Ilmu Praktek Itu Lebih "Nyantol" - MantriHewan l Seputar Dunia Hewan
Headlines News :
Home » » Ilmu Praktek Itu Lebih "Nyantol"

Ilmu Praktek Itu Lebih "Nyantol"

Written By Kepripolitik on Selasa, 15 Maret 2011 | 08.00

PKL kedinasan merupakan salahsatu Praktek Kerja Lapangan yang ku lalui sampai akhir April 2011 ini. PKL ku yaitu : Pig Farm - UP2KH UGM - Jatmiko Farm (Broiler Farm) - Kedinasan DIY - RPH DIY - BBVET deptan di wates - Sapi Perah Sumedang - BIB Sumedang - Tomblo Ati Stable di salatiga.
Dalam PKL kedinasan dilaksanakan pada Balaikota DIY dan pada Hari ini aku dan kelompok PKL "Mantap Jaya" jadwalnya di Poliklinik Hewan Giwangan yang terdiri dari 4 dpkter hewan yaitu drh Aladria, drh Dewi Rina Sari, drh Siti Nurhayati dan drh. S. Esmanto.
Jam 6.30 pagi aku udah stan by di pintu masuk Kampus FKH UGM dan disana sudah ada Taruno,Edly, Hanif, Any, Asna, Yuki dan Gilang. Akhirnya kami ber-8 berangkat ke Poliklinik Keswan DIY karena Bayu sudah duluan kesana dan Om Rudi agak telat karena baru mandi katanya.hahahahahaha
Jam 7.10 kami sampai di Poliklinik Keswan DIY, di poliklinik ternyata hari ini akan dilakukan vaksinasi ND pada Unggas (dengan pasien mayoritas adalah Ayam Bangkok) karena di Poliklinik DIY memang rutin mengadakan vaksinasi setiap hari selasa di antara jam 8 - 12 siang.
Aku sungguh menikmati kegiatan PKL ku di Poliklinik .Banyak ilmu yang kudapatkan selama PKL hari ini di antaranya :
1. Vaksinasi Unggas
Vaksinasi ND pada Unggas dilakukan secara tetes mata untuk unggas yang berumur kurang dari 3 bulan dgn dosis 1 tetes dan di ulang minimal 1 bulan sekali. Sedangkan untuk unggas yang berumur di atas 3 bulan di vaksin dgn cara Intra Musculus dgn dosis 0,5 ml.
2. Kasus Infeksi Urinasi Pada kucing.
Dari Pengamatan dan praktek yang ku lakukan di poliklinik, Penanganan kasus utk kucing yang mengalami Infeksi Saluran kencing harus dilakukan infus secara intra vena pada vena saphena.
3. Kasus Gangguan Nafsu Makan pada Kambing PE
Penanganan kasus PE merupakan kasus pertama yang ku amati dan ku lakukan selama kuliah di FKH UGM dan ini memang pengalaman yang sangat berharga.
Sebelum dilakukan tindakan medis sebelumnya Pemilik hewan di tanyakan dulu utk mendapatkan Informasi riwayat penyakit pada hewan ternakya (Anamesa). Sebagai contoh tanyakan "Kejadiannya Kapan pak","Pakannya yang diberikan apa?" "Omborannya dmn?" "Kapan terakhir kambing di Vaksin atau diberi obat cacing?" dll. Berdasarkan Pengamatan dilapangan , diagnosa dokter hewan yaitu kambing mengalami kembung stadium awal di tandai dgn nafsu makan kurang, ketika diraba pada bagian lambung terasa seperti "Balon" dan Performa kambing tidak berdiri gagah dan lemas. Untuk Pengobatannya drh. S. Esmanto memberikan Diphenhidramine HCL 10mg + B1 + B Komplex dengan dosis masing-masing 3 ml. Berdasarkan informasi dari drh. S. Esmanto bahwa Diphenhidramine HCL berfungsi utk Memulihkan keseimbangan asam lambung , B1 berfungsi utk penguat otot perut hewan, B12 untuk memperbaiki nafsu makan kambing.
sebenarnya masih banyak kegiatan yang dilakukan di Poliklinik DIY seperti Grooming kucing, Penanganan kasus Liver pada ayam bangkok yang over dosis obat cacing. Sungguh pengalaman yang berharga di UPT Poliklinik DIY.
Share this article :

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. MantriHewan l Seputar Dunia Hewan - All Rights Reserved
Template Modify by Creating Website
Proudly powered by Blogger