini lho..ternyata nyamplung (Calophyllum inophyllum) dapat di gunakan sebagai BBM pengganti minyak dan solar. canggih ga tuh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;tuk referensi baca &lt;a href="http://www.mojokertokota.go.id/news/index.php?act=artikel_detail&amp;amp;p_id=ag2008121516514275"&gt;disini&lt;/a&gt; dan &lt;a href="http://alternatif-energi.blogspot.com/2008/07/biji-buah-nyamplung-bahan-baku.html"&gt;disini.&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;jadi pingin nyemplung pake nyamplung..hehe.. asal ga nyemplung ke kolam buaya aja.. Mati gw Ntar.&lt;br /&gt;mau nulis apa lagi ya ?? udah itu aja dulu...ntar2 disambung lagi soale TIK FKH UGM mau istirahat.&lt;br /&gt;-nuwun-&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7799456194835985631-6888135425720599387?l=mantrihewan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mantrihewan.blogspot.com/feeds/6888135425720599387/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://mantrihewan.blogspot.com/2009/05/nyamplung-nyemplung-ke-bbm.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7799456194835985631/posts/default/6888135425720599387'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7799456194835985631/posts/default/6888135425720599387'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mantrihewan.blogspot.com/2009/05/nyamplung-nyemplung-ke-bbm.html' title='Nyamplung sebagai BBM alternatif'/><author><name>mantri hewan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01711863933778924396</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/-EelbdX9ZdFM/TkKagZdvxKI/AAAAAAAAAHg/lysR64aRtWE/s220/kebook3.png'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7799456194835985631.post-2912343689156675076</id><published>2009-05-09T10:40:00.000-07:00</published><updated>2009-05-12T20:34:13.731-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='ARTIKEL MANTRI HEWAN'/><title type='text'>PIKIRAN ANAK FKH &gt;&lt; PIKIRAN KAMU</title><content type='html'>&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_2oXkUlBd05g/SgXBSptE5VI/AAAAAAAAACI/MXvtVJm_2Us/s1600-h/vettshirtdesignpy3.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5333881859866944850" style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; WIDTH: 238px; CURSOR: hand; HEIGHT: 320px" alt="" src="http://2.bp.blogspot.com/_2oXkUlBd05g/SgXBSptE5VI/AAAAAAAAACI/MXvtVJm_2Us/s320/vettshirtdesignpy3.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;Coba perhatikan gambar disamping....itulah sindrom bagi mahasiswa yang kuliah di FKH UGM (Fakultas kedoktera hewan UGM) karena &lt;span class="fullpost"&gt;ketika kamu melihat hewan sebagai suatu hewan tapi calon dokter dan mantri hewan melihat itu adalah mahluk yang perlu di pelajari dan amati. yah begitulah dunia anak dokter hewan kali ya. aku juga bingung....... -nuwun-&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7799456194835985631-2912343689156675076?l=mantrihewan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mantrihewan.blogspot.com/feeds/2912343689156675076/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://mantrihewan.blogspot.com/2009/05/pikiran-anak-fkh-pikiran-kamu.html#comment-form' title='5 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7799456194835985631/posts/default/2912343689156675076'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7799456194835985631/posts/default/2912343689156675076'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mantrihewan.blogspot.com/2009/05/pikiran-anak-fkh-pikiran-kamu.html' title='PIKIRAN ANAK FKH &gt;&lt; PIKIRAN KAMU'/><author><name>mantri hewan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01711863933778924396</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/-EelbdX9ZdFM/TkKagZdvxKI/AAAAAAAAAHg/lysR64aRtWE/s220/kebook3.png'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_2oXkUlBd05g/SgXBSptE5VI/AAAAAAAAACI/MXvtVJm_2Us/s72-c/vettshirtdesignpy3.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>5</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7799456194835985631.post-6220986489722037061</id><published>2009-05-09T08:35:00.000-07:00</published><updated>2009-05-12T20:34:13.732-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='ARTIKEL MANTRI HEWAN'/><title type='text'>Fakultas Perobatan Veteriner UPM akan bertamu ke FKH UGM.</title><content type='html'>Dalam rangka bertukar pengalaman di bidang penyelenggaraan pendidikan tinggi, maka pada tanggal 13 Juni 2009 akan datang ke FKH ugm  30 orang tamu dari UPM. &lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Dalam pertemuan itu akan diselenggarakan Acara Diskusi Ilmiah dan malam kesenian. Pada akhir pertemuan diharapkan akan segera diwujudkan berbagai kerjasama antara lain tukar menukar dosen dan mahasiswa untuk belajar di Malaysia dan kegiatan penelitian bersama.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7799456194835985631-6220986489722037061?l=mantrihewan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mantrihewan.blogspot.com/feeds/6220986489722037061/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://mantrihewan.blogspot.com/2009/05/fakultas-perobatan-veteriner-upm-akan.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7799456194835985631/posts/default/6220986489722037061'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7799456194835985631/posts/default/6220986489722037061'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mantrihewan.blogspot.com/2009/05/fakultas-perobatan-veteriner-upm-akan.html' title='Fakultas Perobatan Veteriner UPM akan bertamu ke FKH UGM.'/><author><name>mantri hewan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01711863933778924396</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/-EelbdX9ZdFM/TkKagZdvxKI/AAAAAAAAAHg/lysR64aRtWE/s220/kebook3.png'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7799456194835985631.post-6369032043679037118</id><published>2009-05-09T07:34:00.000-07:00</published><updated>2009-10-30T21:57:35.600-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='ARTIKEL MANTRI HEWAN'/><title type='text'>jangan h1n4 h1n1 (Flu babi)</title><content type='html'>menurut saya ada yang salah dalam ketakutan rakyat bangsa kita (Indonesia) dalam menanggapi kasus Zoonosis (penyakit yg menular dari hewan ke manusia atau sebaliknya).. karena&lt;span class="fullpost"&gt;flu burung atau flu babi tidak dengan begitu mudahnya menular dari hewan ke manusia dan tidak selalu mentang-mentang di bilang flu babi atau flu burung ...burung dan babi harus dimusnahkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;sebenarnya virus h1n1 atau flu babi adalah Keluarga Orthomyxoviridae terdiri dari genus Influenzavirus A dan B.Yang perlu kita ingat, yang namanya zoonosis tidak dengan mudahnya menular dari hewan ke manusia dan membutuhkan waktu rata-rata 120 tahun. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;flu h1n1 ini saya rasa aman untuk indonesia karena  flu ini menyebar di meksiko saat ini. jadi sekarang bukan babinya yang harus kita isolasikan atau kita musnahkan tapi bagaimana antisipasi kita agar flu h1n1 tidak sampai ke negara kita ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7799456194835985631-6369032043679037118?l=mantrihewan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mantrihewan.blogspot.com/feeds/6369032043679037118/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://mantrihewan.blogspot.com/2009/05/jangan-h1n4-h1n1-flu-babi.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7799456194835985631/posts/default/6369032043679037118'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7799456194835985631/posts/default/6369032043679037118'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mantrihewan.blogspot.com/2009/05/jangan-h1n4-h1n1-flu-babi.html' title='jangan h1n4 h1n1 (Flu babi)'/><author><name>mantri hewan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01711863933778924396</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/-EelbdX9ZdFM/TkKagZdvxKI/AAAAAAAAAHg/lysR64aRtWE/s220/kebook3.png'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7799456194835985631.post-2904657852660506476</id><published>2009-05-07T22:25:00.000-07:00</published><updated>2009-05-07T22:39:26.278-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='ARTIKEL MANTRI HEWAN'/><title type='text'>Beda Cowok dengan Pria</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_2oXkUlBd05g/SgPEWc0e_rI/AAAAAAAAACA/8sa_LNY000I/s1600-h/kaosman.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 179px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_2oXkUlBd05g/SgPEWc0e_rI/AAAAAAAAACA/8sa_LNY000I/s320/kaosman.jpg" border="0" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5333322273709293234" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;iseng-iseng cari di &lt;a href="http://google.com/"&gt;om google terkait ama iklan Cowok tuh beda ma Pria....akhirnya gw menemukan perbedaan itu. mau tau...&lt;/a&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;P : Seimbang antara penghasilan dan pemasukan&lt;br /&gt;C : Seimbang antara hutang dan pembayaran minimum&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;P : Mendukung emansipasi wanita, tapi tetap membayari bon makan wanita&lt;br /&gt;C: Mendukung emansipasi wanita dengan membiarkan wanita bayar sendiri&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;P : Meminta Anda nimbrung ngobrol kalau mamanya menelepon&lt;br /&gt;C : Pura-pura Anda tidak bersamanya jika mamanya menelepon&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;P : Putus dengan pasangannya sambil berjabatan tangan dan mengakui sulitnya&lt;br /&gt;C : Putus dengan pasangannya sambil kabur dari rumah, merokok&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;P : Mencintai wanita 10 % pada pertemuan awal dan meningkat terus&lt;br /&gt;C : Mencintai wanita 100 % pada pertemuan awal dan menurun terus&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;P : Mikirnya “Aku masih kurang pengetahuan, harus belajar lebih banyak”&lt;br /&gt;C : Mikirnya “Aku yang terhebat di muka bumi, siapapun aku hadapin !!!”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;skrang pertanyaanya kamu masuk yg mana kawan?? &lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7799456194835985631-2904657852660506476?l=mantrihewan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mantrihewan.blogspot.com/feeds/2904657852660506476/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://mantrihewan.blogspot.com/2009/05/beda-cowok-dengan-pria.html#comment-form' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7799456194835985631/posts/default/2904657852660506476'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7799456194835985631/posts/default/2904657852660506476'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mantrihewan.blogspot.com/2009/05/beda-cowok-dengan-pria.html' title='Beda Cowok dengan Pria'/><author><name>mantri hewan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01711863933778924396</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/-EelbdX9ZdFM/TkKagZdvxKI/AAAAAAAAAHg/lysR64aRtWE/s220/kebook3.png'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_2oXkUlBd05g/SgPEWc0e_rI/AAAAAAAAACA/8sa_LNY000I/s72-c/kaosman.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7799456194835985631.post-6546489749805891974</id><published>2009-05-07T20:54:00.000-07:00</published><updated>2009-05-07T22:39:42.536-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='ARTIKEL MANTRI HEWAN'/><title type='text'>KEDOKTERAN HEWAN UGM Meng-GAUL.</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_2oXkUlBd05g/SgOvnixFmGI/AAAAAAAAAB4/J_xyDi55QhU/s1600-h/30354-Clipart-Illustration-Of-A-Black-Male-Veterinarian-With-A-Bird-On-His-Shoulder-Bandaging-Up-An-Injured-Puppy-A-Cat-At-His-Feet.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 214px; height: 320px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_2oXkUlBd05g/SgOvnixFmGI/AAAAAAAAAB4/J_xyDi55QhU/s320/30354-Clipart-Illustration-Of-A-Black-Male-Veterinarian-With-A-Bird-On-His-Shoulder-Bandaging-Up-An-Injured-Puppy-A-Cat-At-His-Feet.jpg" border="0" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5333299477619251298" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Ops..judul yang aneh? apa mesum ya? yang penting judul kali ini melambangkan keinginan FKH UGM untuk gaul &lt;span class="fullpost"&gt;tau ga...tadi pagi pas penulis lagi asik2 ngamatin papan pengumuman di FKH UGM eh ga taunya muncul segerombolan Anak sekolah berpakaian baju batik dan rok putih...wew ngapain anak sekolahan pagi2 gini ke kampus?? Bolos kuliah ye...pikir gw&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;ternyata setelah buka &lt;a href="http://fkh.ugm.ac.id/"&gt;webside FKH UGM&lt;/a&gt;, ternyata gw dapat pencerahan kalo anak-anak ingusan itu(anak sekolah) lagi &lt;a href="http://fkh.ugm.ac.id/index.php?pModule=agenda&amp;amp;pSub=agenda&amp;amp;pAct=detail&amp;amp;detail=25"&gt;study Tour in FKH UGM&lt;/a&gt;..ceile keren banget coy...mudah2an FKH UGM dapat memasyarakat dikalangan siswa yang nantinya bisa jadi mahasiswa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jangan kayak saya yg tau FKH karena pikirnya nih Jurusan aneh dan Unik karena dengan nama DOKTER HEWAN...kalo loe kenal FKH dari mana? crita lah disini...(ngarep hehe)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7799456194835985631-6546489749805891974?l=mantrihewan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mantrihewan.blogspot.com/feeds/6546489749805891974/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://mantrihewan.blogspot.com/2009/05/kedokteran-hewan-ugm-meng-gaul.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7799456194835985631/posts/default/6546489749805891974'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7799456194835985631/posts/default/6546489749805891974'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mantrihewan.blogspot.com/2009/05/kedokteran-hewan-ugm-meng-gaul.html' title='KEDOKTERAN HEWAN UGM Meng-GAUL.'/><author><name>mantri hewan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01711863933778924396</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/-EelbdX9ZdFM/TkKagZdvxKI/AAAAAAAAAHg/lysR64aRtWE/s220/kebook3.png'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_2oXkUlBd05g/SgOvnixFmGI/AAAAAAAAAB4/J_xyDi55QhU/s72-c/30354-Clipart-Illustration-Of-A-Black-Male-Veterinarian-With-A-Bird-On-His-Shoulder-Bandaging-Up-An-Injured-Puppy-A-Cat-At-His-Feet.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7799456194835985631.post-2588239955561401378</id><published>2009-05-07T20:16:00.001-07:00</published><updated>2009-05-07T22:39:42.536-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='ARTIKEL MANTRI HEWAN'/><title type='text'>OBAT NYAMUK dan BURUNG</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_2oXkUlBd05g/SgOoE7yvHII/AAAAAAAAABw/lQzhPHK16OA/s1600-h/fluburung.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 238px; height: 238px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_2oXkUlBd05g/SgOoE7yvHII/AAAAAAAAABw/lQzhPHK16OA/s320/fluburung.jpg" border="0" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5333291186460236930" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Tadi siang (Kamis, mei 2009) sehabis bikin gambar &lt;a href="http://anatomi.fkh.ugm.ac.id/"&gt;Mikroanatomi&lt;/a&gt;, aku lansung masuk kelas&lt;span class="fullpost"&gt;buat ngikutin kuliah &lt;a href="http://patklin.fkh.ugm.ac.id/"&gt;ILMU HEWAN LABORATORIUM.&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Pas nyampe kelas dosennya udah berkoar-koar tentang Sensitifitas burung terhadap Pencemaran lingkungan.&lt;br /&gt;inti sari (wew...kayak bunga aja coy)dari mata kuliah ini ternyata burung merupakan hewan yang paling baik untuk digunakan sebagai hewan laboratorium untuk penelitian pencemaran lingkungan baik pencemaran udara,air dan limbah.&lt;br /&gt;cerita punya cerita, dosen kita bercerita ternyata burung beo milik pasienya yang sesak lalu mati setelah di diagnosa menghirup Obat nyamuk semprot dalam ruangan tertutup.&lt;br /&gt;ternyata benar ya...kalo di iklan-iklan obat nyamuk pasti bintang iklannya ibu-ibu dan anak kecil, tetapi tetap aja kawan obat nyamuk itu berbahaya banget bagi kesehatan karena burung aja mati.&lt;br /&gt;kata dosen gw "Maka beruntunglah orang yg punya burung, sebelum orangnya mati burungnya mati duluan".hehe&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7799456194835985631-2588239955561401378?l=mantrihewan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mantrihewan.blogspot.com/feeds/2588239955561401378/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://mantrihewan.blogspot.com/2009/05/obat-nyamuk-dan-burung.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7799456194835985631/posts/default/2588239955561401378'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7799456194835985631/posts/default/2588239955561401378'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mantrihewan.blogspot.com/2009/05/obat-nyamuk-dan-burung.html' title='OBAT NYAMUK dan BURUNG'/><author><name>mantri hewan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01711863933778924396</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/-EelbdX9ZdFM/TkKagZdvxKI/AAAAAAAAAHg/lysR64aRtWE/s220/kebook3.png'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_2oXkUlBd05g/SgOoE7yvHII/AAAAAAAAABw/lQzhPHK16OA/s72-c/fluburung.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7799456194835985631.post-7903913870255875582</id><published>2009-05-07T02:17:00.000-07:00</published><updated>2009-05-07T22:39:42.536-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='ARTIKEL MANTRI HEWAN'/><title type='text'>DEPTAN SOK TAHU TENTANG ZOONOSIS</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_2oXkUlBd05g/SgKn7N2Bw0I/AAAAAAAAABo/eHjPtXrF_lc/s1600-h/banner.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 400px; height: 43px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_2oXkUlBd05g/SgKn7N2Bw0I/AAAAAAAAABo/eHjPtXrF_lc/s400/banner.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5333009544530477890" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;flu babi merebak dan deptan pun angkat bicara dan mereka sok tau..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;baca disini. http://www.ditjennak.go.id/berita.asp?id=73&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;sumber dari &lt;a href="http://www.ditjennak.go.id/"&gt;DIREKTUR JENDRAL PETERNAKAN&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;pak menteri pertanian : "Kapan DIBENTUK NIH DIREKTUR VETERINER?? janji aja nih. demo yuk...........!!&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7799456194835985631-7903913870255875582?l=mantrihewan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mantrihewan.blogspot.com/feeds/7903913870255875582/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://mantrihewan.blogspot.com/2009/05/deptan-sok-tahu-tentang-zoonosis.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7799456194835985631/posts/default/7903913870255875582'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7799456194835985631/posts/default/7903913870255875582'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mantrihewan.blogspot.com/2009/05/deptan-sok-tahu-tentang-zoonosis.html' title='DEPTAN SOK TAHU TENTANG ZOONOSIS'/><author><name>mantri hewan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01711863933778924396</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/-EelbdX9ZdFM/TkKagZdvxKI/AAAAAAAAAHg/lysR64aRtWE/s220/kebook3.png'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_2oXkUlBd05g/SgKn7N2Bw0I/AAAAAAAAABo/eHjPtXrF_lc/s72-c/banner.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7799456194835985631.post-4822362936263586632</id><published>2009-05-07T01:31:00.000-07:00</published><updated>2009-05-07T22:39:42.537-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='ARTIKEL MANTRI HEWAN'/><title type='text'>HATI-HATI PERPUSTAKAAN FKH UGM TIDAK AMAN</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_2oXkUlBd05g/SgKg3JhqsmI/AAAAAAAAABg/Z95YyMc9abI/s1600-h/maling%2520laptop%2520%28ist%29.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 250px; height: 250px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_2oXkUlBd05g/SgKg3JhqsmI/AAAAAAAAABg/Z95YyMc9abI/s320/maling%2520laptop%2520%28ist%29.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5333001778070467170" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Sedih dan sayu serta gagal bikin gambar Mikro anatomi. itulah gambaran kelesuan dari temanku yang bernama ROhaldus karena ..&lt;span class="fullpost"&gt;dia baru saja kehilangan LAPTOP Apple di PERPUSTAKAAN FAKULTAS KEDOKTERAN HEWAN.&lt;br /&gt;Ingat ya teman2ku PERPUSTAKAAN FAKULTAS KEDOKTERAN HEWAN UGM TIDAK AMAN !! Catat ya &lt;blink style="color: rgb(0, 0, 153); font-weight: bold;"&gt;PERPUSTAKAAN FAKULTAS KEDOKTERAN HEWAN UGM TIDAK AMAN&lt;/blink&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 153); font-weight: bold;"&gt;.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Tidak hanya Rohaldus (mahasiswa d3 FKH UGM'2009) yang mengalami kehilangan di perpustakaan FKH UGM yg megah ini, ternyata sudah banyak korban yang kehilangan HP atau dompet atau kadang2 tas beserta laporan praktikum yang di curi orang yg tidak bertanggung jawab di PERPUSTAKAAN FKH UGM ini.&lt;br /&gt;Trus apa sih solusinya?? MEnurut saya ada beberapa solusi :&lt;br /&gt;1. Tambahin tuh "Kotak-Kotak" penyimpanan tas-nya.&lt;br /&gt;masak mahasiswa FKH UGM yang udah ratusan gini, tapi Locker-nya cuma 80-an. ga Safety banget pak.&lt;br /&gt;2. Pasangin CCTV .&lt;br /&gt;bukan gaya-gaya an atau Sok Pinter tapi FKH UGM udah nerapin Sistem CCTV koq. waktu saya ngikutin Praktikum Ilmu pengantar Bedah di RSH (Rumah Sakit Hewan) FKH UGM, ternyata di Laboratorium Bedah udah di Pasangin Koq CC TV. tujuan sich katanya biar Dosen dapat Ngamatin apa ja sih yg di lakukan Siswa Ko-as di ruang Bedah. Jadi, Perpustakaan FKH UGM yg bagus Beli CC TV aja ga Mampu...? Masa Kalah ama "Absen hadir dosen dan karyawan FKH UGM yg pake sistem sidik jari. gimana Pak Dekan....ada  dananya ga ya??&lt;br /&gt;3. Tingkatin kewaspadaan&lt;br /&gt;wew...kayak berita kriminal ja "Waspadalah..Waspadalah..!!". mALing tidak hanya di lakukan oleh orang jahat dan berpikiran Jahat tapi kalangan kampus pun dapat melakukan kejahatan. ya ga??&lt;br /&gt;segitu dulu info hangat dari FKH di sore ini. Nuwun&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7799456194835985631-4822362936263586632?l=mantrihewan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mantrihewan.blogspot.com/feeds/4822362936263586632/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://mantrihewan.blogspot.com/2009/05/hati-hati-perpustakaan-fkh-ugm-tidak.html#comment-form' title='3 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7799456194835985631/posts/default/4822362936263586632'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7799456194835985631/posts/default/4822362936263586632'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mantrihewan.blogspot.com/2009/05/hati-hati-perpustakaan-fkh-ugm-tidak.html' title='HATI-HATI PERPUSTAKAAN FKH UGM TIDAK AMAN'/><author><name>mantri hewan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01711863933778924396</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/-EelbdX9ZdFM/TkKagZdvxKI/AAAAAAAAAHg/lysR64aRtWE/s220/kebook3.png'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_2oXkUlBd05g/SgKg3JhqsmI/AAAAAAAAABg/Z95YyMc9abI/s72-c/maling%2520laptop%2520%28ist%29.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>3</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7799456194835985631.post-306736286665622920</id><published>2009-05-06T01:33:00.000-07:00</published><updated>2009-05-06T01:41:41.306-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='ARTIKEL MANTRI HEWAN'/><title type='text'>t=v1+v2 ,Cara meningkatkan traffic dan popularity dengan cepat dan alami</title><content type='html'>Hallo rekan-rekan blogger....&lt;br /&gt;Mudah-mudahan ide saya ini jika berjalan lancar tidak akan membuat Google merombak total seluruh algoitma-nya atau membuat pembengkakan Bandwidth (Bandwidth Limit Exceeded..!) di dunia hosting.....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Web Indonesia yang pernah saya kemukakan dulu telah menjadi benih yang sampai sekarang dengan pelan tapi pasti telah tumbuh menjadi pohon-pohon traffic dan popularity buat blog saya ini maupun blog-blog lainnya yang menjalankan konsep itu, bagaikan suatu benih tumbuhan yang di taburkan di hutan yang lalu benih tersebut hari demi hari tumbuh berkembang dan mengakar menjadi pohon-pohon yang berbuah dan kan terus tumbuh dan berkembang selamanya, selama masih ada dunia internet.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Atas inspirasi dan motivasi dari Web Indonsia itulah saya coba lagi menawarkan ide ini yang saya yakin jika di jalankan dengan benar seesuai ketentuan akan benar-benar secara nyata menaikan trafficdan popularity web kita masing-masing .Karena salah-satu yang membuat lambat pertumbuhan web indonesia adalah karena banyak yang berpendapat akan semakin menguntungkan web yang lebih dulu menerapkan ,dalam hal ini web saya ini dan juga web kang rohman dan oom yang berperan besar bagi pertumbuhan web indonesia. Maka semoga ini menjadi solusi penyempurnaannya demi kemajuan bersama blogger indonesia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Oke, seperti pendapat saya bahwa SEO adalah seni, maka marilah kita ber-improvisasi.....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seperti biasa copy-lah posting ini mulai dari tanda di bawah ini :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;---------------- Copy mulai disini------------------&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mohon baca baik-baik lalu terapkan dengan benar....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebuah filosofi mengatakan "Honesty is The Best Policy (Kejujuran adalah politik/strategi terbaik)" , inilah yang akan kita buktikan....apakah konsep kejujuran bisa kita olah menghasilkan traffic dan popularity yang lebih hebat dari konsep rumit para expert webmaster atau pakar SEO..?...&lt;br /&gt;Saya yakin bisa asal konsep ini di jalankan dengan benar...,bila ini di terapkan pada web anda sesuai ketentuan maka:&lt;br /&gt;-Web anda akan kebanjiran traffic pengunjung secara luar biasa hari demi hari, tanpa perlu repot-repot memikirkan SEO atau capek-capek promosi keberbagai tempat di dunia internet.&lt;br /&gt;-Web anda akan kebanjiran backlink secara luarbiasa hari demi hari, tanpa perlu repot-repot berburu link keberbagai tempat di dunia internet.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika Albert Einstein memakai persamaan e=mc2 untuk menggabungkan potensi masa dan kecepatan cahaya untuk menghasilkan energi nuklir yang luar biasa itu ,maka kita akan memakai persamaan t=v1+v2 untuk mnggabungkan potensi web saya dan web anda untuk menghasilkan traffic dan popularity yang luar biasa pula.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika Einstein menggunakan atom plutonium dan uranium untuk membuat bom nuklir, maka kita menggunakan Kejujuran dan ketepatan untuk membuat bom traffic dan popularity ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang perlu anda lakukan adalah ikuti langkah-langkah berikut :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1.Buat posting artikel seperti posting saya ini, atau copy-paste posting ini dan juga diberi berjudul : t=v1+v2 ,Cara meningkatkan traffic dan popularity dengan cepat dan alami&lt;br /&gt;2-Selanjutnya Copy atau buat KALIMAT SAKTI yang ada di bawah nomor 4 ini lalu pasang di web anda pada bagian yang paling mudah dilihat pengunjung, misalnya di bagian atas sidebar:&lt;br /&gt;3-Pindahkan atau ganti link atau alamat url posting saya (disini-1) menggantikan alamat url rekan saya (disini-2).&lt;br /&gt;-untuk mengetahui alamat url posting saya dan posting yang anda buat adalah bisa dengan meng-klik judul/title posting yang kita buat ini.&lt;br /&gt;4-Lalu isi alamat url posting anda pada pada disini-1 tadi. Jadi anda melakukan publish (terbitkan) 2 kali, setelah posting ini selesai anda buat lalu di terbitkan, dan lalu anda klik pada title (judul) posting untuk mengambbil/meng-copy alamat url posting anda dari address bar browser anda, lalu anda edit lagi posting tadi dan masukan pada link disini-1 itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berikut tulisan "KALIMAT SAKTI" yang perlu anda pasang di bagian web anda (setelah di ganti link url-nya sesuai ketentuan di atas)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Ingin meningkatkan traffic pengunjung dan popularity web anda secara cepat dan tak terbatas...?...&lt;br /&gt;Serahkan pada saya..., Saya akan melakukannya untuk anda GRATIS...!..Klik disini-1 dan disini-2"&lt;br /&gt;-Jadi setelah KALIMAT SAKTI ini di letakan di web anda maka: jika pengunjung meg-klik link disini-1 akan menuju link posting anda, dan jika meng-klik disini-2 akan menuju link posting saya...dan seterusnya kan terus terjadi mata rantai yang tak terputus seperti itu...&lt;br /&gt;5-Di bawah ini ada 2 link :link anda (link web saya sekarang) dan link saya (link web rekan saya sekarang) . Maka ganti (alamatnya) "link anda" dengan "link url web anda" dan "link saya dengan link url web saya" (link rekan saya di hapus).&lt;br /&gt;link anda&lt;br /&gt;link saya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5-Selesai, siapkan counter tracker dan pengecek link misalnya sitemeter dan technorati untuk melihat hasil banjir traffic dan linkback web anda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apa itu t=v1+t2...?&lt;br /&gt;t : Jumlah traffic yang akan di peroleh web anda dalam suatu hari&lt;br /&gt;v1 : Jumlah pengunjung web anda dalam suatu hari&lt;br /&gt;v2: Jumlah pengunjung yang dimiliki v1 (pengunjung dari pengunjung web anda) dalam suatu hari.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Traffic:&lt;br /&gt;Misalnya, web saya ini atau web anda dalam sehari memiliki rata-rata pengunjung 50 orang.., dan semuanya menerapkan konsep kita ini (KALIMAT SAKTI) dengan benar, dan dari 50 orang itu masing-masing memiliki 50 orang pula pengunjung dari blog-nya , maka web kita akan berpeluang di kunjungi 50 ditambah 50 x 50 orang pada hari itu = 2550 orang , dan akan berpeluang terus meningkat pula hari demi hari ,karena setiap hari selalu ada pengunjung baru di dunia internet, setiap hari juga ada blogger atau web baru di dunia internet...BUKTIKAN&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Popularity:&lt;br /&gt;Misalnya, web kita memiliki pengunjung 50 orang dalam suatu hari, dan semuannya menerapkan konsep ini , maka dalam hari itu web anda akan mendapatkan 100 linkback ke web anda, yaitu sebuah link pada KALIMAT SAKTI dan sebuah link pada link saya di kalikan 50. dan akan berpeluang meningkat terus hari demi hari....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kenapa perlu di buat link link anda dan link saya pada posting...?&lt;br /&gt;...hal ini untuk menjaga keabadian link kita, karena seperti kita tau link pada posting lebih kecil kemungkinannya terhapus....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bisakah kita berbuat tidak fair atau tidak jujur menyabotase konsep ini, misalnya "menghilangkan semua link asal" lalu di isi dengan web/blog kita sendiri...? ....Bisa, dan konsep ini tidak akan menjadi maksimal untuk membuktikan Kejujuran adalah strategi/politik terbaik.....Tapi saya yakin bahwa kita semua tak ingin menjatuhkan kredibilitas diri sendiri dengan melakukan tindakan murahan seperti itu...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;-------------Selesai-------------&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Note:&lt;br /&gt;Untuk rekan-rekan blogger yang ada di web saya ini, anda boleh membuat posting dengan cara meng-copy dari tanda ---Copy ulai disini----- sampai tanda -------selesai---------, atau silahkan juga ber-improvisasi membuat posting dengan pola keseluruhan posting saya ini, yaitu dengan memberikan sedikit sambutan atau basa-basi seperti posting ini....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selamat mencoba, semoga konsep ini akan makin meramaikan,memeriahkan,memberi inspirasi dan memicu kreativitas dunia Blogger Indonesia untuk semakin lebih maju dan memiliki nama baik hari demi hari.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;*******************************************&lt;br /&gt;Thanks semua...berikut sya tambahin..sbg revisi...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;@ pemula ngeblog yg masih bingung ...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;...tinggal copy-paste aja posting saya di atas, dai mulai :&lt;br /&gt;----- Copy mulai disini---&lt;br /&gt;sampai ---selesai---&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;lalu pasang kode di bawah ini di side-bar blog atau di mana aja anda suka.. :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;yang warna merah di ganti dg url posting anda, url posting bs di ketahui dg meng-klik judul posting di address bar/browser itulah url/alamat dari suatu posting...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;ini kodenya utk di pasang:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;"Ingin meningkatkan traffic pengunjung dan popularity web anda secara cepat dan tak terbatas...?...&lt;br /&gt;Serahkan pada saya..., Saya akan melakukannya untuk anda GRATIS...!..Klik &lt;a href="http://www.free-7.net/2008/10/tv1v2-cara-meningkatkan-traffic-&lt;br /&gt;dan.html"&gt;disini-1&lt;/a&gt; dan &lt;a href="http://www.free-7.net/"&gt;disini-2&lt;/a&gt;"&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Salam ngeblog!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7799456194835985631-306736286665622920?l=mantrihewan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mantrihewan.blogspot.com/feeds/306736286665622920/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://mantrihewan.blogspot.com/2009/05/tv1v2-cara-meningkatkan-traffic-dan.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7799456194835985631/posts/default/306736286665622920'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7799456194835985631/posts/default/306736286665622920'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mantrihewan.blogspot.com/2009/05/tv1v2-cara-meningkatkan-traffic-dan.html' title='t=v1+v2 ,Cara meningkatkan traffic dan popularity dengan cepat dan alami'/><author><name>mantri hewan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01711863933778924396</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/-EelbdX9ZdFM/TkKagZdvxKI/AAAAAAAAAHg/lysR64aRtWE/s220/kebook3.png'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7799456194835985631.post-4241144860619509490</id><published>2009-05-06T00:46:00.000-07:00</published><updated>2009-05-06T01:41:41.306-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='ARTIKEL MANTRI HEWAN'/><title type='text'>Hei Deptan dan Dirjen Peternakan : Mana Janjimu!!</title><content type='html'>kawan coba anda baca arikel ini ..&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;a href="http://www.indonesia.go.id/id/index2.php?option=com_content&amp;amp;do_pdf=1&amp;amp;id=5762."&gt;Deptan Akan Bentuk Ditjen Veteriner(tahun 2007 lho!!) &lt;/a&gt; dan &lt;a href="http://www.tempointeraktif.com/hg/ekbis/2007/10/04/brk,20071004-108980,id.html"&gt;ini omongan deptan yang lama emang sialan&lt;/a&gt; tuh deptan!! menurut anda??&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7799456194835985631-4241144860619509490?l=mantrihewan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mantrihewan.blogspot.com/feeds/4241144860619509490/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://mantrihewan.blogspot.com/2009/05/hei-deptan-dan-dirjen-peternakan.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7799456194835985631/posts/default/4241144860619509490'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7799456194835985631/posts/default/4241144860619509490'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mantrihewan.blogspot.com/2009/05/hei-deptan-dan-dirjen-peternakan.html' title='Hei Deptan dan Dirjen Peternakan : Mana Janjimu!!'/><author><name>mantri hewan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01711863933778924396</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/-EelbdX9ZdFM/TkKagZdvxKI/AAAAAAAAAHg/lysR64aRtWE/s220/kebook3.png'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7799456194835985631.post-5666375919035030461</id><published>2009-05-06T00:11:00.000-07:00</published><updated>2009-05-06T01:41:41.306-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='ARTIKEL MANTRI HEWAN'/><title type='text'>PDHI dan Mahasiswa FKH harus MELAWAN!!!</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_2oXkUlBd05g/SgE6sTIyRMI/AAAAAAAAABY/PWb5yB6TBAo/s1600-h/Lawan_mbah__Lawan.jpeg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 280px; height: 320px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_2oXkUlBd05g/SgE6sTIyRMI/AAAAAAAAABY/PWb5yB6TBAo/s320/Lawan_mbah__Lawan.jpeg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5332607966509155522" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Muncul Usulan Pembentukan Badan Otoritas Veteriner........ Iya itu Harus teman2ku&lt;span class="fullpost"&gt;coba anda liat skrang , Sistem penanganan veteriner saat ini, seperti penanganan kasus flu burung, dinilai tidak menyeluruh dan menyatu. Masih terjadi tumpang tindih kewenangan, misalnya peran dokter kesehatan manusia dengan dokter hewan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;”Soal veteriner biarkan dokter hewan yang berkomentar,” kata Ketua Umum Pengurus Besar Perhimpunan Dokter Hewan Indonesia (PB PDHI) drh Budi Tri Akoso PhD menanggapi pernyataan pejabat Departemen Pertanian yang menyatakan virus flu burung sengaja disebar, Jumat (14/10) di Jakarta.&lt;br /&gt;PDHI menilai, pernyataan pejabat Deptan yang tanpa didukung etika medis veteriner itu sangat menyesatkan dan menimbulkan rasa takut masyarakat. Pemberitaan itu berisiko menurunkan kredibilitas Indonesia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tumpang tindih kewenangan justru menimbulkan kekhawatiran. Salah satu contoh, pernyataan Departemen Kesehatan (Depkes) mengenai kejadian luar biasa (KLB) flu burung. Mengacu pembagian peran Depkes dengan Departemen Pertanian (Deptan), maka pengumuman KLB hanya mencakup kesehatan manusia. Yang terjadi, KLB masuk ke wilayah veteriner dan menimbulkan pemusnahan massal unggas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lembaga otoritas veteriner yang diusulkan berbentuk Badan Otoritas Veteriner (BOV) dan tidak di bawah Direktur Jenderal Peternakan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Badan Otoritas Veteriner dibayangkan punya wewenang dengan kompetensi medis veteriner, serta bertanggung jawab menangani kesehatan hewan dari segala aspek. Badan itu dinilai lebih efektif menangani keadaan darurat seperti penanganan wabah virus avian influenza (AI) dan Flu Meksiko (flu babi)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;terinspirasi dari : bayangkan sodara2ku usulan deptmn Veteriner ini udah dari tahun 2005 bukan aja ==&gt;  &lt;a href="http://www2.kompas.com/kompas-cetak/0510/15/humaniora/2128570.htm"&gt;kompas tahun 2005 &lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7799456194835985631-5666375919035030461?l=mantrihewan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mantrihewan.blogspot.com/feeds/5666375919035030461/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://mantrihewan.blogspot.com/2009/05/pdhi-dan-mahasiswa-fkh-harus-melawan.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7799456194835985631/posts/default/5666375919035030461'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7799456194835985631/posts/default/5666375919035030461'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mantrihewan.blogspot.com/2009/05/pdhi-dan-mahasiswa-fkh-harus-melawan.html' title='PDHI dan Mahasiswa FKH harus MELAWAN!!!'/><author><name>mantri hewan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01711863933778924396</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/-EelbdX9ZdFM/TkKagZdvxKI/AAAAAAAAAHg/lysR64aRtWE/s220/kebook3.png'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_2oXkUlBd05g/SgE6sTIyRMI/AAAAAAAAABY/PWb5yB6TBAo/s72-c/Lawan_mbah__Lawan.jpeg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7799456194835985631.post-8113331627359579904</id><published>2009-05-05T23:58:00.000-07:00</published><updated>2009-05-06T01:41:41.306-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='ARTIKEL MANTRI HEWAN'/><title type='text'>Indonesia Butuh Departemen Veteriner, Menurut Anda??</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_2oXkUlBd05g/SgE3lDct4II/AAAAAAAAABQ/f649k-xv-PM/s1600-h/aksi-wrd-imakahi-di-bogor.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 254px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_2oXkUlBd05g/SgE3lDct4II/AAAAAAAAABQ/f649k-xv-PM/s320/aksi-wrd-imakahi-di-bogor.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5332604543503818882" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Ancaman penyakit zoonosis dan bioterisme ( menggunakan senjata biologis yang 80 % bersumber dari agen penyebab penyakit zoonosis ) telah meng-global serta telah melanda Indonesia. Siapkah Indonesia menghadapinya ?&lt;span class="fullpost"&gt;Pada Departemen Kesehatan, Otoritas Medis pada Menteri Kesehatan, berbeda dengan Departemen Pertanian, Otoritas Medis Veteriner pada Dirjen Peternakan bila Dirjennya seorang dokter hewan, bila bukan dokter hewan, maka Otoritas Medis Veterine berada pada eselon II lainnya seperti Direktorat Kesehatan Hewan yang memiliki profesi dokter hewan. Otoritas medis veteriner atau Dokter Hewan yang berwenang atau Discundige sesuai dengan Staatsblad 1912 no.432 tentang : Campur tangan pemerintah dalam bidang Kehewanan yang disebut oleh Prof.M.Soeparwi 1946 sebagai Undang undang masih berlaku di Indonesia. Undang undang no.6 tahun 1967 tentang Peternakan dan Kesehatan Hewan, tidak mencabut Staatsblad 1942 no.432. Medical authority atau kewenangan medis meliputi : anamnese, diagnosis, terapi dan prognosis penyakit yang diderita pasien baik pada manusia maupun pada hewan. Kewenangan medis hanya dimiliki mereka yang memiliki profesi medis yaitu dokter dan dokter hewan. Health certificate hewan harus diperiksa dan ditandatangani oleh dokter hewan yang memiliki kewenangan medis veteriner atau Otoritas Medis Veteriner. Ekspor udang atau ikan, seharusnya diperiksa dan ditandatangani oleh Veteriner Medical Authority di Indonesia tetapi dalam kenyataannya ekspor udang atau ikan Indonesia diperiksa dan ditandatangani oleh Otoritas Medis Veteriner di Singapura, suatu hal yang ironis. Dimanakah keberadaan Otoritas Medis Veteriner ?&lt;br /&gt;Dimanakah keberadaan Otoritas Medis Veteriner di Indonesia ?&lt;br /&gt;Departemen Kominfo dibeberapa media masa di Indonesia memasang iklan dalam rangka sosialisasi penanggulangan Flu-burung. Musnahkan unggas sebelum anda dimusnahkannya. Ada salah satu Gubernur dalam sosialisasi pananggulanan Flu-burung di Indonesia : patèni waė pitek yang berkeliaran !&lt;br /&gt;Bagaimana rendahnya penilaian pejabat negara terhadap hewan di Indonesia yang diindentikkan sebagai benda tidak bernyawa, apalagi nian terhadap dokter hewan yang memiliki kewenangan medis veteriner atau kewenangan medis terhadap hewan. Keberadaan Otoritas Medis Veteriner di Indonesia ada pada para Dokter Hewan dan tenaga medis veteriner lainnya. Tidak heran kalau Ketua Umum PDHI (Perhimpunan Dokter Hewan Indonesia) di berbagai kesempatan selalu menyatakan : dokter hewan selalu dimarginalkan.&lt;br /&gt;Demikian pun halnya bagi teman teman sejawat dokter hewan: tidak mengetahui kewenangan medis veteriner yang dimilikinya. Hai, teman-teman sejawat dokter hewan yang telah memiliki kewenangan medis veteriner atau mahasiswa Fakultas Kedokteran Hewan yang akan memiliki kewenangan medis veteriner, mari bersama-sama menghadapi ancaman penyakit zoonosis dan bioterorisme yang telah melanda Indonesia. Tanpa adanya peran serta kewenangan medis veteriner, sehingga yang berperan hanya kewenangan medis pada manusia dalam menghadapi zoonosis dan bioterorisme tidak akan dapat menyelesaikan masalah. Seperti dikatakan Menteri Kesehatan : selama penyakt Flu-burung pada unggas tidak dapat diatasi, penyakit Flu-burung pada manusia tidak akan tuntas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keberadaan Otoritas Medis Veteriner pada Lembaga Negara.&lt;br /&gt;Sebelum adanya UU no.6 tahun 1967 tentang Peternakan dan Kesehatan Hewan, diberlakukan Staatsblad 191 no.432 tentang Tjampur tangan pemerintah dalam urusan Kehewanan. Otoritas Medis Veteriner di Pusat disebut Djawatan Kehewanan Pusat, di daerah disebut Dinas Kehewanan yang dipimpin oleh mereka yang memiliki kewenangan medis veteriner ( Dokter Hewan, lulusan SKMA atau Manteri Hewan). Sesudah diberlakukan UU.no.6 tahun 1967 tentang Peternakan dan Kesehatan Hewan (disusun oleh para dokter hewan, Staatsblad 1912 no.432 tetap diberlakukan. Prof.M.Soeparwi 1946, Staatsblad 1912 no.432 disebut UU.Veteriner). Otoritas medis veteriner dalam struktur organisasi Departemen Pertanian pada Direktorat Jenderal Peternakan (sewaktu Dirjen seorang dokter hewan) apabila Dirjen bukan seorang dokter hewan , seharusnya Otoritas medis veteriner pada eselon II, yaitu : Direktorat Kesehatan Hewan yang dokter hewan. Menteri Pertanian periode s/d Oktober 2004 ; sewaktu penyakit Flu-burung mulai menyerang Indonesia, dengan SK Departemen Pertanian no.96/Kpts/PD.620/2/2004 pada tangal 4 Februari 2004 menetapkan bahwa : Penyakit Flu-burung pada unggas telah mewabah di 8 (delapan) provinsi. Menteri Pertanian memberlakukan Staatsblad 1912 no.432 dengan menetapkan program 9 (sembilan) langkah dalam penanggulangan Flu-burung. Serta menetapkan Dirjen Peternakan (Dirjen seorang dokter hewan) sebagai pemegang Otoritas Medis Veteriner. Tetapi oleh Menteri Pertanian periode Oktober 2004 dengan SK Departemen Pertanian no 413/Kpts/OT.160/11/2005 pada November 2005, mengganti Otoritas Medis Veteriner menjadi Tim Tanggap Darurat Wabah Flu-burung terdiri dari Pengarah dan Pelaksana, keseluruhannya tidak memiliki Kewenangan Medis Veteriner dan bukan seorang dokter hewan.&lt;br /&gt;Mulailah muncul berbagai kontroversi didalam menanggulangi penyakit zoonosis baik pada penyakit Flu-burung, penyakit rabies, penyakit antraks maupun pencegahan penyakit Sapi-gila. Bahkan telah memberhentikan 2 Dirjen Peternakan dan 2 Direktur Kesehatan Hewan ysng memiliki kewensngsn medis veterine. Serta menyamakan penyakit Flu-burung dengan penyakit DBD (demam berdarah dengue) berarti mendiskreditkan peran kewenangan medis veteriner ( lihat tulisan : Zoonosis dan Departemen Pertanian).&lt;br /&gt;Keberadaan Otoritas Medis Veteriner pada Departemen Pertanian tidak diketahui rimbanya. Menteri Pertanian yang tidak memiliki Kewenangan Medis Veteriner melaksanakan Otoritas Medis Veteriner. Keberadaan Otoritas Medis Veteriner pada Menteri Pertanian suatu yang ironis bagi pemegang Otoritas Medis Veteriner.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menteri Pertanian mengkadali PDHI dalam pembentukan Dirjen Veteriner.&lt;br /&gt;Menteri Pertanan meminta kepada PDHI supaya menyusun sistem Kesehatan Veteriner yang dikaitkan dengan pembentukan Dirjen Veteriner. Telah beberapa kali pertemuan serta telah diberikan rumusan Sistem Kesehatan Veteriner serta rencana pembentukan Dirjen Veteriner kepada Mentan.&lt;br /&gt;IMAKAHI (Ikatan Mahasiswa Kedokteran Hewan Indonesia) berunjuk rasa di Departemen Pertanian 2 Oktober 2007, jawaban Mentan : Dirjen Veteriner tidak akan bermanfaat, semuanya sudah diserahkan kepada Menpan.&lt;br /&gt;Kalau Dirjen Veteriner tidak bermanfaat, untuk apa Mentan meminta kepada PDHI menyusun Sisvetnas dan Dirjen Veteriner ? PDHI dikadali oleh Mentan !&lt;br /&gt;Diikuti pula pernyataan beberapa staf Departemen Pertanian, bahwa Deptan telah punya 12 eselon I , sehingga pembentukan Dirjen Veteriner tidak memungkinkan ! Baik Menteri Pertanian maupun Departemen Pertanian tidak membedakan antara Kewenangan Medis Veteriner yang hanya dimiliki oleh mereka yang berprofesi medis veteriner dengan tugas kewenangan Departemen Pertanian. Dirjen Veteriner merupakan kelembagaan pada negara dari Kewenangan Medis Veteriner di Indonesia yang juga dimiliki oleh setiap negara didunia. Kehadiran Otoritas Medis Veteriner dalam satu Lembaga Negara merupakan suatu keharusan dari satu negara. Di Indonesia, keberadaan Otoritas Medis Veteriner dalam satu Lembaga Negara, merupakan satu keharusan.&lt;br /&gt;————————–&lt;br /&gt;Naskah ini ditulis oleh Drh. Dr. Mangku Sitepu, beliau adalah dokter hewan lulusan FKHP UGM dan seorang dokter lulusan FK USU. Beliau juga menjadi anggota PDHI dan IDI dan Tim Ahli Flu-burung pada BPK (Badan Pemeriksa Keuangan). Naskah ini pernah diterbitkan dalam Bulletin Dokter Hewan Lansia Surabaya no 33/ th VII bulan Agustsu 2008. Atas jasa baik Drh. Soesanto Prijosepoetro naskah ini diterima admin untuk dipublish di blog PDHI jatim 1. di sadur dari &lt;a href="http://pdhijatim1.wordpress.com/2009/04/14/perlukah-direktur-jenderal-veteriner-di-indonesia/"&gt;PDHI-cabang Jatim&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7799456194835985631-8113331627359579904?l=mantrihewan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mantrihewan.blogspot.com/feeds/8113331627359579904/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://mantrihewan.blogspot.com/2009/05/indonesia-butuh-departemen-veteriner.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7799456194835985631/posts/default/8113331627359579904'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7799456194835985631/posts/default/8113331627359579904'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mantrihewan.blogspot.com/2009/05/indonesia-butuh-departemen-veteriner.html' title='Indonesia Butuh Departemen Veteriner, Menurut Anda??'/><author><name>mantri hewan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01711863933778924396</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/-EelbdX9ZdFM/TkKagZdvxKI/AAAAAAAAAHg/lysR64aRtWE/s220/kebook3.png'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_2oXkUlBd05g/SgE3lDct4II/AAAAAAAAABQ/f649k-xv-PM/s72-c/aksi-wrd-imakahi-di-bogor.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7799456194835985631.post-8092699355408895940</id><published>2009-05-05T21:17:00.000-07:00</published><updated>2009-05-07T01:54:57.601-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='BAHAN KULIAH FKH'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='ARTIKEL MANTRI HEWAN'/><title type='text'>ACC LAPORAN IHL d3 FKH UGM 2009</title><content type='html'>Anda mahasiswa FKH UGM d3 atau S1 silahkan download ACC TOTAL PRAKTIKUM ILMU HEWAN LABORATORIUM di...&lt;span class="fullpost"&gt;sini&lt;a href="http://www.mediafire.com/?sharekey=12d9a03a2fc0f1ad0dec85adfe0a530aa73701875fb8299ac95965eaa7bc68bc"&gt;( Laporan PRAKTIKUM MUS MUSCULUS)&lt;/a&gt;&lt;a href="http://www.mediafire.com/?sharekey=12d9a03a2fc0f1ad0dec85adfe0a530aa73701875fb8299ac95965eaa7bc68bc"&gt; &lt;/a&gt;&lt;a href="http://www.ziddu.com/download/4627299/MERPATI.rtf.html"&gt;( ACC PRAKTIKUM COLUMBA LIVIA)&lt;/a&gt;&lt;a href="http://www.mediafire.com/?sharekey=12d9a03a2fc0f1ad0dec85adfe0a530aa73701875fb8299ac95965eaa7bc68bc"&gt; &lt;/a&gt;&lt;a href="http://www.ziddu.com/download/4627303/LP-Kelinci.rtf.html"&gt;(ACC PRAKTIKUM ORYCTOLAGUS CUNICULUS)&lt;/a&gt;&lt;a href="http://www.ziddu.com/download/4627303/LP-Kelinci.rtf.html"&gt; &lt;/a&gt;&lt;a href="http://www.mediafire.com/?sharekey=12d9a03a2fc0f1ad0dec85adfe0a530aa73701875fb8299ac95965eaa7bc68bc"&gt;(ACC PRAKTIKUM LELE)&lt;/a&gt; . dan&lt;a href="http://www.mediafire.com/?sharekey=12d9a03a2fc0f1ad0dec85adfe0a530aa73701875fb8299ac95965eaa7bc68bc"&gt; disini&lt;/a&gt; semoga bermanfaat&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7799456194835985631-8092699355408895940?l=mantrihewan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mantrihewan.blogspot.com/feeds/8092699355408895940/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://mantrihewan.blogspot.com/2009/05/acc-laporan-ihl-d3-fkh-ugm-2009.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7799456194835985631/posts/default/8092699355408895940'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7799456194835985631/posts/default/8092699355408895940'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mantrihewan.blogspot.com/2009/05/acc-laporan-ihl-d3-fkh-ugm-2009.html' title='ACC LAPORAN IHL d3 FKH UGM 2009'/><author><name>mantri hewan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01711863933778924396</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/-EelbdX9ZdFM/TkKagZdvxKI/AAAAAAAAAHg/lysR64aRtWE/s220/kebook3.png'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7799456194835985631.post-714212342786949910</id><published>2009-05-05T10:24:00.000-07:00</published><updated>2009-05-05T23:26:37.417-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='ARTIKEL MANTRI HEWAN'/><title type='text'>BUDIDAYA TERNAK SAPI PERAH ( Bos sp. )</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_2oXkUlBd05g/SgB2qqg7GII/AAAAAAAAAA8/HQLh_j2eZac/s1600-h/MP02-1336.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 320px; height: 278px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_2oXkUlBd05g/SgB2qqg7GII/AAAAAAAAAA8/HQLh_j2eZac/s320/MP02-1336.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5332392434145630338" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt; 1. SEJARAH SINGKAT&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sapi adalah hewan ternak terpenting sebagai sumber daging, susu, tenaga kerja dan kebutuhan lainnya. Sapi menghasilkan sekitar 50% (45-55%) kebutuhan daging di dunia, 95% kebutuhan susu dan 85% kebutuhan kulit. Sapi berasal dari famili Bovidae. seperti halnya bison, banteng, kerbau (Bubalus), kerbau Afrika (Syncherus), dan anoa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Domestikasi sapi mulai dilakukan sekitar 400 tahun SM. Sapi diperkirakan berasal dari Asia Tengah, kemudian menyebar ke Eropa, Afrika dan seluruh wilayah Asia. Menjelang akhir abad ke-19, sapi Ongole dari India dimasukkan ke pulau Sumba dan sejak saat itu pulau tersebut dijadikan tempat pembiakan sapi Ongole murni.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada tahun 1957 telah dilakukan perbaikan mutu genetik sapi Madura dengan jalan menyilangkannya dengan sapi Red Deen. Persilangan lain yaitu antara sapi lokal (peranakan Ongole) dengan sapi perah Frisian Holstein di Grati guna diperoleh sapi perah jenis baru yang sesuai dengan iklim dan kondisi di Indonesia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. SENTRA PERIKANAN&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sentra peternakan sapi di dunia ada di negara Eropa (Skotlandia, Inggris, Denmark, Perancis, Switzerland, Belanda), Italia, Amerika, Australia, Afrika dan Asia (India dan Pakistan). Sapi Friesian Holstein misalnya, terkenal dengan produksi susunya yang tinggi (+ 6350 kg/th), dengan persentase lemak susu sekitar 3-7%. Namun demikian sapi-sapi perah tersebut ada yang mampu berproduksi hingga mencapai 25.000 kg susu/tahun, apabila digunakan bibit unggul, diberi pakan yang sesuai dengan kebutuhan ternak, lingkungan yang mendukung dan menerapkan budidaya dengan manajemen yang baik. Saat ini produksi susu di dunia mencapai 385 juta m2/ton/th, khususnya pada zone yang beriklim sedang. Produksi susu sapi di PSPB masih kurang dari 10 liter/hari dan jauh dari standar normalnya 12 liter/hari (rata-ratanya hanya 5-8 liter/hari).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. JENIS&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Secara garis besar, bangsa-bangsa sapi (Bos) yang terdapat di dunia ada dua, yaitu (1) kelompok yang berasal dari sapi Zebu (Bos indicus) atau jenis sapi yang berpunuk, yang berasal dan tersebar di daerah tropis serta (2) kelompok dari Bos primigenius, yang tersebar di daerah sub tropis atau lebih dikenal dengan Bos Taurus.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jenis sapi perah yang unggul dan paling banyak dipelihara adalah sapi Shorhorn (dari Inggris), Friesian Holstein (dari Belanda), Yersey (dari selat Channel antara Inggris dan Perancis), Brown Swiss (dari Switzerland), Red Danish (dari Denmark) dan Droughtmaster (dari Australia). Hasil survei di PSPB Cibinong menunjukkan bahwa jenis sapi perah yang paling cocok dan menguntungkan untuk dibudidayakan di Indonesia adalah Frisien Holstein.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4. MANFAAT&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Peternakan sapi menghasilkan daging sebagai sumber protein, susu, kulit yang dimanfaatkan untuk industri dan pupuk kandang sebagai salah satu sumber organik lahan pertanian.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5. PERSYARATAN LOKASI&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lokasi yang ideal untuk membangun kandang adalah daerah yang letaknya cukup jauh dari pemukiman penduduk tetapi mudah dicapai oleh kendaraan. Kandang harus terpisah dari rumah tinggal dengan jarak minimal 10 meter dan sinar matahari harus dapat menembus pelataran kandang serta dekat dengan lahan pertanian. Pembuatannya dapat dilakukan secara berkelompok di tengah sawah atau ladang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;6. PEDOMAN TEKNIS BUDIDAYA&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;6.1. Penyiapan Sarana dan Peralatan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kandang dapat dibuat dalam bentuk ganda atau tunggal, tergantung dari jumlah sapi yang dimiliki. Pada kandang tipe tunggal, penempatan sapi dilakukan pada satu baris atau satu jajaran, sementara kandang yang bertipe ganda penempatannya dilakukan pada dua jajaran yang saling berhadapan atau saling bertolak belakang. Diantara kedua jajaran tersebut biasanya dibuat jalur untuk jalan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pembuatan kandang untuk tujuan penggemukan (kereman) biasanya berbentuk tunggal apabila kapasitas ternak yang dipelihara hanya sedikit. Namun, apabila kegiatan penggemukan sapi ditujukan untuk komersial, ukuran kandang harus lebih luas dan lebih besar sehingga dapat menampung jumlah sapi yang lebih banyak. Lantai kandang harus diusahakan tetap bersih guna mencegah timbulnya berbagai penyakit. Lantai terbuat dari tanah padat atau semen, dan mudah dibersihkan dari kotoran sapi. Lantai tanah dialasi dengan jerami kering sebagai alas kandang yang hangat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seluruh bagian kandang dan peralatan yang pernah dipakai harus disuci hamakan terlebih dahulu dengan desinfektan, seperti creolin, lysol, dan bahan-bahan lainnya. Ukuran kandang yang dibuat untuk seekor sapi jantan dewasa adalah 1,5x2 m atau 2,5x2 m, sedangkan untuk sapi betina dewasa adalah 1,8x2 m dan untuk anak sapi cukup 1,5x1 m per ekor, dengan tinggi atas + 2-2,5 m dari tanah. Temperatur di sekitar kandang 25-40 derajat C (rata-rata 33 derajat C) dan&lt;br /&gt;kelembaban 75%. Lokasi pemeliharaan dapat dilakukan pada dataran rendah (100-500 m) hingga dataran tinggi (&gt; 500 m).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;6.2. Pembibitan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Syarat-syarat yang harus dipenuhi oleh bibit sapi perah betina dewasa adalah:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. produksi susu tinggi,&lt;br /&gt;2. umur 3,5-4,5 tahun dan sudah pernah beranak,&lt;br /&gt;3. berasal dari induk dan pejantan yang mempunyai keturunan produksi susu tinggi,&lt;br /&gt;4. bentuk tubuhnya seperti baji,&lt;br /&gt;5. matanya bercahaya, punggung lurus, bentuk kepala baik, jarak kaki depan atau kaki belakang cukup lebar serta kaki kuat,&lt;br /&gt;6. ambing cukup besar, pertautan pada tubuh cukup baik, apabila diraba lunak, kulit halus, vena susu banyak, panjang dan berkelok-kelok, puting susu tidak lebih dari 4, terletak dalam segi empat yang simetris dan tidak terlalu pendek,&lt;br /&gt;7. tubuh sehat dan bukan sebagai pembawa penyakit menular, dan&lt;br /&gt;8. tiap tahun beranak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sementara calon induk yang baik antara lain:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. berasal dari induk yang menghasilkan air susu tinggi,&lt;br /&gt;2. kepala dan leher sedikit panjang, pundak tajam, badan cukup panjang, punggung dan pinggul rata, dada dalam dan pinggul lebar,&lt;br /&gt;3. jarak antara kedua kaki belakang dan kedua kaki depan cukup lebar,&lt;br /&gt;4. pertumbuhan ambing dan puting baik,&lt;br /&gt;5. jumlah puting tidak lebih dari 4 dan letaknya simetris, serta&lt;br /&gt;6. sehat dan tidak cacat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pejantan yang baik harus memenuhi kriteria sebagai berikut:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. umur sekitar 4-5 tahun,&lt;br /&gt;2. memiliki kesuburan tinggi,&lt;br /&gt;3. daya menurunkan sifat produksi yang tinggi kepada anak-anaknya,&lt;br /&gt;4. berasal dari induk dan pejantan yang baik,&lt;br /&gt;5. besar badannya sesuai dengan umur, kuat, dan mempunyai sifat-sifat pejantan yang baik,&lt;br /&gt;6. kepala lebar, leher besar, pinggang lebar, punggung kuat,&lt;br /&gt;7. muka sedikit panjang, pundak sedikit tajam dan lebar,&lt;br /&gt;8. paha rata dan cukup terpisah,&lt;br /&gt;9. dada lebar dan jarak antara tulang rusuknya cukup lebar,&lt;br /&gt;10. badan panjang, dada dalam, lingkar dada dan lingkar perut besar, serta&lt;br /&gt;11. sehat, bebas dari penyakit menular dan tidak menurunkan cacat pada keturunannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Prosedur:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Pemilihan Bibit dan Calon Induk&lt;br /&gt;   Untuk mengejar produktivitas ternak yang tinggi, diperlukan perbaikan lingkungan hidup dan peningkatan mutu genetik ternak yang bersangkutan. Bibit yang baru datang harus dikarantina untuk penularan penyakit. Kemudian bibit diberi minum air yang dicampur garam dapur, ditempatkan dalam kandang yang bersih dan ditimbang serta dicatat penampilannya.&lt;br /&gt;2. Perawatan Bibit dan Calon Induk&lt;br /&gt;   Seluruh sapi perah dara yang belum menunjukkan tanda-tanda birahi atau belum bunting setelah suatu periode tertentu, harus disisihkan. Jika sapi yang disisihkan tersebut telah menghasilkan susu, sapi diseleksi kembali berdasarkan produksi susunya, kecenderungan terkena radang ambing dan temperamennya.&lt;br /&gt;3. Sistim Pemuliabiakan&lt;br /&gt;   Seringkali sapi perah dara dikawinkan dengan pejantan pedaging untuk mengurangi risiko kesulitan lahir dan baru setelah menghasilkan anak satu dikawinkan dengan pejantan sapi perah pilihan. Bibit harus diberi kesempatan untuk bergerak aktif paling tidak 2 jam setiap hari.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;6.3. Pemeliharaan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Sanitasi dan Tindakan Preventif&lt;br /&gt;   Pada pemeliharaan secara intensif sapi-sapi dikandangkan sehingga peternak mudah mengawasinya, sementara pemeliharaan secara ekstensif pengawasannya sulit dilakukan karena sapi-sapi yang dipelihara dibiarkan hidup bebas. Sapi perah yang dipelihara dalam naungan (ruangan) memiliki konsepsi produksi yang lebih tinggi (19%) dan produksi susunya 11% lebih banyak daripada tanpa naungan. Bibit yang sakit segera diobati karena dan bibit yang menjelang beranak dikering kandangkan selama 1-2 bulan.&lt;br /&gt;2. Perawatan Ternak&lt;br /&gt;   Ternak dimandikan 2 hari sekali. Seluruh sapi induk dimandikan setiap hari setelah kandang dibersihkan dan sebelum pemerahan susu. Kandang harus dibersihkan setiap hari, kotoran kandang ditempatkan pada penampungan khusus sehingga dapat diolah menjadi pupuk. Setelah kandang dibersihkan, sebaiknya lantainya diberi tilam sebagai alas lantai yang umumnya terbuat dari jerami atau sisa-sisa pakan hijauan (seminggu sekali tilam tersebut harus dibongkar). Penimbangan dilakukan sejak sapi pedet hingga usia dewasa. Sapi pedet ditimbang seminggu sekali sementara sapi dewasa ditimbang setiap bulan atau 3 bulan sekali. Sapi yang baru disapih ditimbang sebulan sekali. Sapi dewasa dapat ditimbang dengan melakukan taksiran pengukuran berdasarkan lingkar dan lebar dada, panjang badan dan tinggi pundak.&lt;br /&gt;3. Pemberian Pakan&lt;br /&gt;   Pemberian pakan pada sapi dapat dilakukan dengan 3 cara, yaitu:&lt;br /&gt;      1. sistem penggembalaan (pasture fattening)&lt;br /&gt;      2. kereman (dry lot fattening)&lt;br /&gt;      3. kombinasi cara pertama dan kedua.&lt;br /&gt;         Pakan yang diberikan berupa hijauan dan konsentrat. Hijauan yang berupa jerami padi, pucuk daun tebu, lamtoro, alfalfa, rumput gajah, rumput benggala atau rumput raja. Hijauan diberikan siang hari setelah pemerahan sebanyak 30-50 kg/ekor/hari. Pakan berupa rumput bagi sapi dewasa&lt;br /&gt;         umumnya diberikan sebanyak 10% dari bobot badan (BB) dan pakan tambahan sebanyak 1-2% dari BB. Sapi yang sedang menyusui (laktasi) memerlukan makanan tambahan sebesar 25% hijauan dan konsentrat dalam ransumnya. Hijauan yang berupa rumput segar sebaiknya ditambah dengan jenis kacang-kacangan (legum).&lt;br /&gt;         Sumber karbohidrat berupa dedak halus atau bekatul, ampas tahu, gaplek, dan bungkil kelapa serta mineral (sebagai penguat) yang berupa garam dapur, kapur, dll. Pemberian pakan konsentrat sebaiknya diberikan pada pagi hari dan sore hari sebelum sapi diperah sebanyak 1-2 kg/ekor/hari. Selain makanan, sapi harus diberi air minum sebanyak 10% dari berat badan per hari.&lt;br /&gt;         Pemeliharaan utama adalah pemberian pakan yang cukup dan berkualitas, serta menjaga kebersihan kandang dan kesehatan ternak yang dipelihara. Pemberian pakan secara kereman dikombinasikan dengan penggembalaan Di awal musim kemarau, setiap hari sapi digembalakan. Di musim hujan sapi dikandangkan dan pakan diberikan menurut jatah. Penggembalaan bertujuan pula untuk memberi kesempatan bergerak pada sapi guna memperkuat kakinya.&lt;br /&gt;4. Pemeliharaan Kandang&lt;br /&gt;   Kotoran ditimbun di tempat lain agar mengalami proses fermentasi (+1-2minggu) dan berubah menjadi pupuk kandang yang sudah matang dan baik. Kandang sapi tidak boleh tertutup rapat (agak terbuka) agar sirkulasi udara didalamnya berjalan lancar. Air minum yang bersih harus tersedia setiap saat. Tempat pakan dan minum sebaiknya dibuat di luar kandang tetapi masih di bawah atap. Tempat pakan dibuat agak lebih tinggi agar pakan yang diberikan tidak diinjak-injak atau tercampur dengan kotoran. Sementara tempat air minum sebaiknya dibuat permanen berupa bak semen dan sedikit lebih tinggi daripada permukaan lantai. Sediakan pula peralatan untuk memandikan sapi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;7. HAMA DAN PENYAKIT&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;7.1. Penyakit&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Penyakit antraks&lt;br /&gt;       * Penyebab: Bacillus anthracis yang menular melalui kontak langsung, makanan/minuman atau pernafasan.&lt;br /&gt;       * Gejala:&lt;br /&gt;            1. demam tinggi, badan lemah dan gemetar;&lt;br /&gt;            2. gangguan pernafasan;&lt;br /&gt;            3. pembengkakan pada kelenjar dada, leher, alat kelamin dan badan penuh bisul;&lt;br /&gt;            4. kadang-kadang darah berwarna merah hitam yang keluar melalui hidung, telinga, mulut, anus dan vagina;&lt;br /&gt;            5. kotoran ternak cair dan sering bercampur darah;&lt;br /&gt;            6. limpa bengkak dan berwarna kehitaman.&lt;br /&gt;       * Pengendalian: vaksinasi, pengobatan antibiotika, mengisolasi sapi yang terinfeksi serta mengubur/membakar sapi yang mati.&lt;br /&gt;2. Penyakit mulut dan kuku (PMK) atau penyakit Apthae epizootica (AE)&lt;br /&gt;       * Penyebab: virus ini menular melalui kontak langsung melalui air kencing, air susu, air liur dan benda lain yang tercemar kuman AE.&lt;br /&gt;       * Gejala:&lt;br /&gt;            1. rongga mulut, lidah, dan telapak kaki atau tracak melepuh serta terdapat tonjolan bulat berisi cairan yang bening;&lt;br /&gt;            2. demam atau panas, suhu badan menurun drastis;&lt;br /&gt;            3. nafsu makan menurun bahkan tidak mau makan sama sekali;&lt;br /&gt;            4. air liur keluar berlebihan.&lt;br /&gt;       * Pengendalian: vaksinasi dan sapi yang sakit diasingkan dan diobati secara terpisah.&lt;br /&gt;3. Penyakit ngorok/mendekur atau penyakit Septichaema epizootica (SE)&lt;br /&gt;       * Penyebab: bakteri Pasturella multocida. Penularannya melalui makanan dan minuman yang tercemar bakteri.&lt;br /&gt;       * Gejala:&lt;br /&gt;            1. kulit kepala dan selaput lendir lidah membengkak, berwarna merah dan kebiruan;&lt;br /&gt;            2. leher, anus, dan vulva membengkak;&lt;br /&gt;            3. paru-paru meradang, selaput lendir usus dan perut masam dan berwarna merah tua;&lt;br /&gt;            4. demam dan sulit bernafas sehingga mirip orang yang ngorok. Dalam keadaan sangat parah, sapi akan mati dalam waktu antara 12-36 jam.&lt;br /&gt;       * Pengendalian: vaksinasi anti SE dan diberi antibiotika atau sulfa.&lt;br /&gt;4. Penyakit radang kuku atau kuku busuk (foot rot)&lt;br /&gt;       * Penyakit ini menyerang sapi yang dipelihara dalam kandang yang basah dan kotor.&lt;br /&gt;       * Gejala:&lt;br /&gt;            1. mula-mula sekitar celah kuku bengkak dan mengeluarkan cairan putih keruh;&lt;br /&gt;            2. kulit kuku mengelupas;&lt;br /&gt;            3. tumbuh benjolan yang menimbulkan rasa sakit;&lt;br /&gt;            4. sapi pincang dan akhirnya bisa lumpuh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;7.2. Pencegahan Serangan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Upaya pencegahan dan pengobatannya dilakukan dengan memotong kuku dan merendam bagian yang sakit dalam larutan refanol selama 30 menit yang diulangi seminggu sekali serta menempatkan sapi dalam kandang yang bersih dan kering.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;8. PANEN&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;8.1. Hasil Utama&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hasil utama dari budidaya sapi perah adalah susu yang dihasilkan oleh induk betina.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;8.2. Hasil Tambahan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain susu sapi perah juga memberikan hasil lain yaitu daging dan kulit yang berasal dari sapi yang sudah tidak produktif serta pupuk kandang yang dihasilkan dari kotoran ternak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;9. PASCAPANEN : …&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;10. ANALISIS EKONOMI BUDIDAYA&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;10.1. Analisis Usaha Budidaya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Usaha ternak sapi perah di Indonesia masih bersifat subsisten oleh peternak kecil dan belum mencapai usaha yang berorientasi ekonomi. Rendahnya tingkat produktivitas ternak tersebut lebih disebabkan oleh kurangnya modal, serta pengetahuan/ketrampilan petani yang mencakup aspek reproduksi, pemberian pakan, pengelolaan hasil pascapanen, penerapan sistem recording, pemerahan, sanitasi dan pencegahan penyakit. Selain itu pengetahuan petani mengenai aspek tata niaga harus ditingkatkan sehingga keuntungan yang diperoleh sebanding dengan pemeliharaannya. Produksi susu sapi di dunia kini sudah melebihi 385 juta m2/ton/th dengan tingkat penjualan sapi dan produknya yang lebih besar daripada pedet, pejantan, dan sapi afkiran. Di Amerika Serikat, tingkat penjualan dan pembelian sapi dan produknya secara tunai mencapai 13% dari seluruh peternakan yang ada di dunia. Sementara tingkat penjualan anak sapi (pedet), pejantan sapi perah, dan sapi afkir hanya berkisar 3%. Produksi susu sejumlah itu masih perlu ditingkatkan seiring dengan peningkatan jumlah penduduk di dunia ini. Untuk mencapai tingkat produksi yang tinggi maka pengelolaan dan pemberian pakan harus benar-benar sesuai dengan kebutuhan ternak, dimana minimum pakan yang dapat dimanfaatkan oleh ternak (terserap) diusahakan sekitar 3,5-4% dari bahan kering&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;10.2. Gambaran Peluang Agribisnis&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Usaha peternakan sapi perah keluarga memberikan keuntungan jika jumlah sapi yang dipelihara minimal sebanyak 6 ekor, walaupun tingkat efisiensinya dapat dicapai dengan minimal pengusahaannya sebanyak 2 ekor dengan rata-rata produksi susu sebanyak 15 lt/hari. Upaya untuk meningkatkan pendapatan petani melalui pembudidayaan sapi perah tersebut dapat juga dilakukan dengan melakukan diversifikasi usaha. Selain itu melakukan upaya kooperatif dan integratif (horizontal dan vertikal) dengan petani lainnya dan instansi-instansi lain yang berkompeten, serta tetap memantapkan pola PIR diatas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;11. DAFTAR PUSTAKA&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Anonim. [ ]. Pedoman beternak sapi perah. Purwokerto, Balai Pembibitan Ternak dan Hijauan Makanan Ternak. 2 hal. (brosur).&lt;br /&gt;2. Anonim. 1983. Petunjuk cara-cara penggunaan obat-obatan ternak. Samarinda, Dinas Peternakan Kalimantan Timur. 12 hal.&lt;br /&gt;3. Anonim. 1988. Kondisi peternakan sapi perah dan kualitas susu di pulau Jawa. Buletin PPSKI, 5 (27) 1988: 39-40.&lt;br /&gt;4. Anonim. 1988. Pemerahan, satu faktor penentu jumlah air susu. Swadaya Peternakan Indonesia, (42) 1988: 23-24.&lt;br /&gt;5. Anonim. 1988. Upaya peningkatan kesejahteraan peternak melaluipeningkatan efisiensi produksi. Buletin PPSKI, 5 (27) 1988: 16-24.&lt;br /&gt;6. Bandini, Yusni. 1997. Sapi Bali. Cet 1. Jakarta, Penebar Swadaya. 73 hal.&lt;br /&gt;7. Church, D.C. 1991. Livestock feeds and feeding. 3 ed. New Jersey, Prentice-Hall, Inc.: 278-279.&lt;br /&gt;8. Djaja, Willian. 1988. Hidup bersih dan sehat di peternakan sapi perah. Buletin PPSKI, 5 (27) 1988: 25-26.&lt;br /&gt;9. Djarijah, Abbas Sirega. 1996. Usaha ternak sapi. Yogyakarta, Kanisius. 43 hal.&lt;br /&gt;10. Fox, Michael W. 1984. Farm animals: husbandry, behavior, and veterinary practice. Baltimore Maryland, University Park Press: 82-112; 150.&lt;br /&gt;11. Ginting, Eliezer. 1988. Bimbingan dan penyuluhan usaha sapi perah rakyat di Jawa Timur. Buletin PPSKI, 5 (27) 1988: 27-33.&lt;br /&gt;12. Hehanussa, P.E. 1995. Rencana induk Life Science Center-Cibinong. Limnotek, 3 (1) 1995: 1-34.&lt;br /&gt;13. Hermanto. 1988. Bagaimana cara penanganan sapi perah pada masa kering? Swadaya Peternakan Indonesia, (42) 1988: 24-25.&lt;br /&gt;14. Nienaber, J.A., et al. 1974. Livestock environment affects production and health. Proceedings of the International Livestock Environment Conference. St. Joseph, American Society of Agricultural Engineers.&lt;br /&gt;15. Pane, Ismed. 1986. Pemuliabiakan ternak sapi. Jakarta, PT. Media: 1-38; 133.&lt;br /&gt;16. Sabrani, M. 1994. Teknologi pengembangan sapi Sumba Ongole. Jakarta, Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian: 15-26.&lt;br /&gt;17. Suryanto, Bambang; Santosa, Siswanto Imam; Mukson. 1988. Ilmu Usaha Peternakan. Semarang, Fakultas Peternakan UNDIP. 63 hal.&lt;br /&gt;18. Warudjo, Bambang 1988. Kualitas dan harga susu. Buletin PPSKI, 5 (27) 1988: 34-38.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;12. KONTAK HUBUNGAN&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Proyek Pengembangan Ekonomi Masyarakat Pedesaan – BAPPENAS Jl.Sunda Kelapa No. 7 Jakarta, Tel. 021 390 9829 , Fax. 021 390 9829&lt;br /&gt;2. Kantor Menteri Negara Riset dan Teknologi, Deputi Bidang Pendayagunaan dan Pemasyarakatan Iptek, Gedung II BPPT Lantai 6, Jl. M.H.Thamrin No. 8, Jakarta 10340, Indonesia, Tel. +62 21 316 9166~69, Fax. +62 21 310 1952, Situs Web: http://www.ristek.go.id&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sumber : Proyek Pengembangan Ekonomi Masyarakat Pedesaan, Bappenas&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7799456194835985631-714212342786949910?l=mantrihewan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mantrihewan.blogspot.com/feeds/714212342786949910/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://mantrihewan.blogspot.com/2009/05/budidaya-ternak-sapi-perah-bos-sp.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7799456194835985631/posts/default/714212342786949910'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7799456194835985631/posts/default/714212342786949910'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mantrihewan.blogspot.com/2009/05/budidaya-ternak-sapi-perah-bos-sp.html' title='BUDIDAYA TERNAK SAPI PERAH ( Bos sp. )'/><author><name>mantri hewan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01711863933778924396</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/-EelbdX9ZdFM/TkKagZdvxKI/AAAAAAAAAHg/lysR64aRtWE/s220/kebook3.png'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_2oXkUlBd05g/SgB2qqg7GII/AAAAAAAAAA8/HQLh_j2eZac/s72-c/MP02-1336.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7799456194835985631.post-6608866195644596409</id><published>2009-05-05T10:06:00.000-07:00</published><updated>2009-05-05T23:26:37.418-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='ARTIKEL MANTRI HEWAN'/><title type='text'>SUSU INDONESIA VS. SUSU LUAR NEGERI</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_2oXkUlBd05g/SgB1fC5fuhI/AAAAAAAAAA0/moOQ985gSzw/s1600-h/calfjar.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 320px; height: 320px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_2oXkUlBd05g/SgB1fC5fuhI/AAAAAAAAAA0/moOQ985gSzw/s320/calfjar.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5332391135021087250" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Ibarat pintu gerbang telah dibuka lebar, tiba saatnya pertarungan antara susu Indonesia dengan susu impor. Siap ga’ siap peternak sapi perah Indonesia harus menelan pil pahit dari perdagangan bebas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tanggal 27 Februari 2009 pada KTT ASEAN ke-14 di Thailand telah di tandatangani kesepakatan AANZ-FTA (ASEAN-Australia-New Zealand Free Trade Area). Salah satu hasil kesepakatan itu adalah bea masuk susu impor dari Australia dan selandia baru ke Indonesia akan mengalami penurunan bertahap hingga 0% pada tahun 2017-2019.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tidak hanya itu, tanggal 13 Februari 2009 Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati ternyata telah mengeluarkan &lt;a href="http://www.tarif.depkeu.go.id/Decree/2009PMK19PMK011.pdf"&gt;Peraturan Menteri Keuangan (PMK) No. 19/PMK.011/2009 tentang Penetapan Tarif Bea Masuk Atas Barang Impor Produk-Produk Tertentu.&lt;/a&gt; Dalam peraturan tersebut dietapkan bahwa tarif bea masuk untuk skim milk powder, full cream milk, yoghurt, buttermilk dan produk susu lainnya adalah 0%, terhitung mulai 13 Februari 2009.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seperti kita ketahui Australia dan New Zealand merupakan negara utama pemasok susu di ASEAN sampai saat ini, bahkan diperkirakan New Zealand menguasai sekitar 32 persen komoditas susu yang diperdagangkan dunia dan Australia pada posisi sekitar 10 persen. Disisi lain Indonesia sampai tahun 2008 masih mengimpor sekitar 75% untuk memenuhi kebutuhan susu nasional.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Memang sungguh dilema, di satu sisi kebutuhan susu di Indonesia masih sangat kurang. Populasi sapi perah di Indonesia baru bisa memenuhi sekitar 25% - 30% kebutuhan bahan baku susu dalam negeri. Sisanya kekurangan harus terpaksa diimpor. Padahal konsumsi susu di Indonesia tergolong masih rendah hanya 7,7 liter per kapita dibanding negara Asia lainnya seperti Vietnam, Filipina dan Cina yang masing-masing mencapai 8,5 liter perkapita, 11 liter per kapita dan 13,2 liter per kapita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sedangkan disisi lain peternakan sapi perah milik rakyat masih sangat kecil, itupun sebagian besar hanya terdapat di pulau Jawa. Sebagian besar peternak Indonesia hanya memilki rata-rata 2-4 ekor sapi perah dan biasanya tergabung dalam sebuah koperasi susu. Wadah koperasi yang melayani kebutuhan pakan ternak dan kesehatan hewan, juga memasarkan susu segar mereka yang sebagian besar dijadikan bahan baku Industri Pengolah Susu (IPS). Dengan adanya pengurangan atau malah penghapusan tarif impor susu dan produk asal susu tentu saja akan mengakibatkan lemahnya posisi tawar peternak indonesia. Industri Pengolah Susu (IPS) akan lebih memilih susu impor yang lebih murah dan lebih bagus.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hal itu telah terjadi, saat ini Industri Pengolah Susu (IPS)telah menurunkan harga beli susu dari koperasi susu. Hal ini tentu saja makin mencekik leher para peternak sapi perah. Dimana harga jual susu ke pabrik makin turun, harga bahan konsentrat makin melambung, harga obat-obatan makin melejit di tambah lagi makin sempitnya lahan hijauan ternak. Sungguh ironis, pemerintah justru memilih buru-buru menghapuskan bea masuk impor susu daripada mendorong peternakan sapi perah untuk maju.&lt;br /&gt;disadur dari : http://budaxperah.wordpress.com&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7799456194835985631-6608866195644596409?l=mantrihewan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mantrihewan.blogspot.com/feeds/6608866195644596409/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://mantrihewan.blogspot.com/2009/05/susu-indonesia-vs-susu-luar-negeri.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7799456194835985631/posts/default/6608866195644596409'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7799456194835985631/posts/default/6608866195644596409'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mantrihewan.blogspot.com/2009/05/susu-indonesia-vs-susu-luar-negeri.html' title='SUSU INDONESIA VS. SUSU LUAR NEGERI'/><author><name>mantri hewan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01711863933778924396</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/-EelbdX9ZdFM/TkKagZdvxKI/AAAAAAAAAHg/lysR64aRtWE/s220/kebook3.png'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_2oXkUlBd05g/SgB1fC5fuhI/AAAAAAAAAA0/moOQ985gSzw/s72-c/calfjar.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7799456194835985631.post-2052895593809464813</id><published>2009-05-05T09:48:00.003-07:00</published><updated>2009-05-05T23:26:37.418-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='ARTIKEL MANTRI HEWAN'/><title type='text'>UGM Dirikan Rumah Sakit Hewan</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_2oXkUlBd05g/SgBuRMa12SI/AAAAAAAAAAs/e9OdbmidGo8/s1600-h/a_aktifitas_rsh_ugm.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 320px; height: 240px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_2oXkUlBd05g/SgBuRMa12SI/AAAAAAAAAAs/e9OdbmidGo8/s320/a_aktifitas_rsh_ugm.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5332383200477305122" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Fakultas Kedokteran Hewan (FKH) UGM menggelar soft opening Rumah Sakit Hewan (RSH) Prof. Soeparwi. Acara diselenggarakan dalam bentuk syukuran yang dipimpin oleh Dekan FKH UGM, Prof. Dr. drh. Bambang Sumiarto, S.U., M.Sc., Senin (6/4).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut Dekan, pendirian RSH Prof. Soeparwi yang berlokasi di Sekip dimaksudkan untuk memberikan pelayanan kesehatan terbaik, baik bagi hewan kesayangan maupun ternak. Di samping itu, sekaligus juga sebagai penunjang fakultas di bidang pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Rumah sakit ini sudah mendapatkan persetujuan Rektor. Hari ini kita gelar soft opening agar masyarakat tahu bahwa rumah sakit ini memberi pelayanan kepada masyarakat,” kata Bambang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Didampingi drh. Setyo Budi, M.P. selaku Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan, Kerja Sama, dan Alumni FKH UGM, dan pengelola RSH Prof. Soeparwi, Dr. drh. Ida Tjahjati, M.S., Bambang mengatakan RSH Prof. Soeparwi menjadi salah satu bentuk investasi yang dimiliki oleh FKH UGM selain Unit Pendidikan dan Pelatihan Kesehatan Hewan (UP2KH).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pemberian nama Prof. Soeparwi untuk rumah sakit hewan ini, kata Bambang, sengaja diambil dari nama dekan pertama FKH UGM. “Sebagai salah satu bentuk penghormatan atas jasa beliau, ” imbuhnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sementara itu, drh. Setyo Budi, M.P. menjelaskan bahwa RSH Prof. Soeparwi memiliki berbagai fasilitas, antara lain, pelayanan kesehatan hewan kesayangan, ruang periksa, ruang dan kandang rawat inap, laboratorium pendukung, serta berbagai fasilitas pendukung lain untuk menunjang pelayanan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Kita terapkan one stop service, dibuka selama 24 jam. Jadi kalau ada pemilik yang mau bepergian dan ingin menitipkan hewan peliharaannya, maka kita siap dengan tempat yang representatif,” katanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dituturkan Setyo Budi, rumah sakit hewan ini menyediakan dua ruang gawat darurat dan 10 ruang periksa untuk kucing dan anjing. Selain itu, disediakan juga salon untuk hewan (grooming), apotek, aksesoris hewan, pet shop, vaksinasi, kontrol, bedah, dan pemeriksaan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurutnya, keberadaan rumah sakit hewan ini sangat penting untuk memenuhi kebutuhan masyarakat Yogyakarta. Selama ini baru terdapat satu klinik hewan yang terletak di Kuningan, Sleman, dan 28 tempat praktik mandiri untuk hewan kesayangan. Padahal, jumlah hewan kesayangan, misalnya anjing, populasinya mencapai 10 ribu ekor lebih, sedangkan kucing berkisar 5.000 ekor.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setyo Budi menyebutkan, “Dari klinik hewan di Kuningan yang kita kelola selama ini, tidak kurang 300 pasien hewan kesayangan yang kita tangani tiap bulannya. Itu belum ditambah hewan besar.”&lt;br /&gt;Ditambahkannya pula, rumah sakit hewan yang dikelola FKH ini akan senantiasa ditingkatkan fasilitas dan pelayanannya di masa mendatang agar dapat menampung jumlah pasien lebih banyak lagi.&lt;br /&gt;disadur dari : www.gadjahmada.edu&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7799456194835985631-2052895593809464813?l=mantrihewan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mantrihewan.blogspot.com/feeds/2052895593809464813/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://mantrihewan.blogspot.com/2009/05/ugm-dirikan-rumah-sakit-hewan_05.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7799456194835985631/posts/default/2052895593809464813'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7799456194835985631/posts/default/2052895593809464813'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mantrihewan.blogspot.com/2009/05/ugm-dirikan-rumah-sakit-hewan_05.html' title='UGM Dirikan Rumah Sakit Hewan'/><author><name>mantri hewan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01711863933778924396</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/-EelbdX9ZdFM/TkKagZdvxKI/AAAAAAAAAHg/lysR64aRtWE/s220/kebook3.png'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_2oXkUlBd05g/SgBuRMa12SI/AAAAAAAAAAs/e9OdbmidGo8/s72-c/a_aktifitas_rsh_ugm.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7799456194835985631.post-3479859924942466573</id><published>2009-05-05T09:09:00.000-07:00</published><updated>2009-05-05T23:27:13.487-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='HUBUNGI KAMI'/><title type='text'>BUKU TAMU ANDA</title><content type='html'>bagi anda yang mau menjadi donatur atau mau berbagi tentang dunia hewan atau pun mau memasang iklan di blog ini dapat menuliskannya di komentar di bawah ini. makasih&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7799456194835985631-3479859924942466573?l=mantrihewan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mantrihewan.blogspot.com/feeds/3479859924942466573/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://mantrihewan.blogspot.com/2009/05/buku-tamu-anda.html#comment-form' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7799456194835985631/posts/default/3479859924942466573'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7799456194835985631/posts/default/3479859924942466573'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mantrihewan.blogspot.com/2009/05/buku-tamu-anda.html' title='BUKU TAMU ANDA'/><author><name>mantri hewan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01711863933778924396</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/-EelbdX9ZdFM/TkKagZdvxKI/AAAAAAAAAHg/lysR64aRtWE/s220/kebook3.png'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7799456194835985631.post-312358696776492476</id><published>2009-05-05T08:44:00.000-07:00</published><updated>2009-05-05T23:26:37.418-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='ARTIKEL MANTRI HEWAN'/><title type='text'>Calon Mantri Hewan Go-Blog</title><content type='html'>selamat datang di blog mantri hewan disini akan di bahas seputar dunia kedokteran hewan ugm mulai dari bahan kuliah dari dosen, berita tentang penyakit hewan dan zoonosis sampai curhat penulis yang unik dan up date tentunya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;oke itu aja dulu...............kebetulan otak lagi ga bisa mikir karena lagi banyak tugas laporan praktikum. besok di sambung lagi&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7799456194835985631-312358696776492476?l=mantrihewan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mantrihewan.blogspot.com/feeds/312358696776492476/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://mantrihewan.blogspot.com/2009/05/calon-mantri-hewan-go-blog.html#comment-form' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7799456194835985631/posts/default/312358696776492476'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7799456194835985631/posts/default/312358696776492476'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mantrihewan.blogspot.com/2009/05/calon-mantri-hewan-go-blog.html' title='Calon Mantri Hewan Go-Blog'/><author><name>mantri hewan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01711863933778924396</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/-EelbdX9ZdFM/TkKagZdvxKI/AAAAAAAAAHg/lysR64aRtWE/s220/kebook3.png'/></author><thr:total>1</thr:total></entry></feed>
